<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682</id><updated>2011-07-30T16:28:23.510-07:00</updated><category term='Ceria'/><category term='Just Refresh'/><category term='Humor'/><title type='text'>Kampung Maya si Gadis Ceria</title><subtitle type='html'>Kenali diri-moe dengan tulisanmu. So...if u find a difference, 
that's you are</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>105</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-8263208480570581106</id><published>2009-08-13T04:50:00.000-07:00</published><updated>2009-08-13T04:53:03.331-07:00</updated><title type='text'>CERDAS vs RAJIN</title><content type='html'>"BISA KARENA BIASA"&lt;br /&gt;CERDAS VS RAJIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu aku lebih suka orang yang cerdas dari pada orang yang rajin. Karena menurutku kecerdasan adalah modal utama dan pertama untuk sebuah kesuksesan, apapun bentuknya.&lt;br /&gt;Tapi tidak untuk sekarang. Kalau di suruh milih, aku akan lebih memilih orang yang rajin tapi kecerdasan biasa-biasa aja. Dari pada orang cerdas yang nggak mau belajar dan hanya mengandalkan kecerdasannya dalam meraih suksesnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Humm…kalau orang cerdas juga rajin???&lt;br /&gt;Ya élah…itu mah bukan pilihan. Semua orang ya maunya kayak gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau bisa nyanyi, ya biasain nyanyi. Mau bisa masak, ya yang sering-sering masak. Mau bisa memahami sesuatu secara mendalam, sering-sering aja ngulang tuh sesuatu. Insyaallah, bakalan BISA dapet apa yang kamu inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi inget kata ustadzku…”Saya pernah membaca buku ini (Dengan menunjukkan buku yang di maksud) kurang lebih tujuh belas kali, dan tujuh belas kali juga saya mendapatkan ilmu/ pemahaman baru dari buku ini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hah????…tujuh belas kali???&lt;br /&gt;Perasaan, aku kalau baca buku, tiga kaliiii aja, rasanya dah mual-mual. Lah ini, tujuh belas kali. Tiga puluh kali malahan, beliau pernah baca buku dengan judul yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu baru di setiap baca???&lt;br /&gt;Is that right??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm…Statement itu ternyata benar. Contoh kecil, baca muqarar tentunya nggak bisa sekali atau dua kali jika memang ingin benar-benar daqiq. Ilmu dan pemahaman baru pasti akan selalu muncul berkali-kali sebanyak kali kita membacanya. Karena di setiap sesuatu yang kita baca, makna yang tersirat lebih banyak dari yang tersurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah juga loh aku lihat satu film yang aku ulangi sampe lebih dari lima kali. Nah, subhanallah…percaya atau nggak, setiap kali aku lihat dan muraja’ah (hue3x) tuh film, sebanyak itu pula aku dapet pemahaman baru dari jalan cerita itu (karena kebetulan tuh film emang nggak mudah di tebak, jadi nasyat deh nontonnya). Dari sini aku jadi inget dan langsung angguk kepala sama statemen ustadzku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau ketika kita baca al-Qurán, kalam-Nya yang menyimpan makna yang begitu luas dan tanpa batas. Setiap kali baca, insyaallah akan ada aja makna yang muncul, yang membuat hati sedikit demi sedikit bergeser kembali ke tempat asalnya, Di tengah, tempat God spot itu ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah…Bisa memang karena biasa!!!&lt;br /&gt;Benar yah kata Rasulullah…”Khairul umur adwamuha wa in qalla” . atau “Qul amantu billahi tsumastaqim”. Yah…intinya sih istiqamah getoh!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak apa-apa kok sedikit demi sedikit. Yang penting istiqamah. Nanti juga bakal menjadi bukit.&lt;br /&gt;Kalau otodidak??&lt;br /&gt;Yuhuiii…it’s up to the man. Yang pasti, insyaallah aku bukan pengikut madzhab otodidak, kecuali terpaksa, ha3x. Sama aja ya???.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah…satu pelajaran lagi dari rajin.&lt;br /&gt;Yaitu, menghargai sebuah proses. Menurut hasil surveyku dari beberapa temenku yang dah dapet stempel rajin dari aku (he3x). Setiap kali aku tanya kenapa mereka nggak bosen-bosennya belajar kesana-kemari, talaqqy, baca buku, ng’hafalin qurán, atau ikutan diskusi-diskusi ilmiah. Banyak yang bilang, “karena saya belum bisa apa-apa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, padi semakin berisi semakin merunduk memang. Aku heran, padahal mereka jauh di atasku dalam hal keilmuan. Mereka sudah jauh berlari, aku masih baru mencoba untuk berdiri. Iseng ku bilang sama salah satu dari mereka, “kan anti udah pinter dan udah pernah mempelajari madah ini, ngapain belajar lagi?”.  &lt;br /&gt; “ya, kan saya pengen tahu lebih dalam lagi tentang madah ini ukhti. Selain itu mungkin cuma ini yang bisa saya lakukan sebagai bentuk rasa syukur saya atas karunia-Nya, menganugerahkan kesempatan emas untuk menuntu ilmu disini”, sambil tersenyum manis. Senyuman yang berhasil membuatku tak bisa berkutik lagi karena tertohok, hihihi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang aku sering heran.&lt;br /&gt;Kebanyakan orang  masih memandang:&lt;br /&gt;* Orang yang nggak rajin / belajar, trus hasil yang di capai maksimal =&gt; Cerdas.&lt;br /&gt;Yups…aku setuju dengan statemen itu. Itu berarti Allah memberikan satu kelebihan pada dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi…&lt;br /&gt;* Orang yang rajin terus hasil yang di capai juga maksimal =&gt; Owh, itu karena dia rajin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gitu deh jawabnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya sih, aku masih sempat nerima aja tuh statemen.&lt;br /&gt;Aku yakin, dalam benak banyak orang Cerdas dan Rajin itu berbeda. Dan kebanyakan orang akan merasa lebih bangga di katakan cerdas dari pada rajin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi setelah aku lihat lagi. Tidak semua orang rajin yang mendapat hasil yang memuaskan, itu hanya di sebabkan oleh kerajinannya aja. Faktor kecerdasannya pun mempunya porsi cukup besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So…aku menyimpulkan,  orang rajin bukan berarti tidak lebih cerdas dari orang cerdas!. Karena aku melihat beberapa teman dekatku memang seperti itu. Dan itulah hamba yang  baik, menurutku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Whatever…sekali lagi itu hanya sebuah pandangan.&lt;br /&gt;Jika ada sepuluh kepala, maka bisa jadi muncul sepuluh pandangan yang berbeda juga. Dan semuanya relatif, jika barometernya adalah akal manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm…&lt;br /&gt;that’s all…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DH PALACE&lt;br /&gt;30 Juli 2009&lt;br /&gt;12.47&lt;br /&gt;El-Funny&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-8263208480570581106?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/8263208480570581106/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=8263208480570581106' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8263208480570581106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8263208480570581106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2009/08/cerdas-vs-rajin.html' title='CERDAS vs RAJIN'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-7217886791299497416</id><published>2009-08-13T04:45:00.000-07:00</published><updated>2009-08-13T04:49:48.334-07:00</updated><title type='text'>Semangat itu di cari, bukan di tunggu!</title><content type='html'>Hal yang paling menyebalkan dalam belajar adalah, kehilangan semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sumber kekuatan terbesar dan modal terbesar dari sebuah kesuksesan. Namun pertanyaannya, bagaimana kita bisa membuat diri kita senantiasa bersemangat dalam melakukan semua aktivitas kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat seakan menjadi sang primadona hari-hari ini, terlebih lagi bagi para mahasiswa/pelajar Kairo yang sedang menghadapi ujian. Sebab, dalam event seperti ini, mereka kerap di landa penyakit mematikan, Malas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, termasuk aku tentunya.&lt;br /&gt;Tak jarang aku mengeluh di tengah laju perjalanan belajarku yang, yah…begitu-begitu saja, mungkin. Kehilangan semangat yang berakibat berkurangnya etos belajarku. Menyebalkan bukan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang terpikir olehku adalah; bagaimana aku bisa menemuka kembali makhluk yang bernama semangat. Makhluk licin yang jika kita tidak kuat memegangnya, maka dia akan lari dengan begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana aku harus mencarinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau aku pribadi sih, aku harus mencari titik kelemahanku sendiri terlebih dahulu. Kalau dalam hal belajar, aku adalah salah satu tipe orang yang lebih suka belajar secara bersama-sama. Tidak sendirian.&lt;br /&gt;Bisa aja sih belajar sendirian, tapi hampir bisa di pastikan hasil yang akan di capai tidak akan semaksimal jika aku belajar dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lebih suka sharing ide dengan yang lain. Belajar bersama, dan memahami madah bersama-sama. Menyamakan pemahaman hasil baca sendiri yang kita bawa sebelumnya, juga tukar pikiran jika memang ada perbedaan. Yang jelas, aku bisa take n give dengan pasangan belajarku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, setiap kali aku ngerasa bored banget belajar di rumah, langsung aja aku meluncur ke rumah temenku di daerah hay-sabiek. Dan setiap kali aku kesana, seakan-akan semangat itu kembali ada. Seperti handphone yang baru saja di charg…masih anget uey! .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuhuiiii…SEMANGAT lagi deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini aku menyimpulkan…SEMANGAT ITU MEMANG HARUS DI CARI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regards&lt;br /&gt;16.48&lt;br /&gt;28 Juli 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-7217886791299497416?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/7217886791299497416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=7217886791299497416' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7217886791299497416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7217886791299497416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2009/08/semangat-itu-di-cari-bukan-di-tunggu.html' title='Semangat itu di cari, bukan di tunggu!'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-2204050849235417485</id><published>2008-12-30T10:26:00.000-08:00</published><updated>2008-12-30T10:33:55.151-08:00</updated><title type='text'>Setapak perjalanan</title><content type='html'>Setapak perjalanan&lt;br /&gt;Pelik...&lt;br /&gt;Terjal...&lt;br /&gt;Tinggi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana aku harus menggambarkannya&lt;br /&gt;Semua semakin tidak berarti&lt;br /&gt;Lebih baik memang kembali&lt;br /&gt;Tak perlu mengerti yang terjadi&lt;br /&gt;Hanya biarkan sang diri menjadi diri&lt;br /&gt;Melepuh dan terkoyak dengan yang berhak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya semuanya begitu indah&lt;br /&gt;sebenarnya semuanya begitu mudah&lt;br /&gt;Sebenarnya semuanya begitu terbuka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saat kau sadari bahwa semuanya adalah FANA&lt;br /&gt;hanya Dia yang ADA&lt;br /&gt;[regards]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------&lt;br /&gt;* Saat perjalanan itu semakin membuatku tak mengerti akan diriku&lt;br /&gt;Hanya ada satu yang bisa membantuku...Dia (Rabb; Sang Kekasih sejati)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-2204050849235417485?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/2204050849235417485/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=2204050849235417485' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2204050849235417485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2204050849235417485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/12/setapak-perjalanan.html' title='Setapak perjalanan'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-2548765291926198418</id><published>2008-11-29T01:54:00.001-08:00</published><updated>2008-11-29T10:27:48.625-08:00</updated><title type='text'>Lagi-lagi menyebalkan</title><content type='html'>11.30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang aku lagi ngantri di salah satu tempat yang paling menyebalkan d Cairo ini:&lt;br /&gt;*JAWAZAT*,selain su'un thulab-tempat ngantri buku &amp; tashdiq-tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah,tapi ya sudahlah. Sepertinya KESABARAN memang harus menjadi sahabat terbaikku kini.Di negeri orang,emang bisa ngapain? Selain mengeluh,nggerundel,teriak-teriak,yang atsarnya ada ato nggak aja ga bisa di pastikan:(&lt;br /&gt;tapi sekali lagi...Ya sudahlah.&lt;br /&gt;Bismillah aja,pastinya HIKMAH sedang menunggu di blik sana,ya ga?:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm...Tapi lumayanlah, aku masih bisa ng'blog untuk sekedar mengurangi rasa penat yang memang kelihatan enggan untuk menghilang. Baru habis beberapa lembar muqoror, otak serasa nggak loading lagi:(&lt;br /&gt;fiuhh, whatever...Its life;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya,kok aku jadi inget obrolanku bareng temen serumahku, semalem ya!&lt;br /&gt;Beberapa saat setelah acara oel-tah sederhana si Najdah,adek kelasku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik sederhana tentang satu hal yang kita rasakan selama ini.&lt;br /&gt;*KEBERSAMAAN*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah, aku merasa kebersamaan itu begitu terasa. Bukan lagi sebagai teman yang solid. Lebih dari itu, aku merasa kita ber-7 adalah saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertujuh dalam satu bangunan yang bernama rumah. Bernuansa ungu dengan dua kamar,satu ruang tamu yang cukup luas untuk ukuran mahasiswa, satu kamar mandi dan satu dapur. &lt;em&gt;"hah? Tujuh orang cuma dua kamar?"&lt;/em&gt;, respon yang sering kudapat saat ceritaku sampa di telinga mereka. &lt;em&gt;"ga sumpek tuh mit?", &lt;/em&gt;komentar susulan yang kerap mereka lontarkan. Dan satu jawabanku...Senyum:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sih, di banding beberapa rumah yang pernah aku singgahi sebagai taman untukku berteduh di bumi kinanah ini, rumah ini menempati posisi pertama sebagai rumah t'sumpek:D. Rumah dengan personil terbanyak dan jumlah kamar tersedikit. I thougt it would be hard to me, at that time:(.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But the real isn't like that&lt;br /&gt;to be continue&lt;br /&gt;(Mood nulisnya dah habis, nunggu petugas jawazat kelamaan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-2548765291926198418?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/2548765291926198418/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=2548765291926198418' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2548765291926198418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2548765291926198418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/11/lagi-lagi-menyebalkan.html' title='Lagi-lagi menyebalkan'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-2669454411040103332</id><published>2008-11-18T03:02:00.001-08:00</published><updated>2008-11-18T03:02:29.649-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Uffh...Tau nggak pa yg terjadi ma aku sekarang??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm...Do you know that i'm so BORED now!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi nungguin tashdiq euy...HUAHUAHUA...Nyebelin.&lt;br /&gt;Jadi ga mood mau masuk mukhadharah ketiga {hayyah..Bilang ja emang males dari awal:P}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setor data jam 9,ngambilnya jam 1,pake acara molor lagi si Ablah,wekz&lt;br /&gt;Mesir..Mesir:(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;capek deh!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-2669454411040103332?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/2669454411040103332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=2669454411040103332' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2669454411040103332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2669454411040103332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/11/uffh.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-7894896581723954486</id><published>2008-11-18T03:00:00.000-08:00</published><updated>2008-11-18T03:01:00.668-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-7894896581723954486?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/7894896581723954486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=7894896581723954486' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7894896581723954486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7894896581723954486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/11/blog-post.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-5374439861039497791</id><published>2008-11-11T10:43:00.000-08:00</published><updated>2008-11-11T10:45:12.460-08:00</updated><title type='text'>Semburat wajah kekasih</title><content type='html'>Semburat wajah sang kekasih&lt;br /&gt;Ada, meski tak nampak&lt;br /&gt;Indahnya terasa, meski samar&lt;br /&gt;Sejuknya merajukku, dan aku pun teráyu oleh-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sentuhan-Nya melumpuhkanku&lt;br /&gt;Lidahku kelu saat mengucap asma-Nya&lt;br /&gt;Aku tebujur kaku oleh cinta-Nya&lt;br /&gt;Yang selalu ingin ku raih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kenapa penghalang itu begitu besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu engkau juga mencintaiku&lt;br /&gt;Bahkan cinta-Mu lebih besar dari cintaku&lt;br /&gt;Namun kau juga mengirimkan banyak hal&lt;br /&gt;Yang sering membuatku telupa oleh-Mu&lt;br /&gt;Kenapa kekasihku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu naifkah jika hal itu ku pertanyakan?&lt;br /&gt;Maaf kekasihku&lt;br /&gt;Maaf…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku begini karena aku dhaif&lt;br /&gt;Masih saja ku biarkan selain-Mu mengisi ruang ini&lt;br /&gt;Ruang, yang seharusnya adalah milik-Mu&lt;br /&gt;Hanya milik-Mu&lt;br /&gt;Dan sayang sekali&lt;br /&gt;Seringkali lakuku mengamininya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah dasar nafsu&lt;br /&gt;Selalu saja ikut campur dalam urusan percintaanku&lt;br /&gt;Dia membuat cintaku tak sebening milik-Nya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-5374439861039497791?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/5374439861039497791/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=5374439861039497791' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/5374439861039497791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/5374439861039497791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/11/semburat-wajah-kekasih.html' title='Semburat wajah kekasih'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-8408611654795804711</id><published>2008-11-11T10:42:00.000-08:00</published><updated>2008-11-11T10:43:34.448-08:00</updated><title type='text'>Kesempurnaan tak berarti</title><content type='html'>Apa arti sebuah kesempurnaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin dia tak berarti apa-apa&lt;br /&gt;Aku ingin dia tak berarti bagi siapa saja&lt;br /&gt;Aku ingin dia tak berprestise&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bosan dengan kata sempurna itu&lt;br /&gt;Siapa saja menginginkannya&lt;br /&gt;Dan selalu berusaha menjadinya&lt;br /&gt;Namun semua seakan kotor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempurna penuh tendensi&lt;br /&gt;Sempurna tak sepenuh hati&lt;br /&gt;Sempurna tak benar-benar sempurna&lt;br /&gt;Sempurna tanpa arti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bukankah lebih baik sempurna itu tak berarti???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah saat merasa kurang, itulah sempurna&lt;br /&gt;Saat merasa tak sempurna, itulah sempurna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, bosan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;El_Funny&lt;br /&gt;Kairo 210808&lt;br /&gt;10:25&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-8408611654795804711?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/8408611654795804711/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=8408611654795804711' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8408611654795804711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8408611654795804711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/11/kesempurnaan-tak-berarti.html' title='Kesempurnaan tak berarti'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-4530042378218036081</id><published>2008-11-11T09:27:00.000-08:00</published><updated>2008-11-11T09:54:20.990-08:00</updated><title type='text'>Baik bukan berarti "yang terbaik"</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Baik bukan berarti “yang terbaik”&lt;br /&gt;14.56&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana-mana, orang selalu berusaha mencari sesuatu yang baik, lalu menganggap semua itu lah yang terbaik baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berusaha mencari, mengejar dan memiliki “baik”itu. Kekurangan menjadi satu hal yang terdiskreditkan. Sama sekali tidak terakui eksistensinya. Atau kalaupun ada, hampir tak ada yang bersedia menyentuhnya. Yah, itulah manusia, makhluk Tuhan yang berpotensi menjadi makhluk yang paling serakah di antara yang lainnnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja logika manusia sering terkalahkan dengan suara nafsu yang mengaku sebagai naluri. Semua selalu ada legalisasi, kompromi yang tak kenal etika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, tak bisa di pungkiri, sebuah kesempurnaan memang menjadi satu hal yang idam-idamkan manusia. Entah dari dirinya sendiri ataupun orang lain. Menjadi sempurna untuk mendapatkan kesempurnaan. Sekilas, memang indah. Namun apakah kesempurnaan itulah yang terbaik baginya? Wallahua’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencibir kekurangan tanpa pikir panjang. Tidak mencoba mencari sesuatu di baliknya. Tidak mencoba memahami apa yang di simpannya. Toh, kekurangan tak selamanya menjadi dirinya. Ah, seandainya semua orang memahaminya, termasuk aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik sendiri itu olahan subjektifitas manusia. Yang natijahnya pun akan selalu menjadi relatif, meski tidak menutup kemungkinan barometer umum itu akan terbangun dengan adanya suara mayoritas. Baik menurut satu orang, belum tentu baik menurut yang lain, terlebih lagi menurut-Nya. Aku sendiri belum menemukan mizan yang pas untuk menentukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi memang benar, manusia memang harus selalu mencoba untuk melakukan yang terbaik bagi apa dan siapa saja. Perintah Tuhan juga bukan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan sesuatu yang akan di dapatkan?&lt;br /&gt;Apakah harus mencoba mendapat yang baik juga?&lt;br /&gt;Yaps, betul. Manusia pun harus selalu mencoba untuk mendapatkan yang baik. Hanya saja, sang muara bukanlah itu, tetapi "yang terbaik". Karena sesuatu yang baik (menurut kita-manusia-) belum tentu yang terbaik. Baik dan terbaik it berbeda. Persamaannya hanyalah, keduanya sama-sama di inginkan oleh manusia.[regards]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DH Palace, 11 Nov 2008&lt;br /&gt;By: El_Funny&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-4530042378218036081?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/4530042378218036081/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=4530042378218036081' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4530042378218036081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4530042378218036081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/11/baik-bukan-berarti-yang-terbaik.html' title='Baik bukan berarti &quot;yang terbaik&quot;'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-1796106224605537053</id><published>2008-10-23T12:19:00.001-07:00</published><updated>2008-10-23T12:19:58.453-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Seandainya aku seorang Khadijah...&lt;br /&gt;Begitu indahY menjadi sosok wanita ideal, pendamping manusia tersempurna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya aku seorang Aisyah ra&lt;br /&gt;begitu bahagianya menjadi wanita cerdas dan begitu di puja oleh hamba tercinta-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenapa selalu banyak "seandainya" yah?&lt;br /&gt;Tapi aku tetap bersyukur, karena aku adalah milik-Nya&lt;br /&gt;[regards]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-1796106224605537053?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/1796106224605537053/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=1796106224605537053' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1796106224605537053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1796106224605537053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/10/seandainya-aku-seorang-khadijah.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-8099609936990185665</id><published>2008-10-14T06:52:00.000-07:00</published><updated>2008-10-14T06:57:42.492-07:00</updated><title type='text'>Ilusi di atas Ilusi</title><content type='html'>Bagaimana aku bisa tidak menyadari "siapa aku?"&lt;br /&gt;Bahkan aku masih sempat mengatakan "aku adalah aku"&lt;br /&gt;Dengan penuh kepercayaan diri, aku bilang "aku ada"&lt;br /&gt;Dengan satu jiwa sombong berdalih "aku bisa"&lt;br /&gt;Perbuatanku mengatakan "Aku sedang melakukannya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku&lt;br /&gt;Aku&lt;br /&gt;dan Aku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah Ilusi&lt;br /&gt;Aku hidup di atas Ilusi&lt;br /&gt;Saat aku mengatakan aku ada&lt;br /&gt;Itulah sebuah Ilusi di atas ilusi&lt;br /&gt;Yah, semua memang ilusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Dia-lah yang Hakiki&lt;br /&gt;Rabbi maafkan kami&lt;br /&gt;Para Ilusi&lt;br /&gt;yang sering tak menyadari siapa-lah kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih lagi&lt;br /&gt;"Aku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Regards]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-8099609936990185665?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/8099609936990185665/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=8099609936990185665' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8099609936990185665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8099609936990185665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/10/ilusi-di-atas-ilusi.html' title='Ilusi di atas Ilusi'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-6060349707021278289</id><published>2008-10-03T09:53:00.000-07:00</published><updated>2008-10-03T09:57:56.424-07:00</updated><title type='text'>IDUL FITRI</title><content type='html'>To: The readers of my blog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI&lt;br /&gt;Mohoh maaf lahir dan batin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang mengatakan hari ini, adalah hari kemenangan&lt;br /&gt;So, aku berdoa, semoga kita semua memang benar-benar menjadi salah satu pemenang itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang mengatakan hari ini, adalah hari kita menjadi suci kembali&lt;br /&gt;So, aku berdoa, semoga kita semua memang benar-benar menjadi sesuci yang kita inginkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang mengatakan, hari ini adalah hari besar umat-Nya&lt;br /&gt;So, aku berdoa, semoga kita benar-benar menjadi "besar" untuk-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar mempelajari apa yang bisa membuat-Nya mencintai kita:).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;regards&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-6060349707021278289?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/6060349707021278289/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=6060349707021278289' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/6060349707021278289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/6060349707021278289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/10/idul-fitri.html' title='IDUL FITRI'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-400904098615116901</id><published>2008-09-23T03:49:00.000-07:00</published><updated>2008-09-25T06:15:49.487-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Fiuuuhhh…ada aja!!!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah…sekarang tepat pukul 00:10 WK. Itu artinya, sepuluh menit yang lalu, aku telah memasuki hari yang baru. Btw…sekarang hari apa yah???&lt;br /&gt;Wew…hu uh2, Yaps Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini (kemarin maksudnya -sepuluh menit yang lalu-:D), bisa di bilang hari yang cukup melelahkan. Seharian jadi manusia jalanan, wekeke. Tapi insyaallah di jalan Allah kok (Ya iyalah, masak ya iya dunk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm…tapi bener-bener kehidupan yang indah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 08.00 aku harus segera prepare buat ngikut majmuáh*  anak-anak baru. Yah, meski aku tidak bisa di bilang anak baru (Dah hampir tingkat akhir boo’:D), tapi aku termasuk pendatang baru di dunia ini (tasawuf-red). Hemm…pagi sekali untuk ukuran Kairo, yang notabene punya sirkulasi kehidupan yang terbalik. Kalo Peterpan yang nyanyi sih nggak pake kata sirkulasi terbalik. Langsung aja “kaki di kepala, kepala di kaki”, hue3x.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agenda yang di rencanakan berikutnya, ikutan TALK SHOW-nya Word Smart Center plus technical meeting buat pelatihan 2 bulan kedepan. Jam 11:00 tepat!!!, gitu sih kata panitianya:D. But…bukan maksud melestarikan tradisi memalukan manusia Indonesia yang doyan ngaret sih, hanya saja pagi tadi aku benar-benar harus telat 2 jam dari jadwal semula. Humm…gimana nggak?!. Ngaji paginya belom kelar-kelar. Prediksi awal sih selesai sekitar jam 12:00 (GPP lah, telat sejam ke KPMJBnya), but…karena keasyikan dengerin mukhadarah sang Ustadz el-karim, jadi nggak rela juga ninggalin tuh majmuáh. Yah…maksud hati sih, biar seimbang, bisa dapet semua tanpa ada yang di korbanin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yaps…I couldn’t do anything. Just waiting for a permission!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, pukul 13:00 WK baru bisa nongol di pasanggrahan KPMJB. Hohoho…meski sedikit malu n nggak enak, nekat saja aku masuk (Ya iyalah, masak mau jaga di luar, weks).&lt;br /&gt;Konklusi awal…&lt;br /&gt;I was meeting =&gt; 3 presentator yang subhanallah…&lt;br /&gt;Hem…nothing to say, just I like them!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah…selesai juga akhirnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang ke rumah sekitar jam setengah 6 sore. it’s the time for preparing “majelis dzikir” ba‘da maghrib. Ups…ternyata aku lupa, sebelum maghrib masih ada ngaji bersama Sang Ustadz tercinta. Humm…untungnya ngajinya nggak terlalu berat. Just about life, n I like it. Jadid hayatak  milik Muhammad al-Ghozali pun jadi santapan kita.&lt;br /&gt; GUBRAKK…sepertinya mataku dah nggak bisa di ajak kompromi deh. Ba’da maghrib rasanya dah pengen KO aja. Ngelihat bantal plus guling (nggak pake selimut, musim panas euy), jadi pengen tidur aja. Padahal majelis dzikir baru aja mau di mulai, hiks.&lt;br /&gt; But…Nggak bisa!!!. Keenakan para setan dunk kalo ku turutin, ha3x. Ogah ah nemenin mereka. Mending masuk hamam, cuci muka plus tajdid al-Niyyah. Humm…YES, dunia kembali bersahabat denganku. Semangat itu masih tersisa rupanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Alhamdulillah…jam 23:30 kegiatanku berakhir.&lt;br /&gt; Intermezo sebelum tidur =&gt; Curhat di Catatan harianku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dan…saatnya tiduuur…&lt;br /&gt; Semoga Allah masih mengizinkanku melakukan sesuatu untuk-Nya esok hari.&lt;br /&gt; Amin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Regards&lt;br /&gt;El_Funny&lt;br /&gt;4 Agustus 2008&lt;br /&gt;01:05&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-400904098615116901?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/400904098615116901/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=400904098615116901' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/400904098615116901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/400904098615116901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/09/fiuuuhhhlampu-mati-euy-curhat-di.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-2211253287478803682</id><published>2008-09-23T03:46:00.000-07:00</published><updated>2008-09-23T03:47:22.440-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Terlalu sulit mendeteksi “Lillah” itu…&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah…apa itu Lillahita’ala???&lt;br /&gt;Karena Allah?&lt;br /&gt;Hanya untuk Allah?&lt;br /&gt;Hemm…mungkin saja seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hal yang sulit untuk mengatakan, “aku melakukan semua ini lillahita’ala”, “aku beribadah lillahita’ala”, “aku beramal lillahita’ala”, bahkan “aku mencintaimu lillah”. Ah…bagiku terlalu mudah untuk sekedar mengeluarkan kata-kata itu dari mulut manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya kata-kata itu bisa di jual. Mungkin saja akan ada berjuta-juta orang yang akan membelinya. Tidak menutup kemungkinan para manusia itu akan menumpuknya sebagai stok untuk di jadikan simbol dalam mengiringi segala tingkah lakunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak yakin “lillah” itu banyak termiliki oleh makhluk yang bernama manusia. Terlalu banyak hal dalam sesuatu. “Lillah” dan “tendensi” itu berbanding begitu tipis. Banyak orang yang mengecoh dan terkecoh dengannya. Yah, sekali lagi hanya simbol. Dan itu semua bullshit!.&lt;br /&gt;Teramat sulit melakukan sesuatu hanya untuk-Nya. SANGAT!!!&lt;br /&gt;Banyak tedensi yang berdiri tegak dengan kemilauan cahaya fananya. Dan sayangnya, sering kita terlelap dengannya, tak sadar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya kalangan elitis (di hadapan-Nya) lah yang mampu melakukannya. Dan sekali lagi, sangat sulit terdeteksi. Orang-orang tertentu, pilihan, dan hamba ideal yang di inginkan-Nya lah yang mungkin bisa sampai pada tahap itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barometer “Lillah”, bukanlah ikhlas dhohiri yang hanya terlacak via asumsi mata yang melihatnya. Tidak menutup kemungkinan memang, namun ibarat data, validitasnya perlu di pertanyakan. Bukankah don’t judge anything by the cover?. kecantikan cover bisa di rekayasa oleh layouternya. Dan mungkin itulah yang sering kita lakukan dalam lelap kita. Tanpa ada khudlur dengannya, namun sebaliknya, dalam kondisi yang futhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lillah, perlu dzauq. Lillah perlu ikhlas internal. Lillah perlu khudur. Lillah tak kenal tendensi, obsesi apalagi ambisi. Lillah hanya bisa di ketahui oleh dua pihak, dia dan Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saja dalam lelapku aku mengatakan, “Aku ingin bershadaqah lillah”. Yap, mungkin saja seorang aku benar-benar lillah. Tapi, tidak menutup kemungkinan seorang aku sedang lupa begitu saja dengan konsekuensi yang di harapkan oleh nuraniku. Dengan mencoba untuk tidak menyadari bahwa aku memang menginginkan sebuah pujian. Atau mungkin saja balasan dari manusia yang lain. Atau bahkan demi sebuah nama baik. Atau bahkan surga. Hmm…lalu itukah lillah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau bahkan saat seseorang mengatakan “Aku mencintaimu lillah”. apa itu?&lt;br /&gt;Yakin cinta itu lillah?…sebentar, tak perlu sebuah jawaban sepertinya. Untuk satu statemen ini, agaknya perlu seribu pertanyaan untuk mengambil sebuah kesimpulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu atas dasar apa seseorang mencintai?&lt;br /&gt;Menginginkan?&lt;br /&gt;Ambisi?&lt;br /&gt;Kepentingan?&lt;br /&gt;Nafsu?&lt;br /&gt;Prestise?&lt;br /&gt;Atau apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dengan seorang teman. Misalnya saja, seorang aku mencintai seorang sahabat. Bukan hal yang sulit untuk mengatakan semua itu hanya untuk-Nya. Hanya saja, terkadang seorang aku lupa atas sebuah kepentingan. Mungkin aku menyukainya karena dia pandai, ramah dan baik bagi seorang aku. Dengan sahabat itu, dia bisa melakukan apa yang dia inginkan. Sahabat itu mampu mendukung seorang aku untuk mencapai idealismenya. Atau bahkan seorang aku hanya merasa lebih nyaman bersamanya. Tidak ingatkah bahwa semua itu masih berbalut warna putihnya sebuah kepentingan?&lt;br /&gt;Ah…lalu itukah lillah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak ingin menodai kata itu. Lillah adalah lillah.&lt;br /&gt;Tak ada kata yang patut untuk mendeskripsikannya. Terlalu suci dan sakral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lillah tak mengenal hijab antara dia dan Dia.&lt;br /&gt;Tak ada tendensi apapun…&lt;br /&gt;Yah hanya Lillah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itu sangat SULIT!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahua’lam&lt;br /&gt;Akupun tak tahu bagaimana cara melakukannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi, tunjuki kami&lt;br /&gt;Hanya jangan keluarkan kami dari koridormu&lt;br /&gt;Bantu kami mencintai-Mu&lt;br /&gt;Bukankah cintaMu kepada kami lebih besar dari pada cinta kita untuk-Mu?&lt;br /&gt;Rabbi…&lt;br /&gt;Maafkan kami&lt;br /&gt;[Regards]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;El_Funny&lt;br /&gt;0400808 =&gt;02:45&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-2211253287478803682?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/2211253287478803682/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=2211253287478803682' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2211253287478803682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2211253287478803682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/09/terlalu-sulit-mendeteksi-lillah-itu.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-8879234701585332531</id><published>2008-09-23T03:45:00.000-07:00</published><updated>2008-09-23T03:46:19.412-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Kenapa harus protes dengan sebuah takdir???&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali aku mendengar sebuah statemen, “manusia tidak bisa hanya mengandalkan skenario takdir tuhan, tanpa melakukan apa-apa”. Sebagai interpretasi aplikatif dari ayat “Innallaha la yughayyiru ma bi qaumin hatta yughayyiru ma bi anfusihim”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, bahkan itulah yang sering aku lakukan, dulu. Aku tidak memungkiri Allah Swt tidak akan memberikan sesuatu secara cuma-cuma kepada kami, para makhluknya. Kecuali makhluk-makhluk terpilihnya, dan tentu saja atas kehendak-Nya. Toh Dia berhak melakukan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sedikit yang buatku kecewa. Seringkali ayat itu di jadikan sebagai dalih legalisasi perbuatan manusia, dan tidak menutup kemungkinan termasuk aku di dalamnya. Perbuatan yang sebenarnya bukan termasuk dalam kemasan “hatta yughayyiru ma bi anfusihim”. Rangkaian cerita yang di rancang oleh makhluk Tuhan yang bernama nafsu, yang selalu mengikuti kemana manusia melangkah kerap menelusup di sela-sela perbuatan ”úsaha” versi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, yang termasuk kedalam kategori takdir yang tidak bisa di rubah adalah yang berkaitan dengan rezeki, jodoh dan kematian. Kematian, mungkin tidak akan ada orang yang akan menyangkal, bahwa kematian itu rahasia Ilahi. Tidak akan ada yang mencoba beralasan atau sekedar menawarkan usaha untuk mempercepat atau memperlambatnya. Ya, kematian adalah kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan rezeki. Meski semua meyakini bahwa rezeki sudah di atur oleh-nya. Alokasi rezeki yang di tetapkan Tuhan sudah tercatat di lauh al-makhfudz. Namun ayat di atas tetap saja masih di posisikan di barisan pertama pintu ijtihad manusia. Semua harus ada usaha. Toh, tidak mungkin kan kita mendapat uang secara langsung (jatuh dari langit misalkan) dari Allah Swt. Okelah, mungkin usaha versi manusia kali ini bisa di terima. Meski pada akhirnya, ketika manusia sudah pada tahap putus asa dan pasrah, lagi-lagi semua akan bermuara pada takdir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan jodoh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya, akupun selalu bingung. Sebenarnya “usaha” yang bagaimana yang di inginkan Tuhan dari makhluk-Nya yang bernama manusia?!!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kekuatan, “jodoh adalah takdir” lebih kuat mengetengahkan kuasa Tuhan di banding “rezeki sudah ada yang mengatur”.&lt;br /&gt;Jika ada yang mengatakan bahwa kita harus berusaha untuk bisa mendapatkan rezeki dari Allah Swt, sebab Dia begitu menyukai sebuah proses yang dilakukan oleh hamba-Nya. Aku begitu setuju, bahkan sangat setuju!!!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja aku selalu bingung saat orang mengatakan. Jodoh itu sudah di tetapkan oleh Allah Swt, namun selalu masih di akhiri dengan “Tapi kita juga harus berusaha”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu membuat jidatku mengkerut tiap kali mendengarnya. Sejujurnya, aku tak habis pikir, usaha yang bagaimana yang di maksud???&lt;br /&gt;Okelah, katakan saja “iya” misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu sekali lagi, apa bentuk usaha itu???&lt;br /&gt;Pacaran kah?Selalu berusaha berpenampilan menarik kah?masuk pada banyak komunitas kah?melakukan proses pancarian dengan dua alat; mata dan nafsu kah?atau pasang iklan?Wew…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sendiri tak tahu jawabnya yang mana.&lt;br /&gt;Yang pasti aku selalu bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini yang menurutku masih sangat logis dan bisa di pertanggung jawabkan adalah, jika kita berusaha ingin mendapatkan jodoh yang baik, hanya “perbaiki diri” saja dulu. Bukankah Allah pun telah berjanji kepada kita, manusia. Siapapun yang baik akan mendapatkan  pasangan yang baik pula. Berkaca pada diri sendiri, jika ingin tau jodoh kita seperti apa dan bagaimana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang teman mengatakan padaku. “Jika saat ini aku sedang bersenang-senang dengan lawan jenisku di luar, tidak menutup kemungkinan jodohku kelak, juga sedang melakukan hal yang sama dengan lawan jenisnya sekarang. Atau sebaliknya, mungkin saja jika saat ini aku sedang serius belajar dan bercinta dengan-Nya, maka tidak menutup kemungkinan saat ini juga jodohku pun melakukannya“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yap, kalimat-kalimat itu begitu lekat di otakku. Terimakasih sahabatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah, bagaimana seharusnya…&lt;br /&gt;Aku juga tak tahu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti, “usaha” versi Tuhan sulit untuk di deskripsikan. Manusia hanya bisa meraba. Seringkali sebuah kebenaran yang di yakini manusia adalah kesalahan bagi Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya yakini, SEMUA DARI ALLAH&lt;br /&gt;Tak perlu protes dengan takdir-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tak akan puas jika Allah memberikan apapun yang kau minta. Yakinilah, semua yang ada padamu, adalah pemberian tuhan atas butuhmu. Yah, karena Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita minta.[regards]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;El_Funny&lt;br /&gt;Kairo, 240808&lt;br /&gt;15:08&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-8879234701585332531?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/8879234701585332531/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=8879234701585332531' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8879234701585332531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8879234701585332531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/09/kenapa-harus-protes-dengan-sebuah.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-2995455831087153988</id><published>2008-09-23T03:37:00.001-07:00</published><updated>2008-09-23T03:43:07.815-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>13:40&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Terjebak dengan skala prioritas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa aku semakin bingung dengan sebuah skala priotitas?&lt;br /&gt;Aku sering terjebak dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, ada beberapa hal yang masuk dalam skala prioritas kegiatanku. Masing-masing berprosentase sama.&lt;br /&gt;Pertama, Sebenarnya, pagi ini aku dan kawan serumah ada majmuáh (pengajian tasawuf bersama Usz. Rahimuddin al-Nawawi). Pengajian wajib seminggu sekali khusus anak baru. Belum temasuk majmuah wajib lainnya (hari Rabu misalkan). Karena teman-teman pada nggak bisa, dengan sangat tepaksa, pengajian itu di tunda sampai hari Senin besok. Dan mau nggak mau, kegiatan untuk besok harus di cut semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, siang ini ada dua acara yang yang harusnya aku ikuti. Dua-duanya, tak ada yang bisa lebih di prioritaskan. FORDIAN dan WORD SMART. Satu LPJ dan satu lagi sekolah wajib seminggu sekali. Ah, capek deh!&lt;br /&gt;Di satu sisi, dua hari lagi pengurus WIHDAH ada LKS (Laporan Kerja Semester) kepada DPA. Dan tentu saja aku termasuk di dalamnya, ya bendahara. BINGUNG…laporan banyak yang belum masuk. Sedangkan kemungkinan aku hanya mempunyai sisa waktu satu kali dua puluh empat jam untuk menyelesaikannya. Padahal aku harus bertemu beberapa bagian untuk memeriksa validitas data yang ku terima. Lalu aku harus bagaimana?. Dan di sisi yang lain juga, aku sedang kurang enak badan!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, aku putuskan, AKU TINGGALKAN SEMUA hari ini. Kebetulan nanti sore ada pengajian yang selalu di adakan menjelang majlis dzikir, setiap hari ahad dan kamis sore. Dua kali aku tinggalkan karena aku mengikuti program word smart, yang harus ontime dan tidak boleh bolos. Akhirnya, dengan sangat terpaksa aku mengikuti madzhab Bodoh amat!!!. Kali ini aku putuskan untuk tetap di rumah, mencoba menyelesaikan laporanku dan ikut pengajian dengan ustadz, jadid hayatak karya Muhammad al-Ghazaly. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf untuk FORDIAN, aku tidak bisa ikut LPJ dan diskusi terakhir sebelum pergantian pengurus hari ini. Aku juga tidak bisa membantu banyak, bahkan akupun tidak bisa menjamin untuk terus ikut aktif bersama para senior seperti kalian. Dan Word Smart, maafkan aku juga. Berat untuk tidak mengikuti satu pertemuanmu. Tapi aku tak bisa apa-apa, banyak prioritas yang kali ini menagih jatah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, aku sering terjebak dengan prioritasku sendiri. Padahal disana ada prioritas dari prioritasku sendiri yang belum terealisir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu??&lt;br /&gt;Biarkan aku dan Dia yang tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kairo, 24/8/2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-2995455831087153988?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/2995455831087153988/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=2995455831087153988' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2995455831087153988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2995455831087153988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/09/1340-terjebak-dengan-skala-prioritas.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-8249501982422136653</id><published>2008-09-23T03:37:00.000-07:00</published><updated>2008-09-23T03:56:36.466-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;FLUKTUASIKU&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, 6 Agustus 2008. Natijah kelas 3 Tafsir turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm…LEGA!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, akirnya masa penantian itu telah selesai. Benar-benar hari yang sangat menegangkan. Badan serasa tak bertulang ketika Najah, temen seperjuanganku, memberi tahuku kalau hari ini nilai turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LEMES…asli deh!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain capek, karena baru pulang dari rumah Ustadz. Aku juga sedang mempersiapkan mental, andai saja kemungkinan terburuk yang terjadi. Oh, no!!!. membayangkan saja, dunia seakan menjadi gelap, ha3x.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana awal sih aku sendiri yang akan melihat dan mengambil natijah ke kuliah. Tapi aku juga khawatir bakal terlambat dan  kertas nilai itu dah tersobek dan hilang. Aduh, harus gimana yah. But…untung channel-ku banyak, aku nitip saja sama salah satu sahabat terbaikku, si Neila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, sudah pernah kontrol seh sebelumnya. Hasil kontrol yang cukup menenangkan, meski ada sedikit harapan untuk ada kesalahan yang berujung kepada penambahan nilaiku, bukan sebaliknya. Tapi tentu saja, aku sudah akan sangat bersyukur sekali sengan ketetapan-Nya untukku. Aku selalu percaya, Dia menyimpan banyak hikmah untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya, Yaps…&lt;br /&gt;“Mita, tenang aja ya, nilai kamu masih bagus kok”, suara di seberang sana sedang memberi tahuku.&lt;br /&gt;Otakku berjalan cepat mencerna kata-katanya. “Masih bagus??”, batinku bertanya-tanya. Kata-kata ini sarat akan sebuah maksud “membuatku tenang”. Dan yah, benar dugaanku. Hasil kontrol itu tidak meleset.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini aku mendapat predikat JJ. Ups…tapi bukan Jayyid Jiddan. JJ tahun ini berubah singkatan =&gt; Jayyid aJa, ha3x.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, ternyata semua memang ada fluktuasi, termasuk natijahku. Tentunya aku sangat tak patut untuk tidak bersyukur, terlalu naif kalau harus ada penyesalan, terlalu tamak saat aku hanya mengeluh dan melupakan bahwa itu skenario-Nya. Natijahku kembali seperti natijah tahun pertamaku. Yah, Jayyid. Meski dengan psikologi yang berbeda. Tentu saja, saat itu aku menerima nilai Jayyid, dengan kondisiku yang belum pernah menerima natijah sebelumnya, dan target hanya sebuah kenajahan. Sedangkan tahun ini,  posisi nilaiku, merosot. Setelah sebelumnya aku berpredikat Jayyid Jiddan, sebuah kewajaran bukan, saat kekecewaan itu sempat menghampiri memori otakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, itu hanya sebentar. Sejenak saja. Selanjutnya ribuan syukurku pun seakan tak cukup untuk mengungkapkan hadiah Tuhan untukku tahun ini. Sepertinya memang ada degradasi pada kelas 3 tafsir ini. Meski ada beberapa orang juga yang  mengalami peningkatan, tapi aku menemukan banyak sekali yang mendapati nilai mereka menurun. Ada yang tadinya JJ menjadi single J, ada yang tadinya Jayyid menjadi manqul (bawa madah), dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, tentu saja sekarang bukan saatnya membahas itu. Itulah fluktuasi, Allah sedang menguji dan mengingatkan kita. Ya, itulah bentuk kasih sayang-Nya untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khususnya aku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih ya Allah, atas kelulusanku tahun ini.&lt;br /&gt;Terimakasih, engkau tidak sedang marah padaku bukan?. Aku bersyukur pada-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu inilah yang aku butuhkan. Saat ini aku memang sedang membutuhkan Jayyid itu. Mungkin Allah tahu, mungkin saja jika aku tetap dengan predikat lama, semangatku tidak akan bangkit lagi. Mungkin saja aku akan sangat meremehkan apapun, kuliah misalnya. Allah tahu, mungkin saja jika aku tetap ber-JJ, aku tidak akan berusaha maksimal untuk berusaha khusnul khotimah di akhir perjalanan S1 ku disini. Dan Allah pun menyadarkanku, apa arti sebuah proses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses belajarku tahun ini memang kacau. Hampir tidak pernah kuliah, belajar tidak semaksimal tahun sebelumnya. Ya, itulah aku. Dan pantas bukan saat Allah mengingatkanku tahun ini. Maafkan aku Rabbi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar kata ustadz “Allah tidak akan memberikan apa yang kita minta, tapi Dia akan selalu memberikan apa yang kita butuhkan”. Subhanallah memang, aku baru menyadari makna dari statemen tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi teringat. Dulu aku pernah mengatakan, “Ällah begitu mengerti aku ya, saat aku harus menyediakan budget yang cukup tinggi untuk bayar sewa rumah (karena serumah cuma berempat), allah mengantarkan rezeki itu melalui pintu Bait al-Zakat dengan nilai JJ. Cukup besar jumlah beasiswa yang aku terima, dan sangat sesuai dengan kebutuhanku kala itu, ya sangat pas”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah pun tahu, sekarang aku sudah tidak tinggal di tempat yang sama. Aku tak perlu mengeluarkan biaya sebesar sebelumnya untuk sewa rumah. Dan itulah jawaban Tuhan untukku. Mungkin dia tidak ingin mempersulitku saat LPJ dengan-Nya nanti, di sana. Terimakasih Rabbi…&lt;br /&gt;Kau tahu apa yang aku butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, anehnya…&lt;br /&gt;Aku merasa natijah tahun ini lebih indah dari dua tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;Aku menyadari banyak hikmah&lt;br /&gt;Aku menyadari ketidak sadaranku&lt;br /&gt;Aku menyadari Allah begitu menyayangiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih Rabbi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Regards&lt;br /&gt;El_Funny&lt;br /&gt;070808 =&gt;10:40&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-8249501982422136653?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/8249501982422136653/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=8249501982422136653' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8249501982422136653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8249501982422136653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/09/fluktuasiku-kemarin-6-agustus-2008.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-4682970012917472526</id><published>2008-09-23T03:34:00.000-07:00</published><updated>2008-09-23T03:55:23.071-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Detik-detik natijahku&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Benar-benar hari yang menegangkan. Detik-detik dimana natijah mulai turun. Saat dimana para masisir harus mempersiapkan mental untuk menerima natijah, seandainya saja kemungkinan yang terburuk itu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ah, benar-benar saat yang menyebalkan. Tapi justru di sinilah seninya, ha3x. Saat ketakutan itu begitu memuncak, saat semua tak bisa terprediksi, saat harus memaksa diri untuk bisa menerima segala kemungkinan yang kan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hanya ada dua kemungkinan, Najah dan Rashib. Rabbi, berikan kemungkinan pertama pada kami. Mungkin juga hanya ada dua pilihan; senyuman atau tangisan. Saat dimana orang-orang mulai mereplay memori ujian mereka masing-masing, untuk sebuah prediksi yang ujung-ujungnya juga wallahua‘lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dan aku?&lt;br /&gt; Bagaimana dengan aku?&lt;br /&gt; Aku  baru sadar, mempertahankan lebih sulit dari pada meraihnya. Dua tahun dengan taqdir yang cukup memuaskan itu membuatku merasa seribu kali lebih takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Banyak ‘seandainya’ yang muncul di otakku. Memenuhi memori optimisku. Mendelete sebagian kepercayaan diriku. Meski aku tahu, itu bukanlah aku. Aku selalu percaya, that the one is what he thinks. Dan mungkin juga aku. Aku selalu percaya dengan kepercayaan Tuhan padaku. Dengan segala rasa tawadhu’ku pada-Nya, aku selalu berharap Dia menitipkan kepercayaan-Nya untuk ku memegang amanah cantik-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tahun pertamaku, Jayyid. Tak ada perasaan apapun, kecuali rasa syukur yang sangat atas kepercayaan Tuhan padaku. Terimakasih Tuhan, terimakasih ya Allah. Mungkin Tuhan percaya, aku akan lebih semangat dengan predikat itu. Mungkin Dia yakin aku tidak akan sombong dengan itu. Mungin Dia memberiku sebuah motivasi untuk lebih baik selanjutnya. Mungkin juga itu bentuk penghargaanya padaku. Mungkin juga karena Allah menyayangiku. Terimakasih Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Terimakasih engkau memberi motivasi bukan melalui sebuah kegagalan. Terimakasih engkau menaburkan benih semangat melalui sebuah awal yang cukup baik. Namun maafkan hamba, saat takabur itu sempat terlintas. Saat jiwa narsis itu sempat muncul. Yah, meski hamba tahu kau selalu membantu hamba untuk segera menepisnya. Karena hamba tahu engkau tahu hamba adalah manusia; tempat kesalahan itu bermukim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tahun keduaku, Jayyid Jiddan. Sekali lagi Allah memberiku sebuah kejutan yang begitu mengagumkan. Padahal ada insiden yang cukup mengerikan bagiku. Bagaimana tidak, aku sempat mengalami salah madah di tahun kedua ini, tepatnya term kedua. Karena keteledoranku yang sedikit meremehkan peran konfirmasi informasi yang valid, akhirnya satu madah menjadi korban. Ulumul Haditsku hancur. Kurang 3 poin untuk sampai pada nilai maqbul. Tapi tentu saja dengan izin-Nya, akhirnya nilai al-Quránku bisa me rafa’ tiga poin tersebut. Dan alhamdulillah, itulah hadiah Tuhan untukku di tahun keduaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Aku menerima informasi natijah ketika berada di rumah. Kebetulan sekali tahun 2007 kemarin aku di izinkan pulang oleh orang tuaku, dan Allah tentunya. Fiiuuh, benar-benar nggak nyangka, aku bisa sampai pada predikat itu. Perasaan hopeless ku sudah mendominasi. Apalagi saat itu aku sedang berhadapan secara langsung dengan orang-orang tercintaku, yang pastinya kepada merekalah aku mempertanggung jawabkan hasil perantauanku. Ketakutan memang sempat memuncak, tapi aku tahu mereka tak akan pernah memojokkanku dengan tuntutan-tuntutan mereka, yang selama ini sengaja ku lukiskan sendiri di otakku. Yah, sekedar untuk motivasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dan itulah kejutan Allah untukku. Meski keteledoran itu sempat ku lakukan, namun Allah tak pernah teledor padaku. Dia selalu berhasil membuatku menjadi seorang hamba yang begitu malu atas nikmatNya. Sekali lagi terimakasih Tuhan.&lt;br /&gt; Hari  ini…&lt;br /&gt; Detik ini…&lt;br /&gt; Aku tak bisa memprediksi skenario-Nya untukku.&lt;br /&gt; Aku tahu, Dia bijak. Bahkan sangat bijak.&lt;br /&gt; Apapun itu, pasti ada skenario cantik di baliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;[regards]&lt;br /&gt;El_funny&lt;br /&gt;050808 =&gt; 00:15&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-4682970012917472526?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/4682970012917472526/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=4682970012917472526' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4682970012917472526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4682970012917472526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/09/detik-detik-natijahku-benar-benar-hari.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-3580720398325393463</id><published>2008-09-10T00:26:00.000-07:00</published><updated>2008-09-23T03:57:04.760-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Kembali aku memasuki Ramdahan-Mu Rabb…&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izinkan aku masuk dengan indah&lt;br /&gt;Masuk pada wadah yang fitri&lt;br /&gt;Aku pun ingin menjalaninya dengan fitri&lt;br /&gt;Tentu saja, karena aku menginginkan menjadi fitri nantinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku selalu saja masih futur&lt;br /&gt;Entah kemana diriku yang sedang tak bersama-Mu&lt;br /&gt;Melancong ke negeri tiada arah&lt;br /&gt;Tanpa beban dan seakan tak berdosa&lt;br /&gt;Mengaku kuat dengan segala kelumpuhan&lt;br /&gt;Nampak tegar dalam balutan kerapuhan&lt;br /&gt;Tersenyum dalam airmata penyesalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sayangnya&lt;br /&gt;Aku hanya mampu melukisakan penyesalan itu&lt;br /&gt;Dengan liukkan kataku&lt;br /&gt;Dengan semburat lusuh wajahku&lt;br /&gt;"saja"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang istimewa&lt;br /&gt;Sedang aku hanya "sedang" mencoba untuk melakukannya&lt;br /&gt;Aku hanya mahir berapologi&lt;br /&gt;Dengan-Mu yang sebenarnya tak membutuhkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan lagi hitungan bulan ataupun hari&lt;br /&gt;Kau tlah jawab rinduku pada-Mu&lt;br /&gt;Kau kirimkan Ramadhan-Mu untukku&lt;br /&gt;Kau sediakan ruang lapang &lt;br /&gt;Untukku yang sedang ingin berlari&lt;br /&gt;Dan tertatih mengejar-Mu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-3580720398325393463?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/3580720398325393463/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=3580720398325393463' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/3580720398325393463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/3580720398325393463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/09/kembali-aku-memasuki-ramdahan-mu-rabb.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-4174921934066170131</id><published>2008-08-28T13:23:00.000-07:00</published><updated>2008-08-28T13:34:24.285-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Hanya tinggal beberapa hari lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan yang kita tunggu-tunggu akan tiba juga. ALHAMDULILLAH...semoga kita semua benar-benar siap untuk menyambut dan menjalaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk fitri, dengan fitri dan  untuk fitri =&gt; Masuk bulan Ramadhan yang fitri, dengan diri dan jiwa yang fitri, untuk menjad pemenang (fitri) di hari yang fitri nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Ramadhan kali ini, Kita benar-benar bisa menjadi HAMBA ideal yang di inginkan-Nya, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[regards]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-4174921934066170131?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/4174921934066170131/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=4174921934066170131' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4174921934066170131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4174921934066170131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/08/hanya-tinggal-beberapa-hari-lagi.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-487376494081514625</id><published>2008-08-01T10:56:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T15:08:46.083-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>Untung aku tertidur</title><content type='html'>Gubrakkk...aku baru sadar, sedari tadi ada berpasang-pasang mata melihatku dan temanku yang duduk tepat di sebelah kananku, sedang ketiduran. Entah...sudah berapa lama. yang pasti aku cuma bisa melihat senyuman orang-orang yang ada di depan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Weks...malu sih sebenarnya. tapi perasaan maluku nggak bisa mengalahkan rasa kantukku siang  itu. Asli...mata dah nggak bisa di ajak kompromi. Dengan bermodal "bodoh amat", aku terusin aja tidurku siang itu. yap...di bis yang penuh dan sesak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tiba-tiba suara wanita paro baya mengagetkanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pencuri...pencuri...", teriak wanita dengan nada yang sarat akan emosi kemarahan dan penyesalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seketika aku tersadar, bahkan kantukku pun tak tersisa. Rupanya wanita itu kehilangan dua cincin yang melingkar di jari manisnya. Fiiuuhh...kasihan juga sih, apalagi melihatnya menangis dan seakan-akan kehilangan harapan. Dia bilang, cincin itu akan di jualnya untuk pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;rabbi...mudahkan dia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Hanya saja yang semept buatk deg-degan neh. Si Ibu, berdiri tepat di depanku. Fiiuuuhh...capek deh!!!&lt;br /&gt;Gimana nggak takut coba, tangan ibu itu di sandarin dikursi depanku, pas di depanku mataku. Hiii...gimana kalo aku jadi tertuduh. Hahaha...pikiran anehku pun keluar!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;but...UNTUNG AKU TERTIDUR...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menyelamatkanku dengan buatku terlelap...&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-487376494081514625?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/487376494081514625/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=487376494081514625' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/487376494081514625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/487376494081514625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/08/gubrakkk.html' title='Untung aku tertidur'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-8896026948728667245</id><published>2008-07-30T11:43:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T18:46:56.823-07:00</updated><title type='text'>Pernikahan dini ... WHY NOT?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pernikahan dini ...&lt;em&gt;WHY NOT?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Dalam terminologi umum, pernikahan merupakan sebuah prosesi penyatuan dua jenis anak Adam yang berbeda dalam satu arena yang di sebut rumah tangga, dengan akad sebagai satu-satunya gerbang legalisasinya. Bahkan terkadang pernikahan juga di jadikan sebagai area aplikasi dari rasa sayang kita terhadap kaum tetangga. Pun merupakan sebuah terma yang hampir bisa di pastikan tidak pernah absen dari list impian setiap makhluk Tuhan yang paling sempurna ini.&lt;br /&gt;Hanya saja, kita tak bisa menafikan sakralitas dari sebuah pernikahan. Pasalnya, untuk menuju pada tahapan ini, kita perlu menyiapkan banyak hal, baik yang bersifat materiil (lahir), seperti nafkah (terutama bagi laki-laki), tempat tinggal dan sejenisnya, maupun non-materiil (batin/ faktor-faktor psikologi). Maka tak mengherankan saat kita menemui sebuah statemen bahwa pernikahan merupakan awal dari segalanya atau bahkan tak jarang kita mendengar banyak kalangan yang mengatakan bahwa pernikahan adalah tahapan kehidupan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;            Namun, lain halnya ketika kita menengok dimensi lain dari kehidupan sosial kita. Akan muncul varian opini tentang terma ini, ketika di lakukan pada usia-usia dini, atau yang di sebut pernikahan dini. Sebagian mereka ada yang pro dengan tindakan ini, namun ada juga kalangan-kalangan tertentu yang begitu antipati dengan hal ini.&lt;br /&gt;            Ada sebuah pandangan stereotip mengenai pernikahan dini. Selama ini pernikahan yang umumnya di lakukan oleh para pemuda/pemudi yang notabene belum siap untuk memasuki dan menjalani kehidupan berumah tangga, yang mana kedewasaan yang menjadi modal utama yang belum sepenuhnya mereka miliki, merupakan salah satu hal yang tabu.&lt;br /&gt;Sejatinya, kata “dini” juga masih besifat relatif. Dini bagi satu orang bukan berarti dini bagi yang lain. Artinya ketika orang itu menganggap dalam usia kesekian seseorang masih dianggap terlalu dini untuk masuk ke jenjang pernikahan, belum tentu orang lain akan berpendapat sama. Hanya saja barometer dari kata “dini” itu sendiri masih terpacu pada pandangan umum yang berkembang dalam masyarakat. Umumnya, usia menikah bagi kaum pria berkisar sekitar 27-30 tahun, sedangkan wanita sekitar 22-25 tahun. Kurang dari itu dianggap belum memenuhi syarat (belum siap untuk menikah). Menilik dari hal ini, maka secara tidak langsung bisa dikatakan bahwa para pelajar dan mahasiswa lah -meski tidak semua- yang menjadi objek sasaran  (aktor utama) dalam kasus ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Motif-motif pernikahan dini&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Terlalu dini mengambil sebuah kesimpulan tentang sesuatu, memang bukan hal yang baik. Semestinya statemen inipun berlaku dalam hal ini. Jangan terlalu dini memberikan vonis negatif terhadap pernikahan dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan merupakan sesuatu yang lazim dalam pertanyaan. Lalu, mengapa banyak sekali fenomena pernikahan dini dewasa ini?&lt;br /&gt;Banyak ‘karena’ yang harus kita perhatikan ketika melegitimasi pernikahan usia muda yang semakin membludak dewasa ini. Diantaranya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Pertama, faktor ekonomi. Umumnya ini terjadi pada masyarakat yang tergolong menengah ke bawah. Biasanya berawal dari ketidakmampuan mereka melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang yang lebih tinggi. Terkadang mereka hanya bisa melanjutkan sampai sekolah menengah saja atau bahkan tidak bisa mengenyam sedikitpun kenikmatan pendidikan, sehingga menikah seakan-akan menjadi sebuah solusi dari kesulitan yang mereka hadapi. Terutama bagi kaum hawa, di tengah-tengah kondisi ekonomi mereka yang sulit, para orangtua lebih memilih mengantarkan putri mereka untuk menikah, karena paling tidak sedikit banyak beban mereka akan berkurang. Tapi akan sedikit berbeda bagi anak laki-laki. Sebab, seperti yang kita ketahui, peran laki-laki dalam kehidupan berumah tangga sangatlah besar, sehingga bagi kaum adam minimal harus mempunyai ketrampilan terlebih dahulu sebagai modal awal membangun rumah tangga mereka.&lt;br /&gt;            Kedua, meminimalisir pergaulan bebas. Corak pergaulan remaja saat ini telah banyak menyimpang dari norma-norma yang ada, terutama norma agama. Pernikahan dianggap sebagai sebuah solusi atas apa yang acapkali ditimbulkannya. zina misalkan, sehingga tanpa disadari pernikahan hanya dijadikan sebagai justifikasi aktivitas seksual mereka.&lt;br /&gt;            Hal ini berkaitan dengan kondisi seksualitas pada remaja. Seperti yang dituturkan oleh Zainun Mu’tadin, SPsi, MSi. Pada makalahnya yang bertemakan pendidikan seksual remaja. Bahwasannya rasa ingin tahu mereka terhadap masalah-masalah seksual lebih tinggi, sebab pada masa ini remaja berada dalam potensi seksual yang aktif karena pengaruh hormon.&lt;br /&gt;            Ketiga, ambisi. Sekilas kata ini memang terlihat sangat tidak pantas untuk menjadi sebuah alasan suatu pernikahan. Namun, tak jarang ambisi menjadi salah satu faktor adanya pernikahan dini. Keinginan mereka untuk segera merasakan kehidupan berumah tangga membuat mereka mengambil keputusan yang terkadang tanpa dibarengi dengan pertimbangan-pertimbangan yang bijak. Ironisnya, kadang orientasi mereka bukanlah orientasi berumahtangga, namun lebih cenderung pada tendensi seksualnya saja. Inilah yang acapkali memunculkan dampak negatif yang sering kita temui.&lt;br /&gt;            Keempat, MBA (Married By Accident). Faktor yang keempat inilah yang selama ini identik dengan pernikahan dini. Tak jarang ketika orang mendengar tentang pernikahan dini, asumsi pertama yang muncul, MBA (Married By Accident) adalah penyebabnya. Dan memang fenomena yang sering kita dapati, hamil di luar nikah kerap menjadi alasan para remaja zaman sekarang melakukan pernikahan dini ini. Sungguh sangat disayangkan memang. Banyak generasi yang gagal membangun hidupnya hanya dikarenakan kesalahan mereka dalam memanage apa yang seharusnya mereka lakukan. Ketika mereka sudah dalam kondisi under control, rasio mereka kalah. Sehingga potensi kegagalan semakin besar, apalagi didukung dengan tingkat emosional mereka yang cenderung labil. Faktor inilah yang menjadi salah satu poros munculnya konotasi negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pernikahan dini? Why not?!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak bisa di ingkari, aplikasi pernikahan yang di lakukan di usia dini memang sering menimbulkan implikasi negatif yang berdampak pada buruknya citra pernikahan dini itu sendiri. Terlebih lagi, saat hal ini di hubungkan dengan Pendidikan para pelaku pernikahan dini yang sarat akan degradasi kualitas mereka. Meskipun hal ini bersifat particular, namun realita mengatakan itu dengan sangat jelas. Banyak sekali generasi masa kini yang Terjebak dengan kehidupan baru mereka. Di karenakan minimnya kesiapan psikologis mereka, untuk sekedar memenuhi tuntutan biologis yang sebenarnya sangat bisa untuk di temukan solusinya.&lt;br /&gt;            Namun tak ada salahnya kita ber khusnudzan dalam masalah ini. Kini, pernikahan dini tak hanya sebagai solusi bagi mereka yang tak bisa melanjutkan Pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Pun tak hanya sebagai solusi bagi mereka yang merasa kurang dalam kekuatan finansial. Pernikahan dini tak  hanya di lakukan oleh kalangan primitif saja, sekarang para akademisi pun banyak melakukannya.&lt;br /&gt;            Sama ketika kita mengatakan bahwa Islam itu tak salah, hanya pemahaman dan aplikasi dari orang islam yang menyimpang lah yang sering menjadi pemicu isu miring tentang agama ini. Atau tasawuf misalkan, tak ada yang salah dengan tasawuf, hanya pemahaman dan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan konsepnya yang membuat banyak orang menjadi ill feel dengan kata itu. Pun terhadap pernikahan dini. Sekali lagi, tak ada yang salah dengan kata itu, hanya saja saat para pelaku tak melakukan konsep pernikahan dengan semestinya, maka kata “dini”itulah yang kerap menjadi kambing hitam dari kesalahan-kesalahan mereka.&lt;br /&gt;            Lalu tetap layakkah kita memicingkan mata kita dalam memandang pernikahan yang juga syarí ini. Dia bukan tabu, dia bukan menyimpang dari koridor agama. Dia tetaplah sah, dan dia tetaplah washilah  untuk sampai kepadaNya. Bahkan pernikahan dini mempunyai satu peran penting dalam men ta’jil masa kedewasaan seseorang. Seperti yang di katakana oleh…ketika seseorang sampai pada usia remaja menuju dewasa, maka dua unsur manusiawi mereka; Akal dan nafsu (syahwat), tak berjalan searah dan seimbang. Peran nafsu mereka lebih dominan dari pada permainan rasio. Boleh jadi pernikahan menjadi salah satu obat mujarab untuk mengatasinya. Sebab saat rasio tidak mandominasi manusia, stabilitas emosi pun terkadang mendapat implikasinya. Seseorang yang telah melewati fase ini (pernikahan), bias di pastikan 90 % tingkat kedewasaannya lebih cepat di banding dengan orang-orang yang masih menjalani hidupnya hanya dengan “dirinya”.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;            So…Pernikahan dini??&lt;br /&gt;            Why not??!!!&lt;br /&gt;            Semua akan baik-baik saja, ketika semua berjalan secara proporsional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                                            Sabtu, 26 Juli 2008&lt;br /&gt;                                                                                                            10:02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-8896026948728667245?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/8896026948728667245/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=8896026948728667245' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8896026948728667245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8896026948728667245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/07/pernikahan-dini.html' title='Pernikahan dini ... WHY NOT?'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-5332772801435211275</id><published>2008-07-27T05:58:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T16:31:38.430-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'></title><content type='html'>Manusia sering terjebak oleh ambisi dan kepentingan.&lt;br /&gt;Keinginan yang sering berbenturan dengan realitas, sering mengoyak idealisme palsu manusia. Idealisme tanpa dasar. Idealisme tanpa rasio. Idealisme tanpa nurani. Idealisme yang hanya sebuah simbol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingat saat ku menginginkan banyak hal. Masa kecilku...&lt;br /&gt;Merengek, menangis, bahkan pasang aksi ngambek sama orang tua, hanya karena keinginanku tak terpenuhi.&lt;br /&gt;Hanya karena sebuah boneka mungil, aku rela tuk membuat air mataku mubadzir begitu saja.&lt;br /&gt;Hanya karena sebuah baju baru, aku berteriak meluapkan emosi labilku.&lt;br /&gt;Hanya karena sebuah sepatu pengganti sepatu bututku, akupun nekat tuk bolos sekolah.&lt;br /&gt;Hahaha...&lt;br /&gt;masa kecilku&lt;br /&gt;Begitu manjanya, sampai begitu menjijikkan bila ku mengingatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini...&lt;br /&gt;Tentu bukan masaku seperti itu. Aku harus bisa berdiri di atas power Tuhan untukku. Aku tak mungkin menarik semua orang masuk pada arenaku. Yang mungkin saja, hanya bisa di pahami oleh seorang aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, entah apa yang membuatku sedikit &lt;em&gt;illfeel &lt;/em&gt;dengan makhluk yang bernama idealisme. Aktor penjebak dalam kungkungan ambisi, yang banyak tidak di sadari oleh makhluk yang bernama manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah...berjalan sajalah&lt;br /&gt;ikuti jalan lurus, izinkan sang nurani menjadi navigasi&lt;br /&gt;Tuhan kan ikuti...&lt;br /&gt;meski sebenarnya, Dia lah yang mengerti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;el-Funny&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kairo, 27 Juli 2008&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;16:16&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-5332772801435211275?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/5332772801435211275/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=5332772801435211275' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/5332772801435211275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/5332772801435211275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/07/manusia-sering-terjebak-oleh-ambisi-dan.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-5967848584027600107</id><published>2008-07-19T17:27:00.001-07:00</published><updated>2008-09-23T03:58:13.149-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>Fakir cinta-Mu</title><content type='html'>Tak mudah tuk mencoba melebur dengan-Nya&lt;br /&gt;Sulit...&lt;br /&gt;Teramat sulit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sering tertidur untuk-Nya&lt;br /&gt;Namun terbangun tanpa-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sering meminta-Nya&lt;br /&gt;Mengiri perjalanku&lt;br /&gt;Hanya saja,&lt;br /&gt;kebodohanku menguasaiku&lt;br /&gt;Aku berjalan, terus, dan berjalan&lt;br /&gt;Aku kembali lupa menengok-Nya&lt;br /&gt;Dan akhirnya aku semakin jauh dari-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ku dapati raga utuhku&lt;br /&gt;Tak sebanding dengan jiwa hampaku&lt;br /&gt;Aku hanya bisa "mencoba" menangis&lt;br /&gt;Karena ku memang payah!&lt;br /&gt;Aku tertatih mendapatkan tulus itu&lt;br /&gt;Rabbi...&lt;br /&gt;Rabbi...&lt;br /&gt;Futurku tak kunjung hilang&lt;br /&gt;meski aku sadar, saat ku bersamaMu&lt;br /&gt;Benar-benar kenikmatan tak terbayar&lt;br /&gt;Rabbi...&lt;br /&gt;Rabbi...&lt;br /&gt;Apa yang harus budakMu ini lakukan&lt;br /&gt;Kenapa aku hanya bisa "berusaha" untuk menyesal&lt;br /&gt;Mana sadar itu&lt;br /&gt;Lenyap, seketika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berulang kali Kau ingatkan aku&lt;br /&gt;Kau turuti semua inginku&lt;br /&gt;Rabbi...&lt;br /&gt;Rabbi...&lt;br /&gt;Aku ingin menangis atas namaMu&lt;br /&gt;Simpuhku pun tak kan cukup untukMu&lt;br /&gt;Sadarkan aku&lt;br /&gt;Aku kerdil&lt;br /&gt;Akulah si fakir yang membutuhkanMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi...&lt;br /&gt;Aku ingin benar-benar mencintaiMu&lt;br /&gt;Karena aku tahu&lt;br /&gt;Kau akan lebih mencintaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi...&lt;br /&gt;tersenyumlah&lt;br /&gt;untukku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budak fakir-Mu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-5967848584027600107?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/5967848584027600107/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=5967848584027600107' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/5967848584027600107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/5967848584027600107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/07/fakir-cinta-mu.html' title='&lt;strong&gt;Fakir cinta-Mu&lt;/strong&gt;'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-7810817705743251266</id><published>2008-07-13T10:36:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T16:31:38.431-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'></title><content type='html'>Aku selalu tak bisa meraba masa depan&lt;br /&gt;Aku terlalu takut tuk sekedar mendongak&lt;br /&gt;melihatnya&lt;br /&gt;merencanakannya&lt;br /&gt;apalagi membuat skenario itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu itu bukan kuasaku&lt;br /&gt;Aku percaya dengan Sang pemilik skenario itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi...&lt;br /&gt;Aku tahu&lt;br /&gt;BijakMu selalu mengiriku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-7810817705743251266?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/7810817705743251266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=7810817705743251266' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7810817705743251266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7810817705743251266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/07/aku-selalu-tak-bisa-meraba-masa-depan.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-897809074245879126</id><published>2008-07-02T12:03:00.000-07:00</published><updated>2008-07-02T12:17:13.117-07:00</updated><title type='text'>prestise???...menyebalkan!!!</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Ga Penting...!!!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar, seharusnya tak ada prestise dalam jabatan dan tak seharusnya ada perbedaan strata dalam kedudukan. Semua hanya tipuan karena semua hanya sebuah simbol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggap saja, itu hanya sebuah sebutan untuk memudahkan kita dalam penyebutannya. Anggap saja itu hanya sebuah identitas untuk menunjukkan kita seperti apa perannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sekali lagi, tanpa prestise...&lt;br /&gt;Ah...prestise...prestise...&lt;br /&gt;Menyebalkan...&lt;br /&gt;Seringkali hal itu mengecoh banyak orang.&lt;br /&gt;Kenapa semua seakan melejit dengannya?. Padahal, itu bukan haga mati dari sebuah kualitas, terlebih lagi di depan-Nya. Ah...memalukan!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa coba yang bisa di banggakan dengan sebuah posisi.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;its great&lt;/em&gt;...saat semua berjalan proporsional, saat niat itu tartata cantik untuk-Nya, dan saat semua tak ternodai dengan ambisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Allah yang tau...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-897809074245879126?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/897809074245879126/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=897809074245879126' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/897809074245879126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/897809074245879126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/07/prestisemenyebalkan.html' title='prestise???...menyebalkan!!!'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-753549352717942174</id><published>2008-06-08T05:17:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T16:40:28.726-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ceria'/><title type='text'></title><content type='html'>Sebenarnya banyak yang ingin ku tulis&lt;br /&gt;tapi tiba-tiba saja memori itu berlari&lt;br /&gt;bersembunyi dan terpendam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak bisa terkuak&lt;br /&gt;Tumpukan puingnya begitu kuat&lt;br /&gt;Sekedar menengokku saja enggan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah...&lt;br /&gt;Aku bosan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-753549352717942174?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/753549352717942174/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=753549352717942174' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/753549352717942174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/753549352717942174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/06/sebenarnya-banyak-yang-ingin-ku-tulis.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-9166931601089984556</id><published>2008-05-29T21:03:00.001-07:00</published><updated>2008-08-20T16:40:28.727-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ceria'/><title type='text'></title><content type='html'>Sebuah kebahagiaan yang tak bisa terbeli&lt;br /&gt;Terimakasih Tuhan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-9166931601089984556?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/9166931601089984556/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=9166931601089984556' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/9166931601089984556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/9166931601089984556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/05/sebuah-kebahagiaan-yang-tak-bisa.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-3278447978347370577</id><published>2008-05-05T14:39:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T16:40:28.727-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ceria'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hehehe...tahun ketiga ini aku mulai punya kebiasaan aneh...:D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap kali ngerasa belom tamam belajar, entah buat murajaah quran ato sekedar baca muqoror, yang selalu nyangkut di otak tuh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Seandainya masih ada waktu seminggu lagi, pasti tamam deh",&lt;/span&gt; (itu berlaku kalau waktu dah H-1). Beda lagi kalau dah mepet banget, dalam hitungan jam misalnya. Yang keluar pasti deh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Seandainya masih ada waktu sejam atau dua jam lagi, pasti tamam deh"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ugh...emang nggak ada puasnya!!! Dasar...:D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah yang parah, akhir-akhir ini. Quran berhasil menyulapku. Semua ku tinggalin demi dia. Sampai Muqoror sekalipun. Kelihatan nggak adil sih, tapi untungnya, jatah Muqoror dah di takjil sebelumnya, he3x.&lt;br /&gt;Selalu ngerasa belum tamam dan kurang waktu:(&lt;br /&gt;Alhasil...tiap malem (Kalo jam dah menunjukkan pukul 11 malem), ku setting jam HPku dua jam lebih awal (Nah...jadi masih jam 9 kan?, he3x). SUGESTI diri biar nggak ngantuk aja sih ceritanya, wekeke. Nah...nggak sampe situ aja. Biar sugestinya mempan, jam dinding yang selalu menemaniku sebelumnya aku tutup aja sama kain, biar nggak kelihatan (Ha3x, parah nggak seh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi...&lt;br /&gt;SUER, nggak akan berlaku sampai ujian nanti...&lt;br /&gt;Wah..bisa gawat kalo gitu&lt;br /&gt;bisa2, yang seharusnya dah jam masuk ujian, aku masih terlelap di rumah&lt;br /&gt;Ampuuuunnn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fiiiuuuhhhh...&lt;br /&gt;[regards]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-3278447978347370577?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/3278447978347370577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=3278447978347370577' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/3278447978347370577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/3278447978347370577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/05/hehehe.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-4284998228211884453</id><published>2008-05-02T14:22:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T14:40:59.856-07:00</updated><title type='text'>Mencoba mengingat atau sengaja melupakan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pas lagi nyantai, iseng2 aja aku ngobrol ma salah satu temenku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fiiuuhhh, cewek yang HP-nya super sibuk. Nggak pernah absen dari sms atau telpon meski cuma sehari. Yups, siapa lagi kalau bukan cowoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Wah...mabruk lah, kayaknya cowoknya perhatian banget yah?", candaku dengannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spontan aja aku ngomong gitu pas dia nyeletuk, kasih komentar tentang isi SMS yang di terimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Fiiiuuh...mau sholat pake di absen dulu mas mas", celetuknya tanpa sadar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;" Hehehe, bagus tuh.  Ngingetin ke Dia terus", kembali ku jawab asal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi satu jawaban dia yang sempet bikin aku terhenti untuk meneruskan komentarku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;" Iya sih Mit. Dia memang sering ngingetin aku buat belajar, puasa, ibadah, de el el. Tapi tanpa sadar, tarkadang justru dialah yang mengajakku untuk melupakanNya"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku hanya diam&lt;br /&gt;tercengang dengan kalimat yang baru saja keluar darinya&lt;br /&gt;Sederhana tapi sangat dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi...&lt;br /&gt;Jaga kami&lt;br /&gt;[regards]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-4284998228211884453?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/4284998228211884453/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=4284998228211884453' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4284998228211884453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4284998228211884453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/05/satt.html' title='Mencoba mengingat atau sengaja melupakan'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-4294772981845570803</id><published>2008-04-27T07:15:00.000-07:00</published><updated>2008-04-27T07:19:54.439-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Semua akan berjalan apa adanya&lt;br /&gt;Tanpa paksaan&lt;br /&gt;Apalagi&lt;br /&gt;tuntutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua akan mengalir&lt;br /&gt;Seperti arus air sungai&lt;br /&gt;Yang berlabuh pada muaranya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bebas&lt;br /&gt;dengan suasana surga&lt;br /&gt;Yang nyaman&lt;br /&gt;Dan kan cipta  satu makna&lt;br /&gt;CINTA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-4294772981845570803?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/4294772981845570803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=4294772981845570803' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4294772981845570803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4294772981845570803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/04/semua-akan-berjalan-apa-adanya-tanpa.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-1869516201320038079</id><published>2008-04-26T23:40:00.000-07:00</published><updated>2008-04-27T00:11:15.079-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selalu tak ada yang salah dengan "YAKIN"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hemm...satu kata yang selalu menjadi POWER bagiku.&lt;br /&gt;Sangat sederhana memang, namun tiap kali aku di hadapkan dengan satu masalah, Yakin selalu menjadi teman terbaikku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah takut untuk yakin, bagaimanapun keadaan kita. Saat ku merasa mulai jatuh dan kehilangan semuanya, saat itulah aku mulai meyakinkan diriku, bahwa AKU BISA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Mbak aku takut...aku benar-benar takut" &lt;/span&gt;, Suara itu terdengar begitu lirih seakan tangisannya pun ingin turut berbicara. Sejenak hatikupun merasakannya, karena akupun sedang mengalaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tak lama kemudian, suara itu berubah. Dengan tegar dan percaya diri dia bilang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Ah nggak!!! Kita harus yakin, insyaAllah semua akan baik-baik saja. Allah tahu kita sedang berproses kan mbak?",&lt;/span&gt; sebuah pertanyaan yang ku "iya" kan singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, aku selalu yakin, "Kita adalah apa yang kita pikirkan". Dan Tuhan akan mengamininya. Manusia hanya tinggal memikirkan dan melakukan sebuah proses yang berkualitas, bagaimanapun caranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah orang yang selalu tak berani berpekulasi untuk gagal, tapi aku juga bukan orang yang tak siap menerimanya. Aku adalah orang yang tak pernah berani untuk tak yakin dengan diriku, namun aku juga termasuk orang yang krisis kepercayaan diri. Aku adalah orang selalu takut untuk tidak berlari dan mengejar cita, namun aku juga orang yang sering takut untuk mencoba. Ah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YAKIN...YAKIN...YAKIN&lt;br /&gt;InsyaAllah, Dia kan menjawab keyakinan kita&lt;br /&gt;[regards]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-1869516201320038079?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/1869516201320038079/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=1869516201320038079' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1869516201320038079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1869516201320038079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/04/selalu-tak-ada-yang-salah-dengan-yakin.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-8904389399099456659</id><published>2008-04-26T02:42:00.000-07:00</published><updated>2008-04-26T02:58:25.842-07:00</updated><title type='text'>Proposal kecilku</title><content type='html'>Ya Rabb...&lt;br /&gt;Kau tak pernah memarahiku&lt;br /&gt;Kau tak pernah enggan memberiku&lt;br /&gt;Kau tak pernah meninggalkanku&lt;br /&gt;Kau tak pernah lupa menyapaku&lt;br /&gt;Kau tak pernah lelah bedialog denganku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau menyadarkan aku banyak hal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa aku:&lt;br /&gt;Sering terlupa oleh-Mu&lt;br /&gt;Sering terlena oleh pemberian-Mu&lt;br /&gt;Sering lelah berdialog dengan-Mu&lt;br /&gt;Sering lupa untuk sekedar berdzikir-menyapa-Mu&lt;br /&gt;Sering menjadi konsumen yang tak tahu diri, tuk sekedar berterimakasih pada-Mu&lt;br /&gt;Sering meminta banyak hal pada-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu:&lt;br /&gt;Apa yang telah ku lakukan untukMu?&lt;br /&gt;Bahkan sekedar mengucap kata Syukur, aku sering terlupa&lt;br /&gt;Maafkan aku Rabb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan:&lt;br /&gt;izinkan hamba yang tak tahu diri ini&lt;br /&gt;mengajukan satu proposal kecil pada-Mu&lt;br /&gt;"Jaga aku saat kau siap berkencan denganku"&lt;br /&gt;[Regards]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-8904389399099456659?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/8904389399099456659/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=8904389399099456659' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8904389399099456659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8904389399099456659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/04/proposal-kecilku.html' title='Proposal kecilku'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-7435000471640928615</id><published>2008-04-19T13:30:00.000-07:00</published><updated>2008-04-19T13:45:22.045-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selalu ada edisi sakit sebelum Ujian:(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamdulillah wa Hadza min fadhli Rabbi...:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kapan yah aku selalu KO menjelang ujian?. Ehmm...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yapz2...Sejak SD kelas Satu. Ibu selalu mengingatkanku, "Mit, sadar nggak kalo tiap kali menjelang Ujian, Mita pasti sakit", pertanyaan yang baru ku dengar setelah beberapa tahun aku mengalaminya. Tapi dengan senyum termanisya, Ibu tak pernah berhenti membuatku Yakin atas segalanya. "Nggak apa-apa ya Nduk, InsyaAllah pasti ada hikmahnya. Siapa tahu nanti gantinya, hasil ujian Mita bagus dan ilmunya bermanfaat, ya nggak?, sekali lagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;she always makes me feel, like i can do anything.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;My Mum is Amazing :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hemm...&lt;br /&gt;its OK...&lt;br /&gt;"Just Speedy Recovery ya Mit"&lt;br /&gt;Be Sure that Allah knows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GOODLUCK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-7435000471640928615?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/7435000471640928615/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=7435000471640928615' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7435000471640928615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7435000471640928615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/04/selalu-ada-edisi-sakit-sebelum-ujian.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-1656574539236982732</id><published>2008-04-19T05:49:00.000-07:00</published><updated>2008-04-19T05:52:17.613-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Kembali ke JUJUR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata memang menyenangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, satu hal yang pasti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JUJUR tak harus terngkap bukan:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-1656574539236982732?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/1656574539236982732/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=1656574539236982732' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1656574539236982732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1656574539236982732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/04/kembali-ke-jujur-ternyata-memang.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-2478660113990550708</id><published>2008-04-15T13:13:00.000-07:00</published><updated>2008-04-15T13:15:20.001-07:00</updated><title type='text'>LOKAKARYA 12-13 April 2008</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;LOKAKARYA 12-13 April 8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah gebrakan, ide cemerlang dari Bapak Dubes yang inisiatif, Abdurrahman Muhammad Fakhir. Muktamar dengan tema “Pola Pembinaan efektif untuk mendukung prestasi masisir” di adakan besar-besaran dengan menghadirkan lebih dari 50 stakes holder Indonesia ke Mesir dan berlokasi di gedung ACC (Azhar Conference Centre). Meskipun ada beberapa kontroversi sebelum pelaksanaan acara ini, baik yang menyangkut besarnya dana yang di keluarkan, ataupun sekedar implikasi dari ketakutan mereka jika nantinya Lokakarya hanya akan menjadi sebuah wacana dan event besar tanpa atsar signifikan. Namun terlepas dari itu semua, selalu tak ada yang salah dengan mencoba untuk menjadi lebih baik, apapun resikonya. Justru bukan sesuatu yang bijak ketika kita membiarkan sebuah masalah menjadi stagnan tanpa berpikir untuk melakukan perubahan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik apa yang di katakan oleh Bpk. Din Syamsuddin, ketua PP Muhammadiyah. A M Fakhir, “ini Dubes baru, dan ini baru Dubes”. Sepertinya Pak Din memang tidak salah menyebut beliau begitu. Bijak, cerdas, tegas serta performance yang ramah dengan tanpa menanggalkan wibawanya, membuat beliau layak mendapat sebutan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensinya (baca: Lokakarya) yang besar, tidak menghalangi beliau untuk tetap merealisasikan acara ini, sebab Lokakarya merupakan ajang menyatukan presepsi untuk mencari solusi serta aplikasi dengan langkah konkret yang di inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, ada beberapa hal yang sangat di sayangkan. Di antaranya, ketidak hadiran beberapa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;stakes holder&lt;/span&gt; penting pada acara inti, Sidang komisi dan Sidang Pleno. Nampaknya, kekhawatiran beberapa rekan mahasiswa sebelumnya, tidak bisa sepenuhnya di salahkan. Pertanyaan sederhana namun layak untuk di utarakan adalah, “Kemana mereka?” dan “Untuk apa mereka ke Mesir?”. Meskipun –seandainya- absen tersebut berhubungan dengan hajat Negara ataupun yang lainnya (baca: pribadi), mengingat urun ide mereka pun sangat penting disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Whatever,&lt;/span&gt; mufakat telah di capai. Satu harapan kita semua. Semoga Lokakarya benar-benar menjadi langkah awal untuk revolusi akbar Masisir serta tidak hanya menjadi sebuah catatan sejarah tanpa ada langkah konkret serta perubahan yang signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mulai dengan Bismillah…Bi Idznillah…Lillahita’ala…!!!&lt;br /&gt;Ya Allah…berikan yang terbaik untuk kami semua (Terutama para Masisir), amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 15 April 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-2478660113990550708?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/2478660113990550708/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=2478660113990550708' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2478660113990550708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2478660113990550708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/04/lokakarya-12-13-april-2008.html' title='LOKAKARYA 12-13 April 2008'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-9147753891503986820</id><published>2008-04-09T16:34:00.000-07:00</published><updated>2008-04-09T16:47:37.026-07:00</updated><title type='text'>Impian yang mana?</title><content type='html'>kata orang, semua berawal dari impian&lt;br /&gt;memang apa yang berawal dari impian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita?&lt;br /&gt;Masa Depan?&lt;br /&gt;Idealisme?&lt;br /&gt;Cinta?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermimpi yang bagaimana maksudnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mencoba untuk membentuk sebuah idealisme&lt;br /&gt;Pikiran seakan berjalan searah&lt;br /&gt;Semua seakan mulus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu tak ada dengan mencoba&lt;br /&gt;tapi satu hal yang tak boleh ternafikan&lt;br /&gt;KENYATAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah dia berjalan searah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahua'lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yakinlah...&lt;br /&gt;Tuhan selalu tahu apa yang terbaik untuk kita, his slave&lt;br /&gt;[regards]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-9147753891503986820?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/9147753891503986820/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=9147753891503986820' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/9147753891503986820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/9147753891503986820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/04/impian-yang-mana.html' title='Impian yang mana?'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-3538073487274677392</id><published>2008-04-01T03:42:00.000-07:00</published><updated>2008-04-01T04:30:09.357-07:00</updated><title type='text'>Hanya Ingin Bercerita Saja!</title><content type='html'>Aku sedang ingin bercerita&lt;br /&gt;Bercerita tentang apa dan siapa&lt;br /&gt;Bercerita tentang mengapa dan karena&lt;br /&gt;Bercerita tentang kapan dan dimana&lt;br /&gt;Bercerita tentang apapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku bingung&lt;br /&gt;Mulai dari mana&lt;br /&gt;Dari mana aku  harus memulai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak tahu apa yang harus ku ceritakan&lt;br /&gt;Yang ku ceritakan itu apa?&lt;br /&gt;Lalu aku harus cerita tentang apa?&lt;br /&gt;Ah...apa yah yang harus aku ceritakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan&lt;br /&gt;Akupun tak tahu harus bercerita tentang siapa&lt;br /&gt;Yang ku ceritakan itu siapa?&lt;br /&gt;Lalu aku harus cerita tentang siapa?&lt;br /&gt;Ah...siapa yah yang harus aku ceritakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu&lt;br /&gt;mengapa aku ingin bercerita&lt;br /&gt;Aku ingin bercerita, mengapa?&lt;br /&gt;Ah...aku tak tahu mengapa ku ingin bercerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm...&lt;br /&gt;Karena, aku ingin bercerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan aku bercerita&lt;br /&gt;Aku tak tahu kapan aku ingin bercerita&lt;br /&gt;yang aku inginkan&lt;br /&gt;hanya bercerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah...&lt;br /&gt;boleh lah dimana-mana&lt;br /&gt;tapi dimana aku boleh bercerita&lt;br /&gt;Yang pasti ku hanya ingin bercerita saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun&lt;br /&gt;yang ku cari hanya satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Pendengar&lt;br /&gt;[regards]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-3538073487274677392?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/3538073487274677392/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=3538073487274677392' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/3538073487274677392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/3538073487274677392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/04/hanya-ingin-bercerita-saja.html' title='Hanya Ingin Bercerita Saja!'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-4389444739248679463</id><published>2008-03-29T11:04:00.001-07:00</published><updated>2008-03-30T02:26:35.743-07:00</updated><title type='text'>Edisi FAREWELL for Sabiek</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sepertinya ini benar-benar malam terakhirku di Sabik :(.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hiks...its hard to say goodbye for...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;[1] My beloved Babah.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang super baik. Subhanallah...nemuin babah sebaik itu dimana lagi coba???. Nggak pernah resek, baik, percaya banget ma kita serumah, orangnya juga sabar. Kayaknya kita deh yang musti minta maaf banget ma beliau. Nggak tega waktu pamit mau ninggalin rumah. Dah banyak spekulasi plus mikir solusi n alternatif, kali aja nanti bakal bermasalah waktu izinnya. Takut nggak boleh lah, takut ta'min nggak balik lah', harus nyelesain akad mpe setahun lah ato de el el. Coz, yang bikin kita paranoid, cerita temen-temen yang pada nggak boleh tuan rumahnya ninggalin rumah, konsekuensi ta'min nggak balik plus disuruh bayar sisa bulan dari akadnya, GUBRAKKK...hiks, ampun deh!:).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ternyata, fiiuuuh...nggak seperti yang di bayangin. Belom apa-apa beliau malah yang minta maaf ma kita-kita. Takut kita yang nggak nyaman ma rumahnya, ato ada tetangga yang resek. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Subhanallah...:D&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bener-bener beloved Babah, &lt;em&gt;jazakumullah&lt;/em&gt;!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;(2) My Beloved n Sweetest home.&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R-9ZyzgHyHI/AAAAAAAAAIY/g4aQN43_UJc/s1600-h/Pic(190).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183460425479997554" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 225px; CURSOR: hand; HEIGHT: 162px" height="240" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R-9ZyzgHyHI/AAAAAAAAAIY/g4aQN43_UJc/s320/Pic(190).jpg" width="225" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Fiiuuuhh...My "Blue house"=&gt; "Rumah lorong"=&gt; "Asrama kedua" (buat temen-temen yang pada agaza), malisy lah...ga bisa agaza lagi disini. ASLI...enak banget tinggal disini. Banyak kenangan. Dari pertama susahnya cari rumah ma Najah dan temen-temen yang bantuin. Renovasi sebulan. Makan barengan satu nampan ma temen-temen serumah sampe jadi &lt;em&gt;basecam&lt;/em&gt; orang-orang. Wuih...seru deh pokoknya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hemm...anyway, makasih buat &lt;em&gt;blue house&lt;/em&gt; yang dah menjadi tempat ku mengukir banyak kisah cantik bareng temen-temen cantikku juga (weks...narsis). Makasih dah hampir satu setengah tahun menjadi surgaku di kairo. Makasih telah biarkanku tidur nyenyak. Dan makasih telah biarkanku nyaman.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Thanks for everything. &lt;em&gt;jazakallah!&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;(3) Ahmad, Babah Fatkhi and tumpangan internetnya.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Hemm...nyadar nggak kalo kalian dah jadi solusi Tuhan buat kita?. Saat kita serumah bingung harus cari media komunikasi termudah (Telpon n internet), kalian datang dengan kesediaan kalian. Dengan sikap &lt;em&gt;welcome &lt;/em&gt;kalian ke kita. Nganggep kita seperti anak kalian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maaf kalo kita sering terlambat bayar internet. (Males ke atas seh, :D). Tapi tanpa ada adegan marah-marah, malah kalian rela turun nyamperin buat ambil uangnya, he3x. Subhanallah...:).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dengan bantuan kalian, kita serumah jadi betah disini. Kita bisa belajar dari internet, kencan dengan mbah google, download lagu-lagu, nonton ato sekedar chating buat ngilangin stress. Ummm...its so nice. &lt;em&gt;Jazakumullah!&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;(4) Syarief =&gt; 'Kawafir'&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hemm...tetangga yang ramah n baik. Nggak pernah macem-macem. Suka bantuin kalo lampu kita mati (he3x). Nggak pernah telat senyum kalo lihat salah satu dari kita lewat depan tokonya. Makasih banget dah berbagi listrik ma kita. Kayaknya gara-gara itu juga, bayarnya jadi berkurang:D.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rabbuna yusahhil deh yah. Moga-moga rezekinya lancar buat Syarief. Tokonya laris:). Dan &lt;em&gt;jazakumullah!&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;(5) Tukang Ashir sabik&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R-9a5TgHyII/AAAAAAAAAIg/PZNgF-dl_7U/s1600-h/Pic(253).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183461636660775042" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 238px; CURSOR: hand; HEIGHT: 177px" height="240" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R-9a5TgHyII/AAAAAAAAAIg/PZNgF-dl_7U/s320/Pic(253).jpg" width="238" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hemm...nantinya aku nggak bakal sering ketemu kalian lagi deh kayaknya. Hiks...:(&lt;br /&gt;Tiap aku lewat. Kalian nggak pernah telat negor aku. Makasih banget. Meskipun seribu kali kalian nanya namaku sapa (gubrakkk...mesir2, nggak hapal2). Tapi senyum kalian tak pernah absen mengantar perjalananku, entah ke asyir ato yang laennya. Makasih yah...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R-9bujgHyJI/AAAAAAAAAIo/ROrPoYDDI_c/s1600-h/Pic(255).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183462551488809106" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 219px; CURSOR: hand; HEIGHT: 180px" height="240" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R-9bujgHyJI/AAAAAAAAAIo/ROrPoYDDI_c/s320/Pic(255).jpg" width="219" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalian paling seneng kalo lihat aku bawa buku, plus lihat aku lagi belajar di halaman toko kalian. Bis gitu, doa kalian nggak pernah telat buat aku. Aku selalu inget &lt;em&gt;"Ya Zahra, khalasti imtihan?". &lt;/em&gt;bis gitu, pasti bilang &lt;em&gt;"Rabbuna yunajih, rabbuna yusahhil". &lt;/em&gt;Sekilas do'a kalian memang sederhana. Tapi kalian nggak sadar, Allah mendengar ketulusan kalian, dan terbukti pada tahun keduaku kemarin. &lt;em&gt;Jazakumullah!&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(6) Ashraf =&gt; Salah satu personil Syabrowy&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;He3x, manusia penuh senyuman ini selalu bikin kita ketawa kalo dah mampir ke Syabrowy. gara-gara keseringan beli Tho'miyah bil Bidl, dia jadi hapal ma kita-kita. Tapi yang paling seru, dia paling nggak bisa ng'bedain aku sama Ook. Biar ratusan kali ketemu (weks, ratusan???:P), dia tetep aja bingung nentuin yang mana Laila (Ook-red), dan Zahra (Nama Mesirku:D). Hahaha...Asyraf yang lucu. Aku nggak tahu, bakal sesering apa aku ketemu ma dia nantinya. But its, ok. &lt;em&gt;I will be coming there anytime;).&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, terimakasih buat kalian semua.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalian telah menjadi bagian dari skenario cantik Tuhan untukku:)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;jazakumullah...!&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;[regards]&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;* &lt;em&gt;Last moment in My beloved Blue house. 21.30&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Sengaja ku tulis edisi FAREWELL, sekedar membuat sejarah. Agar kisahku tak terlupakan:).&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-4389444739248679463?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/4389444739248679463/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=4389444739248679463' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4389444739248679463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4389444739248679463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/edisi-farewell-for-sabiek.html' title='Edisi FAREWELL for Sabiek'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R-9ZyzgHyHI/AAAAAAAAAIY/g4aQN43_UJc/s72-c/Pic(190).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-7062214967701356747</id><published>2008-03-29T10:57:00.000-07:00</published><updated>2008-03-29T12:44:53.877-07:00</updated><title type='text'>Naskh dalam al-Qur'an</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Membincang Legalisasi, relevansi serta eksistensi teks eliminatif&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn1" name="_ftnref1"&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Tela’ah kritis ulama-ulama kontemporer)&lt;br /&gt;Oleh: Maramita elfani&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn2" name="_ftnref2"&gt;[2]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prolog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Tidaklah Kami hapus (naskh) suatu ayat atau melupakannya, kecuali Kami datangkan yang lebih baik dari sejenisnya. Tidaklah engkau tahu bahwa sesungguhnya Allah kuasa atas segala sesuatu”. (QS 2: 106)&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Nasikh Mansukh, salah satu cabang ilmu-ilmu al-Qur’an yang menuai banyak kontroversi dari pelbagai kalangan, baik dari para jurisprudent atau pemikir-pemikir keislaman lainnya. Sebuah terma yang sampai saat ini masih hangat untuk di perbincangkan, bahkan sesuai dengan perkembangannya, semakin banyak polemik yang muncul berkaitan dengan terma nasikh mansukh itu sendiri, terutama yang menyangkut eksistensi ayat al-Qur’an yang di nyatakan terhapus oleh beberapa kalangan muwafiqin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak akan ada yang menyangkal jika dikatakan bahwa al-Qur’an merupakan kitab kamil dan komphrehensif. Al-Qur’an bukan sesuatu yang kontroversial. Nilai sakralitasnya pun tampak jelas. Jika selama ini kita temui berbagai masalah yang berkaitan dengan al-Qur’an, baik dalam interpretasi atau media interpretasinya (Baca: Cabang-cabang Ilmu al-Qur’an), maka sebenarnya itu hanyalah hasil olahan para subyek pengkajinya yang mempunyai inklinasi world view yang berbeda saja, sehingga memunculkan pemikiran yang berbeda pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur’an merupakan literatur sejarah, dengan tanpa menanggalkan nilai sakralnya sebagai wahyu dan kalam ilahi. Tentu saja, karena sebagian esensi hukum atau doktrin-doktrin agama, serta mashlahah terkemas cantik dalam bingkisan histori yang terangkai rapi di dalamnya. Dalam hal ini, asbab al-nuzul mempunyai peran penting dalam pengkajiannya, yang juga merupakan starting point dalam pembahasan terma Nasikh Mansukh. Seperti halnya yang di ungkapkan Nasr hamid Abu Zayd dalam karya monumentalnya Mafhum al-Nash, bahwa nasikh mansukh sangat berkait kelindan dengan pemahaman atau pengetahuan tentang asbab al-nuzul serta tartib al-ayat, meskipun dalam pelacakannya bukan merupakan sesuatu yang mudah, sehingga terkadang untuk menentukan jumlah ayat nasikh (yang menghapus) dan mansukh (yang di hapus) kerap mengalami kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya, muncul berbagai polemik yang sepertinya tidak ada titik final sebagai konklusi. Diantaranya, legalisasi Nasikh Mansukh itu sendiri, yang mana telah jamak kita ketahui, tidak semua ulama sepakat dengan adanya terma ini. Kemudian ketika kita melihat Nasikh Mansukh sebagai proses eliminasi atau penghapusan ayat serta hukum dalam al-Qur’an, maka tidak menutup kemungkinan akan muncul vonis negatif –Tuhan tidak konsisten atau “plin-plan”- terhadap Allah SWT, sebagai subyek dari tindak pemberhentian masa berlakunya hukum bagi mukalaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tidak memperbanyak bahasan normatif, penulis akan mencoba untuk masuk pada bahasan polemik yang muncul berkaitan dengan nasikh mansukh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Definisi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara etimologi, kata tersebut dipakai dalam beberapa arti, antara lain pembatalan, penghapusan atau eliminasi, pemindahan dari satu wadah ke wadah lain, pengubahan, dan sebagainya. Sesuatu yang membatalkan, menghapus, memindahkan, dan sebagainya, dinamai nasikh. Sedangkan yang dibatalkan, dihapus, dipindahkan, dan sebagainya, dinamai mansukh.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn3" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn3" name="_ftnref3"&gt;[3]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam segi terminologi, ternyata interpretasi ulama berbeda-beda antara ulama mutaqaddimin dan muta’akhirin. Cakupan makna yang di usung ulama mutaqadimin, di antaranya Pembatalan hukum yang di tetapkan terdahulu oleh hukum yang di tetapkan kemudian, pengecualian hukum yang bersifat umum (‘am) oleh hukum yang lebih khusus yang datang setelahnya (Khas), bayan atau penjelasan yang datang kemudian terhadap hukum yang bersifat samar, ataupun penetapan syarat terhadap hukum terdahulu yang belum bersyarat Pada intinya, ulama mutaqadimin mengusung makna naskh secara luas, yaitu tidak terbatas pada berakhirnya atau terhapusnya suatu hukum, disebabkan adanya hukum baru yang di tetapkan. Namun, interpretasi naskh yang di usung oleh mereka juga menyangkut hukum yang bersifat pembatasan atau pengkhususan bahkan pengecualian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan cakupan makna yang di katakan oleh para ulama muta’akhirin. Jika memperhatikan interpretasi ulama mutaqadimin, maka hal ini akan berujung pada sebuah kerancuan antara makna naskh, takhsis, qayad istisna’ bahkan bada’. Padahal, antara naskh dan yang tersebut di atas mempunyai perbedaan yang mendasar. Naskh dengan takhsis misalnya. Letak perbedaan antara keduanya ada pada “pembatalan”. Jika Naskh merupakan proses eliminasi suatu hukum oleh hukum yang datang setelahnya. Maka Takhsis hanyalah sebuah spesifikasi hukum tanpa menanggalkan eksistensi ayat sebelumnya. Atau naskh dengan bada’. Letak perbedaan antara keduanya ada pada “pengetahuan” sang subyek atas obyek (Nasikh Mansukh). Karena, Bada’ merupakan proses peniadaan hukum dengan tanpa adanya faktor kesengajaan, atau dengan kata lain, sang subjek belum mengetahui akan adanya penghapusan hukum tersebut. Oleh karenanya, para ulama muta’akhirin mempersempit cakupan makna naskh dengan mendefinisikannya sebagai amandemen sebuah ketentuan hukum atau berakhirnya masa berlakunya ketentuan hukum oleh hukum yang datang kemudian.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn4" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn4" name="_ftnref4"&gt;[4]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan konsep yang di usung Muhammad Syahrour. Agaknya dia sependapat dengan tokoh kontroversial kita, Nasr Hamid Abu Zayd. Dengan mengatakan bahwa, sejatinya naskh adalah sebuah penangguhan hukum, bukan amandemen ayat secara mutlak. Dari sini, nampak penolakan Syahrour terhadap konsep yang di gagas oleh ulama-ulama konvensional.&lt;br /&gt;Starting point terma Naskh&lt;br /&gt;Tentunya dalam hal ini, kita harus membedakan antara gerak kultural nasikh mansukh dengan termanya. Sejatinya, terma nasikh mansukh muncul pasca kenabian, sedangkan gerak kultural dari terma ini ada sejak zaman kenabian itu sendiri. Ada beberapa hal yang menyebabkan terbentuknya sebuah konsep yang dianggap begitu problematik oleh sebagian kalangan. Dalam konsep nasikh mansukh, para ulama berpegang pada dua teks; Makkiyyah yang bersifat universal di sandingkan dengan teks Madaniyyah yang partikular. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lalu yang menjadi starting point munculnya terma abrogasi ini adalah adanya asumsi kontradiksi ayat oleh orang-orang Makkah. Dan esensi ayat yang tidak sama itu seakan mengakibatkan kebingungan dari para ulama dalam aplikasinya. Ironisnya, tuduhan-tuduhan semacam itu (baca: kontradiksi) memunculkan stigma negatif tentang Nabi Muhammad Saw, yang beliau adalah seorang pembohong. Namun, sebenarnya ungkapan seperti itu muncul akibat bias subyektifitas mereka. Seperti halnya, ketika membincang alasan keberatan mereka atas di anulirnya teks riba yang merupakan kebiasaan orang-orang jahily dulu. Tentu saja hal ini mecuatkan respon negatif dari orang-orang Yahudi, mengingat riba merupakan sumber kekuasaan mereka atas gerak masyarakat. Maka tak heran ketika ada teks yang sama, yang menjanjikan balasan kebajikan hingga tujuh puluh kali lipat oleh Allah, muncul pulalah sebuah ungkapan yang seakan-akan menyudutkan-Nya, “Kami heran dengan Tuhan Muhammad, bagaimana Dia mengharamkan riba dan memberikannya kepada kami”. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga, ketika ada instruksi Allah tentang perubahan arah kiblat ke Ka’bah yang sebelumnya berporos pada baitul Maqdis. Sekali lagi orang-orang Yahudi tidak setuju dengan hal ini, salah satu motif mereka adalah arogansi Yahudi dalam asumsinya bahwa dengan menghadapnya masyarakat ke arah bait al-Maqdis, berarti mereka telah mengekor orang-orang Yahudi.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn5" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn5" name="_ftnref5"&gt;[5]&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam menentukan nasikh dan mansukh. Diantaranya adalah dengan memperhatikan kronologi turunnya al-Qur’an. Sebab, nasikh mansukh erat kaitannya dengan asbab al-nuzul, terutama dalam menentukan mana ayat yang berperan sebagai eliminator (yang lebih akhir turun) dan mana ayat yang di nyatakan teranulir (yang turun sebelumnya). Dan tentunya, ayat-ayat yang di ambil mempunyai gejala kontradiksi yang mana tidak mungkin adanya penggabungan antara keduanya. Kemudian, para ulama juga mengatakan bahwa area naskh hanya sebatas pada ayat-ayat yang merujuk pada perintah atau larangan saja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menelisik lebih jauh tentang terma ini. Kita akan di hadapkan kepada beberapa polemik panjang, yang memperlihatkan begitu besarnya nilai kontroversial terma ini, yang mana berbanding seimbang dengan pemikiran subjektif setiap ulama yang mengusung pendapatnya masing-masing. Diantaranya, perdebatan seputar Legalisasi naskh ayat al-Qur’an yang mana disini mempunyai keterkaitan dengan nilai relevansi ayat-ayat yang oleh sebagian ulama di nyatakan teranulir. Selain itu, masalah yang berhubungan dengan salah satu pola Naskh, yaitu amandemen ayat al-Qur’an oleh Sunnah. Lalu, terlepas dari distorsi pemikiran yang telah berkembang, eksistensi teks al-Qur’an pun turut menjadi sebuah pertanyaan dalam wacana khazanah keislaman.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Legalisasi naskh; Problematika polemis&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua ulama mengamini legalisasi Nasikh Mansukh. Terlebih ulama-ulama kontemporer yang notabene lebih banyak berperan dalam proses liberalisasi al-Qur’an. Dalam hal ini, penulis akan memetakan menjadi tiga kelompok. Pertama, Kelompok yang berpendapat tentang kemutlakan adanya Nasikh mansukh dalam al-Qur’an. Umumnya pendapat ini di pegang oleh ulama-ulama klasik, para ulama ushuluyyin serta teolog-teolog Islam, baik dari kalangan Asy’ary ataupun Mu’tazilah. Sebut saja, Imam empat madzhab, Syeikh Ali Jum’ah, al-Ghozali, al-Baqilani, Ibn al-katsir dan lain-lain.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Surat al-Baqarah 106, “Kami tidak me-naskh-kan satu ayat atau Kami menjadikan manusia lupa kepadanya kecuali Kami mendatangkan yang lebih baik darinya atau yang sebanding. Apakah Kamu tidak mengetahui sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu”, merupakan salah satu dalil naqli untuk menjustifikasi pendapat mereka. Mereka menarik ayat yang di yakini sebagai prinsip dasar, dengan interpretasi “ayat” yang merupakan ketentuan-ketentuan hukum.&lt;br /&gt;Mereka menganggap tak ada alasan logis untuk menafikan adanya naskh-mansukh dalam al-Qur’an. Secara nalar, bukan sesuatu yang aneh dan mustahil saat kita mengatakan bahwa Allah Swt mengamandemen ayat-ayat yang di turunkannya. Pergantian syariat atau hukum yang menjadi landasan bagi manusia, justru menunjukkan elastisitas implementasi substansi yang di usung, karena di sesuaikan dengan dhuruf yang ada saat ayat itu berlaku. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan ini senada dengan apa yang diutarakan oleh Ibn Katsir dalam kitabnya tafsir al-Qur’an al Adzim, ketika mengcounter orang-orang Yahudi yang bersikeras ingin mempertahankan ajaran-ajarannya, dengan dalih sebuah kemustahilan jika Allah Swt menganulir hukum-hukum yang telah di tetapkan dalam Taurat. Beliau mengatakan, "Tidak ada alasan yang menunjukkan kemustahilan adanya naskh atau pembatalan dalam hukum-hukum Allah, karena Dia (Tuhan) menetapkan hukum sesuai kehendak-Nya dan melakukan apa saja yang diinginkanNya."&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn6" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn6" name="_ftnref6"&gt;[6]&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kedua, kelompok yang menolak adanya Nash secara Mutlak. Diantaranya, Abu Muslim al-Asyfihani, Muhammad Abduh, Muhammad Abid al-jabiry, Abdul Muta’al Muhammad al-Jabiry, dan lain-lain. Kelompok ini secara frontal membalikkan alasan yang dikemukakan oleh para pendukung naskh (baca: kelompok pertama). Jika para ulama (pendukung naskh) berpendapat bahwa nalar tidak melarang adanya naskh Mansukh dalam al-Qur’an, maka sebaliknya. Seperti yang di kemukakan oleh Abdul Muta’al Muhammad al-Jabiry dalam bukunya La Naskha fi al-Qur’an, limadza?, bahwa sesuatu yang rasional tidak selalu mengindikasikan kepada hal-hal yang bersifat konkret. Pun dalam hal ini, meski secara nalar tak ada yang menghalangi adanya naskh dalam al-Qur’an, namun juga tidak mengharuskan adanya wujud konkret (al-wujud al-fi’ly) nya.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn7" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn7" name="_ftnref7"&gt;[7]&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebab lain munculnya pro dan kontra ini adalah, perbedaan interpretasi pada lafadz “ayat” dalam surat al-Baqarah 106. Jika ulama klasik menginterpretasikan kata “ayat” sebagai nash atau ayat al-Qur’an itu sendiri. Berbeda dengan makna yang di usung oleh ulama-ulama kontemporer yang masuk pada klasifikasi kedua ini. Seperti Muhammad Abid al-Jabiry dan Muhyiddin Abu Bakar ibn Araby yang di amini oleh Muhammad Abduh, lafadz “ayat” yang di maksud adalah mu’jizat. Sehingga makna yang di hasilkan adalah penghapusan mu’jizat dengan adanya mu’jizat yang muncul setelahnya. Dan itu merupakan salah satu gerak kultural dan natural. Seperti saat lenyapnya malam karena adanya siang, ataupun sebaliknya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan interpretasi yang di gagas oleh Abdul Muta’al Muhammad al-Jabiry dalam penolakannya terhadap Nasikh mansukh. “Ayat” disini di artikan sebagai syari’at. Sehingga, Naskh yang di maksud adalah Naskh syari’at terdahulu dengan syari’at Nabi Muhammad Saw yang notabene lebih sempurna dan relevan fi kulli zaman wa al-makan. Jadi, jika dikatakan ada naskh dalam al-Qur’an maka itu adalah pendapat batil.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dan kelompok yang terakhir adalah kelompok yang mengamini terma ini, hanya saja dengan konsep yang berbeda dengan apa yang di utarakan oleh ulama konvensional. Atau mungkin dengan redaksi lain, yaitu kelompok yang menolak naskh tidak secara mutlak, namun menawarkan konsep baru. Sebut saja, Muhammad Syahrour atau Nasr Hamid Abu zayd. Jika konsep yang di usung oleh para ulama klasik adalah sebuah amandemen ayat-ayat al-Qur’an dengan ayat yang turun setelahnya, maka konsep dasar yang di pake oleh kelompok ini adalah, naskh dengan makna “penangguhan” hukum. Yang mana hal ini mempunyai keterkaitan yang erat dengan relevansi ayat-ayat yang di nyatakan teranulir oleh sebagian ulama. Pasalnya, menurut mereka, sebenarnya tidak ada ayat al-Qur’an yang teramandemen. Maka, ayat-ayat yang di nyatakan mansukh oleh sebagian kalangan, secara otomatis akan bisa di tarik kembali untuk di aplikasikan lagi. Masing-masing mempunyai area sendiri. Maka, saat ayat-ayat tersebut di pandang perlu dan sesuai dengan kondisi yang ada, maka penarikan kembali ayat-ayat itu akan mendapat legitimasi pula. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing kelompok mempunyai landasan yang cukup rasional dalam menuangkan pendapat mereka. Namun, inklinasi subjektif penulis lebih kepada pendapat ketiga yang menginterpretasikan kata naskh dengan penangguhan. Dengan memperhatikan salah satu fungsi naskh –seperti yang di ungkapkan Nasr hamid Abu Zayd dalam kitabnya Mafhum al Nash- sebagai penahapan dalam tasyri’ dan pemberian kemudahan, maka tidak di sangsikan bahwa tetap di tampilkannya teks-teks mansukh oleh realitas, apabila kondisi yang di hadapi kembali pada keadaan semula, sehingga mendukung dalam aplikasi teks tersebut. Namun, tentu saja penulis tidak mengamini begitu saja pendapat ini, sebab ada sebuah kekhawatiran yang masuk list pertimbangan. Dengan legitimasi pendapat ketiga, di khawatirkan akan muncul sebuah paradigma praktis yang tentu saja implikasinya ada pada aplikasi teks secara sembarangan. Dengan dalih elastisitas hukum Islam, akan berpengaruh kepada nilai sakralitas al-Qur’an yang kemudian menjadi tercabik. Sebab, tidak menutup kemungkinan aplikasi itu hanya sebagai justifikasi sederhana dari sebuah tindakan tanpa memperhatikan urgensitas reaplikasi. Tapi di sisi lain, tak ada yang salah dalam reaplikasi ayat saat hal itu benar-benar di butuhkan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Al-Qur’an vs al-Sunnah&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Telah maklum, bahwa di antara empat mashadir al-ahkam dalam Islam, yang mendapat porsi naskh hanya ada dua, yaitu al-Qur’an dan al-Sunnah –khususnya bagi para pendukung Naskh-. Ada empat klasifikasi, yaitu (1) Naskh al-Qur’an dengan al-Qur’an. (2) Naskh al-Sunnah dengan al-Sunnah. (3) Naskh al-Sunnah dengan al-Qur’an (4) Naskh al-Qur’an dengan al-Sunnah. Untuk poin I, 2, 3 , sepertinya kita tidak perlu membahas lebih jauh lagi. Karena para ulama pun telah sepakat dalam legitimasinya. Yang menjadi perdebatan adalah poin terakhir. Ketika al-Qur’an di hadapkan dengan Sunnah, yang mana Sunnah berposisi sebagai eleminator. Maka mengiringi perdebatan legalisasi naskh itu sendiri, masalah ini pun turut meramaikan polemik seputar naskh.&lt;br /&gt;Pro dan kontra meramaikan perdebatan ini. Di antara ulama yang melegitimasi naskh al-Qur’an dengan sunnah adalah Imam Malik, Abu hanifah dan para teolog baik Asy’ary ataupun Mu’tazilah. Sekali lagi, alasan yang di kemukakan menyangkut rasionalitas realisasinya. Secara rasio tidak ada yang menghalangi legalisasi sunnah menganulir hukum dalam al-Qur’an. Selain itu, mereka menganggap keduanya merupakan satu dalam wahyu. Seperti yang tertuang dalam al-Qur’an bahwa apa yang keluar dari Nabi merupakan wahyu “Dan tiadalah yang di ucapkannya itu (al-Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya, ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)” (QS 53:2, 3).&lt;br /&gt;Lain halnya dengan ulama yang melarang adanya naskh al-Qur’an dengan sunnah. Misalnya, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad. Statemen Allah Swt kepada Nabi yang termaktub dalam surat al-Nahl 44 “Dan kami turunkan kepadamu al-Qur’an agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka”, menjadi salah satu hujjah mereka. Menurut mereka, ayat ini sudah cukup jelas menegaskan tugas serta fungsi Nabi sebagai interpreter al-Qur’an saja, bukan sebagai eliminator. Di samping itu, mereka menempatkan posisi sunnah sebagai far’un (baca: cabang) yang mana di tetapkan oleh asl (baca: al-Qur’an) tentang kehujjahannya. Dan tentu saja, mustahil Far’un menganulir Asl.&lt;br /&gt;Yang menarik disini, adanya tarik-menarik ayat yang di gunakan sebagai dalil. Jika sebelumnya surat al-baqarah 106 di gunakan untuk menjustifikasi mereka yang mengingkari naskh secara mutlak. Di sisi lain, ayat ini juga berperan penting dalam memperkuat pendapat yang mengingkari adanya naskh al-Qur’an dengan sunnah. Bisa kita lihat dari penafsiran mereka dalam lafadz-lafadznya. “Ayat mana saja yang kami nasakhkan, atau kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, kami datangkan yang lebih baik dari padanya atau yang sebanding dengannya”, dengan kata kunci “lebih baik”, ide-ide penolakan itu muncul. Sebab, secara umum telah mafhum bahwa sunnah tidak lebih baik, bahkan untuk sekedar berjejer pada barisan yang sama dengan al-Qur’an. Kemudian “kami datangkan” pun ikut andil disini. Lafadz ini merupakan sebuah penegasan atas subjek yang berhak menaskh, yang dalam hal ini adalah Allah Swt. Terlebih jika kita membumikan aksi redefinisi sunnah oleh Syahrour, yang mana sunnah hanya diartikan sebagai peran nabi dalam mentransformasikan ajaran “mutlak” menuju ajaran “nisbi” sesuai tuntutan-tuntutan sosio-religius abad ke-7 M.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hujjah mereka memang terkemas apik pada zona masing-masing. Hanya saja, sedikit menyimpulkan bahwa sebenarnya tidak ada alasan yang cukup prinsipil untuk menafikan peran sunnah dalam proses abrogasi al-Qur’an. Sebab sunnah yang mengamandemen al-Qur’an juga mempunyai identitas penting, yaitu mutawatir. Selain itu, jika di kembalikan kepada definisi sunnah yang di kemas oleh ulama klasik, yang merupakan semua perkataan, perbuatan, dan ketetapannya. Maka, bisa dikatakan Sunnah pun mempunyai porsi sebagai hujjah, bahkan sebagai pihak yang menganulir teks. Meski, dengan pembacaan sederhana, sangat mustahil jika anak buah mengambil atau turut menentukan kebijakan yang di ambil sang pimpinan. Namun, dalam masalah ini, kita tidak bisa menafikan substansi yang di usung oleh sunnah itu sendiri. Secara konkret bisa kita lihat dari beberapa potongan ayat tentang wasiat, klasifikasi halal dan haram untuk bangkai, dan lain sebagainya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam potongan surat al-baqarah 240 “hendaklah berwasiat untuk istri-istrinya”, telah di nyatakan mansukh oleh Sunnah Nabi “Tidak ada wasiat bagi ahli waris”. Dengan pembacaan sederhana juga, substansi yang terkemas dalam Sunnah ini memang aplikatif. Dan telah menjadi kesepakatan bahwa hukum wasiat yang berlaku saat ini senada dengan yang di jelaskan dalam Sunnah. Pun dalam masalah klasifikasi bangkai yang di haramkan misalnya. Dalam al-Qur’an surat al-Maidah 3 “Di haramkan bagi kamu (memakan) bangkai, darah…”. Secara literal, bangkai dan darah akan mencakup semua jenis. Sunnah datang untuk menjelaskan serta menganulir teks tersebut, dengan redaksi yang menunjukkan bahwa ada dua bangkai yang di haramkan, yaitu Ikan dan Belalang. Sama halnya yang terjadi pada redaksi darah dalam ayat ini. Oleh sunnah di jelaskan, ada dua darah yang di halalkan, hati dan limpa.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn8" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn8" name="_ftnref8"&gt;[8]&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dari substansi aplikatif disana, bisa di simpulkan kemungkinan Sunnah menasakh teks. Sebab, sekali lagi, keduanya sama dan satu dalam wahyu. Jika yang di permasalahkan adalah siapa pelaku dari naskh itu. Maka sebenarnya, ketika sunnah mulai mencoba mengotak-atik al-Qur’an, maka inipun merupakan indikasi dari tindakan Allah Swt. Hanya saja, mungkin yang perlu di perhatikan adalah kredibiltas dari hadits tersebut. Bukan berarti dengan legitimasi ini, bisa semena-mena mengambil sunnah yang masih di pertanyakan identitasnya. Selain itu, sunnah bukan bersumber dari tendensi pribadi dan subyektif Nabi, sebab ada esensi lain yang melekat disana. Di antaranya, relevansi sunnah itu sendiri dengan tuntutan kultural. Hal ini di amini oleh Nasr Hamid Abu Zayd dalam statemennya bahwa, al-Qur’an dan sunnah merupakan dua teks agama yang mempunyai beberapa hal yang membuat sunnah masuk pada strata di bawah al-Qur’an. Namun, mengesampingkan sunnah dalam interaksinya dengan al-Qur’an, maka itu berarti mengabaikan sisi penting dalam pemahaman sebuah teks. Karena penyetaraan antara al-Qur’an dengan sunnah tidak lebih bahaya dari mengesampingkan sunnah secara mutlak.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn9" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn9" name="_ftnref9"&gt;[9]&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sebuah telisik eksistensi teks sakral&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kembali menelisik tentang terma ini, kita akan di hadapkan dengan sebuah pertanyaan tentang eksistensi teks al-Qur’an. Kita mengenal pola-pola naskh. Diantaranya, naskh teks tanpa hukum, naskh hukum tanpa teks dan naskh keduanya. Dari ketiga pola diatas, yang tidak menuai argumentasi dari pihak manapun (baca: pendukung naskh) tentang kesesuaiannya dengan konsep naskh, ada pada pola kedua. Hanya saja, mungkin akan muncul sebuah stigma, bahwa teks yang tertinggal hanya akan menjadi sebuah teks bisu tanpa faedah, selain sebagai pengingat akan anugerah Allah Swt dan pahala bagi yang membacanya saja. Pola seperti ini bisa kita temukan dalam 63 surat dalam al-Qur’an. Salah satu contoh adalah ayat tentang Iddah dalam surat al-Baqarah 234 dan 240. Namun, mungkin satu hal yang perlu kita perhatikan. Seharusnya, manusia berusaha berfikir cerdas dan sebagai salah satu bentuk positif thinking kita kepada-Nya, dengan melihat hikmah dari itu semua. Dengan tetap di munculkannya teks itu, Allah Swt menunjukkan satu hal yang sangat penting bagi manusia, yaitu sebuah proses. Sebagaimana yang terjadi dalam penahapan hukum sebagai upaya dispensasi Tuhan untuk manusia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk pola pertama dan ketiga, ada beberapa hal yang memunculkan sebuah argumentasi skeptis. Yang mungkin saja itu adalah sebuah kekhawatiran adanya dugaan rearrangement teks setelah wafatnya Nabi. Seperti ayat susuan yang menjadi barometer vonis muhrim (yang termasuk dalam pola ketiga). Yang mana statemen itu muncul dari seorang Aisyah ra, yang justru menjadi sebuah boomerang dengan identitasnya sebgai hadits Ahad. Dan itulah salah satu faktor yang mendukung sikap skeptis namun tidak apatis dari ulama. Pasalnya, di dalam al-Qur’an tidak ada teks khusus yang mengungkap limit susuan untuk menetapkan hukum muhrim. Pun dalam pola pertama. Seperti ayat tentang zina dalam al-Qur’an, yang mana sebatas menyinggung antara pezina laki-laki dan perempuan saja, tanpa menyebutkan pernikahan sebagai label dalam menentukan hukuman yang akan di terima, yaitu antara cambuk dan rajam. Dan di sisi lain, hadits yang di riwayatkan dari Umar tentang statemen yang di adopsi dari Zayd bin tsabit, ketika hendak menulis mushaf menyatakan tentang status pelaku zina dan hukumannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Agaknya pengaruh kedua pola ini memang sedikit mengkhawatirkan. Dimana posisi teks yang tidak ada wujud konkretnya selalu di pertanyakan, baik itu orisinalitasnya ataupun tendensi yang di inginkan dalam penghapusan teks-teks tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mashlahah; identitas utama Naskh&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya, kemashlahatan layak menjadi identitas utama dari naskh. Dan tentu saja hal ini sangat berkait dengan fakta historis gradualitas turunnya al-Qur’an. Mengingat, sebagian besar dari ayat al-Qur’an turun dalam konteks historis yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah jamak kita ketahui, bahwa naskh merupakan salah satu bukti adanya sebuah dialektika antara teks dan realita. Teks hanya akan menjadi sebuah teks bisu jika tidak mempunyai sifat aplikatif. Maka seiring dengan adanya perubahan kondisi sosio-kultural manusia, maka seakan menjadi sebuah keniscayaan adanya perubahan hukum teks yang menjadi pedoman kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hikmah yang bisa kita ambil dengan adanya nasikh mansukh. Dalam Syari’at agama misalnya. Seperti kita ketahui, bahwa syari’at terakhir yang telah menasikh syari’at yang di usung oleh para Nabi sebelumnya, merupakan syari’at yang komprehensif dan paling kamil. Substansi yang di bawa oleh Nabi Muhammad Saw telah merangkum semua yang ada pada syari’at sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah memberikan sebuah dispensasi (takhfif) kepada manusia melalui konsep ini. Mengingat masa transisi histori berpengaruh besar pada perjalanan teks agama, untuk menjadi sebuah pedoman yang ideal dan shalih lukilli zaman wa al-makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Maraghi menjelaskan hikmah adanya naskh dengan menyatakan bahwa: "Hukum-hukum tidak diundangkan kecuali untuk kemaslahatan manusia dan hal ini berubah atau berbeda akibat perbedaan waktu dan tempat, sehingga apabila ada satu hukum yang diundangkan pada suatu waktu karena adanya kebutuhan yang mendesak (ketika itu) kemudian kebutuhan tersebut berakhir, maka merupakan suatu tindakan bijaksana apabila ia di-naskh (dibatalkan) dan diganti dengan hukum yang sesuai dengan waktu, sehingga dengan demikian ia menjadi lebih baik dari hukum semula atau sama dari segi manfaatnya untuk hamba-hamba Allah."&lt;a name="r155"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn10" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn10" name="_ftnref10"&gt;[10]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski ada beberapa ulama yang tidak sependapat dengan konsep yang di ungkapkan ulama klasik seperti al-Maraghi, yang mana Naskh merupakan proses pendeletan hukum atau teks. Katakan saja Muhammad Syahrour atau Nasr Hamid Abu Zayd. Dengan konsep dasar bahwa naskh merupakan sebuah “penangguhan” hukum, yang di maksudkan adanya penahapan dalam syariat, sehingga disini kita tidak bisa semena-mena menafikan hukum-hukum atau teks-teks yang di nyatakan mansukh begitu saja. Namun, Sebenarnya semua mempunyai tendensi utama, dan semua akan berujung pada satu hal yaitu mashlahah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Epilog&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam aplikasinya, dialektika antara teks dan realita merupakan satu hal yang urgen. Karena dari sini kita bisa melihat bagaimana elastisnya implementasi teks-teks yang identik dengan sakralitasnya. Naskh, merupakan sebuah terma polemis, yang oleh sebagian kalangan dipandang mampu merepresentasikan substansi al-Qur’an yang membumi. Meski berbagai argumentasi di lontarkan sesuai dengan peta pemikiran masing-masing, baik menyangkut legalisasinya, perbedaan konsep yang di usung oleh masing-masing pihak ataupun eksistensi teks agama tersebut. Namun di sisi lain, hanya ada satu tendensi disana, yaitu mashlahah. Sebab, disanalah eksistensi serta fungsi teks akan nampak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seperti yang telah di singgung sebelumnya. Naskh bisa di ibaratkan sebagai sebuah proses menuju kesempurnaan. Sebuah pendewasaan. Dan sebuah indikasi dari bijaknya keputusan Tuhan bagi manusia. Yang tentu saja, implikasinya adalah semakin berkualitasnya hubungan vertikal manusia dengan Allah Swt. Namun, apapun keputusan Tuhan, itulah skenario cantik-Nya untuk manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sebuah makalah sederhana, seputar naskh yang bisa penulis sampaikan dalam diskusi kali ini. Ketika sesuatu di katakan sempurna, maka tak akan ada kritikan yang bisa terlontar. Namun, sekali lagi makalah ini cukup elastis untuk menerima kritik serta koreksi. Maka, dengan sajian apa adanya ini, penulis hanya berharap bisa di jadikan sebagai pengantar menuju tela’ah yang lebih kritis, dan semoga bermanfaat. Wallahua’lam. [ ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibliografi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Zarqany, Muhammad Abdul Adzim, Manahil al-‘Irfan, juz II, Dar al-Hadits, 2001.&lt;br /&gt;Qardhawy, Yusuf, Kaifa nata’ammalu ma’a al-Qur’an al-Adhim?, Dar al-Shorouk, cet.V, 2006.&lt;br /&gt;Al-Ghaly, Hisyam Rusydi, Bi al-Hujjah wa al-Burhan La naskha fi al-Qur’an, al-Maktab al-Araby li al-Ma’arif, cet. I, 2005.&lt;br /&gt;Al-Nuhas, Abi Ja’far, al-Nasikh wa al-mansukh fi al-Qur’an al-Karim, al-Maktabah al-Asyriyah, 2004.&lt;br /&gt;Jum’ah, Ali, al-Naskh ‘inda al-Ushuliyyin, Enahdah Misr, 2005.&lt;br /&gt;Zayd, Nasr Hamid Abu, Mafhum al-nash, al-Maghrib: Dar al-baidha’, Cet.VI, 2005.&lt;br /&gt;Al-Jabiry, Abdul Muta’al Muhammad, la Naskha fi al-Qur’an limadza?, Maktabah Wahbah, cet. I, 1980.&lt;br /&gt;Syahrour, Muhammad, al-Kitab wa al-Qur’an; Qira’ah Mu’ashirah.&lt;br /&gt;Al-Qur’an dan terjemahannya.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref1" name="_ftn1"&gt;[1]&lt;/a&gt; Makalah ini di presentasikan dalam diskusi FORDIAN, 28 Maret 2008.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref2" name="_ftn2"&gt;[2]&lt;/a&gt; Penulis adalah Mahasiswi Universitas al-Azhar, Fak. Ushuluddin, Jur Tafsir, Tk III.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn3" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref3" name="_ftn3"&gt;[3]&lt;/a&gt; Muhammad Abdul Adhim al-Zarqani, Manahil al-‘Irfan, Juz II, Dar al-Hadits, 2001. Hlm, 146.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn4" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref4" name="_ftn4"&gt;[4]&lt;/a&gt; Yusuf Qardhawi, kaifa nata’amalu ma’a al-Qur’an. Dar al-Shorouk, Cet.V, 2006, hlm 333.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn5" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref5" name="_ftn5"&gt;[5]&lt;/a&gt; Nasr Hamid Abu Zayd, Mafhum al-Nash, Dar al-Baidha’. Cet VI, 2005. Hal 118.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn6" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref6" name="_ftn6"&gt;[6]&lt;/a&gt; Quraish Shihab, Membumikan al-Qur’an. Di kutip dari Ismail Ibn Katsir, Tafsir al-Qur’an al-Adzim, Sulaiman Mar’iy, Singapura, t.t.h., jilid I, hlm 151.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn7" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref7" name="_ftn7"&gt;[7]&lt;/a&gt; Abdul Muta’al Muhammad al-Jabiry, La Naskha fi al-Qur’an, Limadza?, Maktabah Wahbah, 1980, hlm 15.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn8" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref8" name="_ftn8"&gt;[8]&lt;/a&gt; Abu Ja’far al-Nuhas, al-Nasikh wa al-Mansukh fi al-Qur’an wa al-Mansukh. Dar al Namudzajiyyah, Hlm 269.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn9" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref9" name="_ftn9"&gt;[9]&lt;/a&gt; Nasr Hamid Abu Zayd, Mafhum al-Nash. Dar al-Baidha’, Cet. VI, 2005, hlm 124.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn10" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref10" name="_ftn10"&gt;[10]&lt;/a&gt; Dr. Quraish Shihab, Membumikan al-Qur’an. Di kutip dari Ahmad Musthafa al-Maraghi, Tafsir al-Maraghy. Al-Halaby, Mesir, 1946 jilid I, hlm 187.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-7062214967701356747?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/7062214967701356747/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=7062214967701356747' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7062214967701356747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7062214967701356747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/membincang-legalisasi-relevansi-serta.html' title='Naskh dalam al-Qur&apos;an'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-8760658285796351740</id><published>2008-03-25T10:31:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T14:10:41.898-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;النكاح المبكر و أثاره بالدراسة&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;المقدمة&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;نعرف في الغال، أنّ النكاح هو إتّحاد الجنسين المختلفين (الرجل والمرأة) في وعاء يسمي الزوجية و تُفتح بالعقد. هذا تفسير بسيط لحقيقة النكاح. فهناك تفسيرأخرى كثيرة أدقّ و أصوب لحقيقة النكاح. من الطبيعي لو وجدنا أحدا يقول أنّ النكاح هو بداية خطوة لحياة الإجتماعية معا، لأنه يحتاج إلي إستعداد كامل للوصول إلي هذه المرحلة, مادية كانت كالنفقة (خصوصا للرجال) والمسكن و غيرها, أو باطنية كعوامل علم النفس.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فحقيقة النكاح صادرة من وجود الحبّ الخالص الّتي لا تختلط بالأمورالسلبية، بل به تكون هذه الأمور (لو وُجدت) من الأمور الإيجابية تدخل ضمن العبادة. إضافة الى ذلك، فحلم معظم الناس فى النكاح هى بناء الأسرة المبنى على المودّة و الرّحمة.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;هناك حقائق أخرى حدثت عندما نلفّت النظر حول المظاهر الموجودة فى مجتمعنا اليوم. كثير من الشباب يطبق حياة الزوجية. ليس من الغريب أنْ تعقد النكاح في العمر المبكر او النكاح المبكر فى جميع أطباق الناس فى المجتمع، سواء كانت من طبقة العليا او طبقة السفلى.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;والحق، هناك إختلاف كثيرة فى تفسير و مفهوم كلمة "المبكر" لأنّها كلمة نسبية. فالبعض يختلف عن غيرهم فى تحديد معناه المناسب. بل هناك آراء كثيرة عن مفهوم هذه الكلمة. فيمن يرى أنّ كلمة "المبكر" ترجع إلى "العمر"، وهناك من يرى أنّ كلمة "المبكر" ترجع الى "البلوغ"، و هناك من يرى أيضا أنّ كلمة "المبكر" ترجع إلى "إستعداد النفسى" فى مقابلة هذا الطقس المقدّس. هذه الأراء تختلف عن غيرها بسبب إختلافهم فى تحديد معناه من جهة الخُلق (تمام الروح و الجسد فى قبوله) فمن هنا ظهرت إختلافات جديدة. حتّى العمر نفسه تنوّعت آراء الناس فيه. بينما إتّفق جمهور المفكرون أنّ العمر المناسب للرجل لعقد النكاح هو ما بين 25 إلى 30. ومن20 إلى 25 للنساء. فأقل منها داخل ضمن مفهوم المبكر. فنفهم من هذه الصيغة، أنّ طلاّب العلم سواء كانت فى الكلية أم ما زالوا فى الثانوية (على حدّ كبير) هم اللاعبون الأساسيون فى هذا النكاح المبكر.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تساءل المفكّرون أيضا فى ما تضمُن هذا النكاح المبكر من علاقته بالأمور الموجودة داخل المدرسة من نشاطات و أعمال البحث .هل فيه نوع من الترابط الإيجابى أم السلبى؟ هل يؤثّر هذا الحال بتخلّف إنجازاتهم الفردية؟ أم تساعدهم فى إتمام هذه الانجازات؟ هذه التساؤلات كلها يتعلّق بالعواقب التي أبرزها ذلك النكاح المبكر.&lt;br /&gt;فقبل كل شيئ، علينا أنْ نفهم أنّ لكل عمل له علّته الّتى تدفعه لتأديته. فكذالك الأحوال التى تحصل فى كل ممثلى هذه العملية. فإنّهم يؤدونه ليس بغير عذر. فالإحتمالات الصحيحة تؤديهم فى إتخاذ القرار الصائب. رغم أنّ ذلك لا يدلّ على قرار صحيح. فما هى الدوافع التى تدفعهم إلى أداء النكاح المبكر؟ وما موقفنا من هذه القضية؟ فأوضحه بما يلي.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;دوافع النكاح المبكر&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إذا تحدّثنا عن الدوافع. وجدنا عدّة الحالات التى تجعل الفاعل يتّخذ القرارات الصائبة . فكذالك في النكاح المبكر, هناك دوافع الّتي تسبب الفاعل فى أخذ هذا القرار . فمن الدوافع التى تؤدى إلى تأدية النكاح المبكر فيما يلي.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اولا: العوامل إلاقتصادية.&lt;br /&gt;توجد هذه العوامل كثيرا عند الطبقة السفلية من المجتع . فعادة عجز تربية الأولاد إلى أحسن الدرجات هى العاملة الأساسية التى تجعل الناس يتّخذ هذا القرار. وهذه الحالة تقع على النساء على حد الكثرة. في وسط صعوبة معيشة الأسرة، رأى الوالد أنه من الأحسن أن تتزوّج بناتهم لإستمرار حياتهنّ، و يظن بهذا النكاح قد يزيل بعض أعباء المعيشة للأسرة و البنت. هذا تختلف كثيرا بما وقع في نصيب الولد، لأنّ من الظاهر، يلعب الرّجال دورا هاما فى حياة الزوجية، فالخبرة و الإنفعالات هما شرطان أساسيان للرجال لابدّ أن يعلمهما قبل الزّواج كالزواد الأول في بناء الحياة الزوجية.&lt;br /&gt;ولكن الحقيقة تُظهر العكس. لأنّه لم يأتى كما هو المتوقع. فهذا النكاح المبكر يزيد عبء الوالدين و مسؤوليتهما. إذ أنّ الزوجين فى بداية زواجهما لم يقدرا على سدّ الحاجات لضعفهما فى الأمور المالية. وتؤدى إلى عدم الموازنة فى الحياة الزوجية.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ثانياً: تخفيف المخالطة الحرة.&lt;br /&gt;و سرعان ما تنتقل عادات الشباب اليوم من المعتاد، و بالخصوص العادات المتعلقة بالأمور الدينية. تطلق كلمة النكاح لمجرد الخروج من الأزمة التى تسبب به، كالزنا. فانحسر مفهوم النكاح فى الأخير من مفهومه الأصلى و الصحيح إلى ما هو رمز لإحلال حاجاتهم الجنسية.&lt;br /&gt;هذا الأمر يتعلق بحالات الجنسية لدى الشباب.كما قال به زين معتد فى مقالته بعنوان "تربية الجنسية للشباب" أنّ الغيرة لمعرفة دقائق الجنسية ترتفع لدى الشباب. لأنّهم فى هذه المرحلة تقع فى أرقى قوة سيطرة الجنسيةلتأثره بالهرمونات الموجودة فى الجسم.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ثالثاً: الطموح.&lt;br /&gt;فى البداية، هذه الحالة لا تُحسب ضمن دوافع النكاح و لا تصلح أن يكون سببا فى تأدية النكاح. ومع مرور الزمان، تغير منزلته و إرتفع حتّى أنّ الطموح الآن داخل ضمن الحالة من الحالات التى تصلح للناس ليؤدوا النكاح. شدّة إرادتهم ليعلموا و ليذوقوا حلوية حياة الزوجية تؤديهم إلى إتّخاذ القرار الغير الحكيم. والأسوأ من ذلك أن هدفهم فى تأدية النكاح ليس لبناء الأسرة و إنما لإشباع شهواتهم الجنسية. فكانت النتيجة أيضا تأتى فى الغالب بالسلبى و غير ما يُتمنى به.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رابعاً: حمل قبل النكاح.&lt;br /&gt;هذه الحالة الرابعة هى التى تقع كثيرا و تحدث و يكون هو سببا رئيسيا فى وجود النكاح المبكر على مر الزمان. كلّما نسمع عن النكاح المبكر, فتيبادر في الذهن أنّ الحمل قبل النكاح أو الحمل خارج النكاح هو علة وقوعه، و هذا جدير بالأسف.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كثير من الأجيال أخطأوا فى تنظيم خطوات حياتهم إما لعدم ضبط هذه الخطوات و إما لنقص الخبرة عن تخطيط الحياة. عندما وقعوا ضمن المراقبة الشديدة. غلب النفس على عقلهم. فازدادت قوة الفشل لهم. بل زيدت بتأجج أفكارهم الغير المستقرّ. فانتشر المسألة الجديدة بوجوده المسماة بالمفهوم السلبى.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;آثار النكاح المبكر&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;آثاره السلبية&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تدل ظواهر الحياة على أنّ الآثارالموجودة بسبب النكاح المبكر هى سلبية محضة.و هذه المقولة مشهورة و معلومة لدى المجتمع عموميا بلا ريب و لا شكّ. وهذه المقولة مناسبة لهم جزاءا بما فعلوا و عملوا بغير تفكير عميق و حكيم وكانت حالاتهم النفسية مضطربة.&lt;br /&gt;لا بد لنا أن نهتمّ بالأمور المستقبلة القادمة. النكاح المبكر له آثاره فى استمرار الحياة الزوجية. اضطراب النفس من أحد محرّكه, لأن علم النفس وعواملها لها دور كبير أيضا بمدى نجاح حياة الزوجية. ودليل ذلك نرى كثيرا عن فشل حياة الزوجية حوالينا وسببه ما هو إلاّ سوء التفاهم بين الزوجين. وهذه مشكلة صغيرة يمكن حلّها باليسر دون تفكير صعب ولكنهم لا يقدر أن يحلّها لإعجازهم فى تنظيم "الأنا" فى نفوسهم.&lt;br /&gt;و أشدّ من ذالك, هذه الحالة سيؤثر فى نفوس الأولاد. تربية الأولاد ليس من عمل سهل. يحتاج الوالدين تفكيرا أعمق و أعمالا أثقل لصالح مستقبل أولادهم، كالرعاية و الإهتمام والصبر الجليل والأهم من ذلك عن دراستهم. ولتكون الأبوين متمسكا بتلك الأمور ومسيطرة لها، يحتاج الوالدين إلى النضج وكمال النفس. ومعناه أنّ صفة البلوغ تظهر فى طريقة تفكيره وتعامله مع الغير. وكثير ما يؤكد المجتمع أنّ مقياس البلوغ عند الناس تقع فى عمرهم. ومن ثمّ اتّضح لنا أنّ العمر له علاقة ببلوغ أحد على حد الكثرة.&lt;br /&gt;النكاح المبكر أيضا له أثر كبير في الدراسة . فلا شكّ أنّ أغلبية ممثلى هذا النوع من النكاح يفشلون فى دراستهم أو حياة زوجيتهم، بل يفشل فيهما معا. يصعب على الطلاّب و الطالبات على العموم فى تنظيم أوقاتهم للدراسة وغيرها. فالدراسة تحتاج إلي الوقت والقوة والتفكير الزائد. وكذالك الحال فى الأمور الزوجية. فمن المستحيل أن تسير كلاهما سويّأ فى مسير واحد. و بهذا العجز لا يستطيع الانسان تحقيق كل ما يتمنّاه.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;آثاره الإجابية&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;كثرة الآثار الموجودة الحاصلة من هذا النكاح تجعل وجوده من الأشياء المتعارضة. وعلى الإطلاق أن آراء الناس فيه لا تخرج من نتيجة النكاح المبكر نفسه. فالذين يرون سلبية آثار هذا النكاح ( فشل في الحياة الزوجية ) لا يعتبرون أنّ النكاح المبكر هو ممارسة المودّة و الرحمة الخالصة بين الجنسين, وإنما يعدونه مجرد تحقيق طموحاتهم لاضطراب نفوسهم.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أما الآثار الإيجابية للنكاح المبكر التي نستطيع أن نأخذ فيها هي لتخفيض المخالطة الحرة. فمن أحد الدوافع التى تبرز شعار المخالطة الحرة هى تطور التكنولوخية الهائلة. فهذا التطور تسهل الناس فى الكشف عما يريده كفتح المواقع الإباحية فى شبكة الإنترنت و غيرها كثير و كثير.وعدا ذلك، من أسباب ميل الشباب إلى هذه المخالة الحرة هى لعدم ضبط مزاجهم أو لم يوازنوا مزاجهم. ولا سيما تقع هذه الزعزعة على الشبان و الشبابات المراهقة المعلوم لنا أن درجة بلوغهم لم تصل حدّ المرجو. فى هذه المرحلة ( المراهقة ) تقع الشباب كثيرا فى فترة "الغير المراقبة" فتجعلهم غير قادرين فى تنظيم أنفسهم.&lt;br /&gt;فهنا تظهر آثارا ايجابيا للنكاح المبكر. الزواج خير من علاقة غير شريفة و هدف غير واضح. نعنى بذلك أنها ليست لمجرد التسلية. و الذى نؤكد هنا أنّ النكاح ليس من أولى الحلول لجميع تلك المشاكل. فالأحسن ألا نعتبر أنه تصريح لقرارهم لتأدية النكاح المبكر. لأن هناك مسالك و طرق كثيرة و نشاطات أكثر أهمية و أشد نفعا غير النكاح المبكر. إلا لو كانت هذه الطرق و المسالك مسدودة ولا سبيل له إلا بهذا الزواج المبكر.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;مدى تأثر النكاح المبكر بالدراسة&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;تتطلب النكاح زوادا أكثر فى كل النواحى. سجية و جسمية و روحية و اقتصادية. ولا سيما بعد حضور الولد فى الأسرة. فتأخذ وقتا و قوة و اهتماماو رعاية أكثر مما سبق. ومن المعلوم ضروريا أن الشباب لهم مسؤولية فى اتمام دراستهم. فما تأثير النكاح المبكر بدراستهم؟&lt;br /&gt;من العواقب الناتجة فى الزواج المبكر هى فشل فى الدراسة. حيثما يوجد بعض الذين نجحوا فى تنظيم أمور أسرتهم بدراستهم فهم أقلية، لا تصل حد الكثرة. لما كانوا بعد ملازمة حياة الزوجية تزداد مسؤوليتهم، ولا سيما بعد حضور الولد فى وسطهم. و بجانب ذلك عجزوا قى التركيز الدقيق عن مسألة لزيادة نشاطات جديدة فى حياتهم.&lt;br /&gt;لن تتخلف النشاطات الدراسية فى الأسرة إذا تساندا الزوج و الزوجة فى حل مشكلتها. فمعناه، أنهما يتعاونان و يساعدان بعضهما بعضا فى تحقيق مثاليتهما. ولكن وقائع تظهر العكس. أن الزوج و الزوجة يعمل بيده دون مساعدة الأخرى. فتظهر الصعوبات أكثر و أوضح لضيق الفرصة المسموحة لهما.&lt;br /&gt;والأسوأ من ذلك لو كان المقصود الأول من النكاح ليس كما هو المعلوم فى الدين، بل يهدف إلى إشباع الحاجات الجنسية فحسب. فمن المؤكد أن هذا التعاون قليلة بل لا توجد.&lt;br /&gt;و كذالك إن كانت النساء حامل، كانت الصعوبة لتنظيم نفسهنّ لأهمية الدراسة و الزوجية. لأنّ حالها يكون أضعف من قبل. لو وجدنا الحلول لتأجيلها بلأدواء، فسوف يخطر نفس الحامل. فلذالك، ترك النكاح في أثناء الدراسة هو أحسن.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ا&lt;strong&gt;لإختتام&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فهذه مقالة عن النكاح المبكر و أسبابها و آثارها الموجودة سلبية و ايجابية. كى نتدبربها و نتقنها معا. و نأخذ القرار الأصلح و الأحكم لو تقع هذه المسألة فينا.&lt;br /&gt;والله ولى التوفيق و المستعان&lt;br /&gt;والحمد لله رب العالمين&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بقلم: مارا ميتا الفاني&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-8760658285796351740?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/8760658285796351740/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=8760658285796351740' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8760658285796351740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8760658285796351740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/blog-post.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-5526462682001579478</id><published>2008-03-21T01:24:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T01:35:15.034-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ternyata aku menemukan sesuatu...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;"know your environment, make your self comforts and confidents"&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semua akan teratasi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat aku masuk pada sebuah komunitas yang baru bagiku. Penyakit lamaku pasti kambuh. Perasan nggak nyaman selalu mengendalikanku. Dan, dampaknya aku seringkali tidak bisa berkutik dan berkreasi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat itulah aku memulai kerja beratku. Sekali lagi, aku selalu ingin menjadi manusia fleksibel. Tak ingin lama-lama menjadi "asing", aku mencoba untuk menjadikan diriku benar-benar bagian dari mereka.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yah...meskipun sebebarnya bukan hal yang mudah. Banyak hal yang harus di lakukan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi selalu tak ada yang salah dalam "mencoba"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[regards]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-5526462682001579478?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/5526462682001579478/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=5526462682001579478' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/5526462682001579478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/5526462682001579478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/ternyata-aku-menemukan-sesuatu.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-2492025724135625923</id><published>2008-03-20T13:58:00.000-07:00</published><updated>2008-03-20T14:05:01.716-07:00</updated><title type='text'>Legalization of Abortion</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Legalization of Abortion; Solution or Criminality?&lt;br /&gt;&lt;em&gt;By: Maramita Elfani&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;The cancellation of pregnant or abortion as we know exactly, is one of many controversial problems. Because as we know, in this case, the killing or slaying be the main identity of it. Even, some of people call it as a criminal attitude.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But, &lt;em&gt;don’t judge everything by the cover&lt;/em&gt;. I think we can implement this expression for this case too. Because, we often hear, the negative thinking is attached to the subject of this abortion. Although we know that actually there are so many reasons or factors which are force them to do it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Health, is one of their reasons. For example, in a mother pregnancy, she gets a serious illness which be able gives bad effects for the fetus or embryo, even the mother self. In this case, of course, no one has a reason to defend the pregnancy because it can influence their life in the future.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There still many factors which are force this bad attitude happens. Such as, economy, social culture (in this case, we can give examples such as, Married By Accident or raping’s victim) or other factors behind. Maybe when we see this case simply, we wil call it as a criminal attitude. But, once again, don’t judge everything by the cover. What about the victim of raping? Can we give that verdict for them too? May be we must think secondly to do it, because of course its not their purpose to pregnant by this way, even it’s a killing of their physchology. So that, some people call it as a solution.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Whatever, all of these reasons have big influence for the mother. Even, if it done by using anyways without doctor’s instruction. Its so dangerous. So, what do you think, if our country legitimates this abortion by doctor recommendation?. But of course by some prerequirement.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ok friends, have a fun debate!!!:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[regards]&lt;br /&gt;&lt;em&gt;El-fun&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;* this text is presented in PLC (Paguyuban Language Community).&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;20 of march 2008, KPMJB, egypt.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-2492025724135625923?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/2492025724135625923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=2492025724135625923' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2492025724135625923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2492025724135625923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/legalization-of-abortion-solution-or.html' title='Legalization of Abortion'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-4508715284206064376</id><published>2008-03-19T12:00:00.000-07:00</published><updated>2008-03-19T12:28:35.686-07:00</updated><title type='text'>Saat ku tak pernah berani jujur!!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat pembicaraan itu terjadi&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;aku menyadari satu hal...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Mbak...kenapa sih aku mencintai banyak orang?, atau hanya aku saja yang nggak bisa bedain antara cinta dan kagumku pada mereka?",&lt;/em&gt; seorang sahabat mencoba tuk berbagi padaku tentang sebuah perasaan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebuah presentasi kecil itu sempat membuatku sejenak terdiam.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemudian satu bagian dari diriku tak mau kalah tuk sekedar meneriakkan apa yang ingin dia luapkan. Yah...hatiku tak mau kalah...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"&lt;em&gt;Sebenarnya tidak ada yang salah saat kau menyimpan perasaan itu bukan untuk satu orang. Sebelum kau menemukan khittah akhirmu nantinya. Namun, kau membuatku sadar. Bahwa, aku adalah seseorang yang selalu tak berani jujur pada dirinya, meski sekedar meyakinkan bahwa perasaan itu di miliknya"&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;[regards]&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;blue room, sabik&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-4508715284206064376?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/4508715284206064376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=4508715284206064376' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4508715284206064376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4508715284206064376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/saat-ku-tak-pernah-berani-jujur.html' title='Saat ku tak pernah berani jujur!!!'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-2139263976282922686</id><published>2008-03-19T10:16:00.000-07:00</published><updated>2008-03-19T11:56:10.002-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Zain Bikha&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I think My Mum is Amazing&lt;br /&gt;(adopted from this song)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;You make me feel, like i can do anything&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;when u're with me&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;there's no where else i rather be&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Mom...i just wanna have a poem for you&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;but i don't know how to do it&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;even just to say&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;i think its too simple&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;for presenting my aprreciete for you by some words only&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;No...it can't be&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;its little&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;and it isn't enough&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;You have much more&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;and it isn't by my side&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;i think all of mine is you&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;you are love&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;no love without you&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;you never let anybody put me down&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;and you always say&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"you are my little angle"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;But i didn't realize it&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;i just know my life, my fun&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;until know, i realize&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;you are for me&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;with all my love&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;i present for you mum&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;i love you&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;coz you are amazing&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;yeah...My Mum is Amazing&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;[regards]&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-2139263976282922686?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/2139263976282922686/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=2139263976282922686' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2139263976282922686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2139263976282922686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/zain-bikha-i-think-my-mum-is-amazing.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-6016927122105345462</id><published>2008-03-19T10:13:00.000-07:00</published><updated>2008-03-19T10:15:38.359-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Sejenak, semua seakan memulai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang lama terpendam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, mencoba tuk muncul ke permukaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang aku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedang tak ingin di ganggu!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Blue room, sabiek&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-6016927122105345462?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/6016927122105345462/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=6016927122105345462' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/6016927122105345462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/6016927122105345462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/sejenak-semua-seakan-memulai-sesuatu.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-6746215245208918726</id><published>2008-03-15T00:07:00.000-07:00</published><updated>2008-03-15T00:10:22.764-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari ini, START...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, iringi kami...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hamba yang selalu ingin menjadi yang tercinta!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-6746215245208918726?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/6746215245208918726/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=6746215245208918726' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/6746215245208918726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/6746215245208918726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/bismillah.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-1123796749149408454</id><published>2008-03-14T13:23:00.000-07:00</published><updated>2008-03-14T14:08:54.552-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;ASLI...sebel banget!!!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pagi tadi dah berhasil bikin tulisan. Tinggal editing dikit aja. Ternyata apa yang terjadi sodara-sodara???&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;HUAAAA...tulisanku hilang semua. sekitar 3000 karakter, yang tersisa nggak sampe 1000, HUAAAA...nyesek nggak sih???&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mo ngulang lagi juga dah blank banget!!!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ugh...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Emang yah, kalo dah nulis itu nggak boleh di potong. Harus sekali jalan n rampung. Kalo nggak gitu...kemana-mana deh jadinya. Di tinggal bentar...hiks, lupa deh apa yang mau di tulis:(.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-1123796749149408454?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/1123796749149408454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=1123796749149408454' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1123796749149408454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1123796749149408454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/asli.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-4649409552354757353</id><published>2008-03-13T13:48:00.000-07:00</published><updated>2008-03-13T13:53:36.250-07:00</updated><title type='text'>Kambuh...</title><content type='html'>Duh...penyakitku kambuh!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MALES...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huahuahuahua...gimana neh???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan maret dah masuk minggu kedua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh...banyak "target" menanti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiks...hiks...hiks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;c'mon Girl...what do U wait???&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;CHAYOOOO...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 8 Madah menunggumu...&lt;br /&gt;6 Juz menantangmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan kau bangkit???&lt;br /&gt;Now...back to u're pure&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;its time to be &lt;em&gt;"studied oriented"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bismillah&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Rabbi Sahhilna...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;[Regards]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-4649409552354757353?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/4649409552354757353/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=4649409552354757353' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4649409552354757353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4649409552354757353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/kambuh.html' title='Kambuh...'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-7537303045958511230</id><published>2008-03-12T04:09:00.000-07:00</published><updated>2008-03-13T01:11:14.650-07:00</updated><title type='text'>malam; Sahabat, setia, cinta</title><content type='html'>Malam&lt;br /&gt;beberapa detik yang lalu seseorang bertanya padaku tentangnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam???&lt;br /&gt;Apa itu...&lt;br /&gt;Aku tak bisa mendefinisikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang aku tahu&lt;br /&gt;dialah sahabat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ku tahu&lt;br /&gt;dialah Setia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kutahu&lt;br /&gt;Dialah cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku coba menengadah&lt;br /&gt;berharap kan temui sebuah jawab&lt;br /&gt;dari bintang dan bulan&lt;br /&gt;dan ternyata...&lt;br /&gt;mereka membisu&lt;br /&gt;dan hanya terduduk dengan cantiknya&lt;br /&gt;tanpa tahu&lt;br /&gt;dengan siapa dia duduk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam???&lt;br /&gt;Ah...sepertinya aku pun tak tahu&lt;br /&gt;aku sama saja dengan bintang&lt;br /&gt;aku sama saja dengan bulan&lt;br /&gt;sulit ku mendefinisikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kutahu&lt;br /&gt;dia selalu ada, saat ku berkencan&lt;br /&gt;dengan-Nya&lt;br /&gt;dia selalu ada, saat ku sedang tercekam&lt;br /&gt;dengan hiruk pikuk keadaan&lt;br /&gt;dia selalu ada, saat ku sedang terbang&lt;br /&gt;dengan semua anganku&lt;br /&gt;dia selalu ada&lt;br /&gt;karena dialah 'setia'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kutahu&lt;br /&gt;bersamanya, aku merasakan cinta-Nya&lt;br /&gt;bersamanya, aku merasa menjadi sang pencinta-Nya&lt;br /&gt;bersamanya, aku merasa menjadi yang tercinta&lt;br /&gt;yah...karena dialah 'cinta'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun&lt;br /&gt;seklai lagi&lt;br /&gt;aku tak tahu dia&lt;br /&gt;aku tak pernah berkenalan dengannya&lt;br /&gt;tapi dia selalu mengenal semua orang&lt;br /&gt;termasuk aku&lt;br /&gt;yah, karena dialah 'sahabat'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam...&lt;br /&gt;Malam...&lt;br /&gt;Malam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anugerah indah-Nya&lt;br /&gt;(regards)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tulisan ini bertendensi &lt;em&gt;"bayar hutang"&lt;/em&gt;. Tiba-tiba saja seorang sahabat punya inisiatif bikin tulisan 'bout malam. Telat euy...dia dah jadi duluan, hehehe.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-7537303045958511230?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/7537303045958511230/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=7537303045958511230' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7537303045958511230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7537303045958511230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/malam-sahabat-setia-cinta.html' title='malam; Sahabat, setia, cinta'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-8945737810899453569</id><published>2008-03-04T21:41:00.002-08:00</published><updated>2008-03-12T04:09:36.344-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Hanya satu kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"aku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah...hanya itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perjalanan kan terlalui...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-8945737810899453569?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/8945737810899453569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=8945737810899453569' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8945737810899453569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8945737810899453569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/hanya-satu-kata-aku-yah.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-18355603645638714</id><published>2008-03-04T21:41:00.001-08:00</published><updated>2008-03-09T01:54:15.143-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Semua kembali apa adanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua dengan jalannya masing-masing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menemui dunia selanjutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang meemang telah lama menunggu kita semua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dengan kita&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-18355603645638714?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/18355603645638714/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=18355603645638714' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/18355603645638714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/18355603645638714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/semua-kembali-apa-adanya-semua-dengan.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-378937994624686798</id><published>2008-03-03T12:10:00.000-08:00</published><updated>2008-03-13T14:03:52.089-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div&gt;Khittah ku... &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R9mWj41hdNI/AAAAAAAAAIQ/PkZBMUIcOOs/s1600-h/IMAG0093.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5177334789935559890" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 279px; CURSOR: hand; HEIGHT: 198px" height="197" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R9mWj41hdNI/AAAAAAAAAIQ/PkZBMUIcOOs/s320/IMAG0093.JPG" width="242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dimana kau?&lt;br /&gt;Aku berputar, berjalan, berlari tuk mencarimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba kau menghilang...&lt;br /&gt;kemana?&lt;br /&gt;Aku yakin, aku tak salah mengambil jalur ini&lt;br /&gt;Lalu dimana kau khittahku sayang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butuh berapa kali putaran lagi tuk ku sampai padamu&lt;br /&gt;Aku hampir lelah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khittahku...&lt;br /&gt;Dimana kau?&lt;br /&gt;Izinkan ku kembali berlabuh...&lt;br /&gt;Tuk berikan ku sebuah semangat&lt;br /&gt;yang hampir pudar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;em&gt; Khittah : Sebuah idealisme yang entah kemana. Remang...tapi aku yakin, dia selalu menyediakan satu saklar untukku bisa membuat semuanya menjadi "terang", bi idznillah...!&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-378937994624686798?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/378937994624686798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=378937994624686798' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/378937994624686798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/378937994624686798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/khittah-ku.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R9mWj41hdNI/AAAAAAAAAIQ/PkZBMUIcOOs/s72-c/IMAG0093.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-4340518951047895259</id><published>2008-03-03T11:37:00.001-08:00</published><updated>2008-03-13T01:16:13.457-07:00</updated><title type='text'>Tahun Tiga..."Babak baruku"</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;2008...tahun ketigaku berpetualang di negeri para nabi ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;Tahun Pertama&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;Tahun penuh dengan amunisi. Semangat anak baru yang selalu membuatku merasa "cemas" saat ku mulai merasa sedikit terlena dengan "apapun". Saat dimana aku selalu berada pada posisi "mencoba" dan "mencari". Kepolosan yang membuatku selalu merasa menjadi yang paling tidak sempurna, namun ternyata aku sadar, itulah sumber kekuatan tuk buat diriku bisa survive.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;Tahun dimana aku mulai mengenal apapun. Saat dimana aku menemui banyak hal yang baru. Dan mencoba menjadi sebuah karakter ideal. Masa aku mulai merasakan banyak hal yang belum pernah tersampaikan untukku dalam skenario-Nya. Putaran alur-Nya yang indah, mulai ku kayuh dengan bantuan angin yang tak pernah bosan hantarku menemukan khittahku yang seringkali hampir hilang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;Tahun aku mulai mencoba segalanya. Aku banyak belajar. Mengenal karakter. Mencoba masuk pada semua karakter. Mencoba masuk pada semua komunitas. Mencoba menjadi manusia "Fleksibel". Tapi entah...apa aku berhasil...&lt;em&gt;who knows?!&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;Tahun aku mulai mengerti apa itu "dewasa", meski tanpa harus beridentitas "keseriusan". Tahun dimana aku mulai menyadari "siapa aku". Bagaimana seharusnya aku menjadi seorang "Anak" bagi kedua orang tuaku, "adik" bagi kakaku, "teman/sahabat" bagi orang-orang di sekelilingku, dan" siapapun" bagi siapapun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;Dan yang pasti...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;Tahun Pertama...tahun yang indah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;penuh sejarah...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;dan banyak hal!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;Tahun kedua&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;Tahun dimana aku masih selalu ingin menjaga "ghirah" yang ku punya. Yah...seadanya. Tak banyak...!!!. Karena aku merasa, itulah modalku satu-satunya. Dan ternyata Fluktuasi itu juga berlaku dalam ghirahku. Sempat ku sampai pada titik jenuh. Dengan semuanya...dan dengan banyak hal. Terlepas itu hanya imbas dari sugesti pribadiku, ataukah itu memang sebuah kewajaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;Tapi...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;ternyata di tahun kedua ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;aku mencoba banyak hal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;melakukan banyak hal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;dan menyadari banyak hal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;AH...tak perlu di ungkap!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;Tahun ketiga???&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;"Babak baru" ku...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;to be continue...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ffff99;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-4340518951047895259?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/4340518951047895259/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=4340518951047895259' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4340518951047895259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4340518951047895259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/03/tahun-tigababak-baruku.html' title='Tahun Tiga...&quot;Babak baruku&quot;'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-6897147382766130181</id><published>2008-02-12T03:20:00.000-08:00</published><updated>2008-02-12T03:25:45.124-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;ISLAM BER-"ETIKA"&lt;/strong&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn1" name="_ftnref1"&gt;&lt;strong&gt;[1]&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;(sebuah respon atas isu radikalisme Islam dan ekspansinya)&lt;br /&gt;Oleh : Maramita Elfani&lt;/strong&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn2" name="_ftnref2"&gt;&lt;strong&gt;[2]&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;" Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu, barang siapa yang ingkar kepada taghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha&lt;/em&gt; Mengetahui" (QS 2: 256)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;PROLOG&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ironis, saat kita umat Islam mendengar sebuah statement, bahwa sesuatu yang kita terima dan yakini (agama) ternyata disosialisasikan melalui sebuah anarkisme. Bahkan, Pedang, pertumpahan darah dan peperangan seakan telah menjadi identitas resmi dari pada penyebarannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pada hakekatnya, Islam merupakan agama yang lembut dan tidak pernah mengajarkan tentang kekerasan. Munculnya isu-isu semacam ini ternyata tidak lepas dari peran para orientalis, sebab mayoritas dari mereka terutama yang murni bertujuan untuk menjatuhkan Islam menganggap bahwa Islam merupakan musuh besar bagi peradaban Barat. Mereka berhasil menelorkan serta menjadikan isu-isu negatif tentang Islam mengakar kuat pada pemikiran sebagian besar umat manusia. Dan tentu saja asumsi yang senada itu pun akan berimbas terhadap pemeluknya yaitu umat Islam. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Asumsi bahwa Islam adalah musuh bebuyutan bagi peradaban Barat dan disebarkan dengan pedang, secara tidak langsung telah merusak citra Islam itu sendiri. Salah seorang orientalis yang bernama Lournes Brown mengungkapkan bahwa, "Seandainya orang-orang muslim bersatu dalam satu kerajaan Arab niscaya hal itu akan menjadi sebuah laknat (siksaan / kutukan) dan ancaman bagi dunia. Namun, jika mereka tetap terpecah-pecah, maka mereka akan tersesat seketika tanpa ada atsar sedikitpun. Dan sudah seharusnya mereka tetap dalam kondisi itu demi menafikan kekuatan dan pengaruh mereka"&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn3" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn3" name="_ftnref3"&gt;[3]&lt;/a&gt;. Pernyataan ini menunjukkan bahwa sebenarnya mereka begitu takut akan pengaruh kekuatan Islam terhadap dunia. Dan ketakutan inilah yang disinyalir menjadi motif kuat mereka dalam menghadirkan isu negatif atas Islam. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Seorang orientalis dari Amerika mengatakan bahwa seandainya saja Islam dibiarkan / diberi kebebasan untuk masuk pada wilayah demokrasi, maka Islam akan mengendalikannya secara diktatorial, seperti penjagaannya terhadap masyarakat dan agamanya. Alasan mereka mengatakan Islam adalah agama yang diktator, menurut hemat penulis, hal ini disebabkan oleh banyaknya aturan-aturan yang ada dalam Islam yang didedikasikan untuk umatnya. Salah satu Contohnya adalah Islam tidak memperbolehkan pergumulan antara perempuan dan laki-laki secara bebas tanpa ada alasan dan koridor-koridor tertentu. Di satu sisi, seperti yang telah kita ketahui, budaya Barat tidak mengenal batasan-batasan seperti itu, bahkan bisa dibilang kebebasan mereka adalah "kebebasan yang bebas". Nah, dari sinilah orang-orang Barat termasuk Orientalis menganggap doktrin-doktrin yang ada dalam Islam merupakan sebuah diktasi yang mengekang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimanakah sikap kita sebagai umat Islam dalam merespon tanggapan-tanggapan negatif mereka? Benarkah Islam disebarkan melalui kekerasan? Makalah berikut akan sedikit membincang masalah-masalah di atas. Penulis sedikit membeberkan realitas historis Islam, serta motif-motif dari peristiwa peperangan antara kaum muslim dan kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;JIHAD; instrument cantik ekspansi Islam&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Islam berasal dari bahasa Arab yang artinya "selamat". Sebuah agama yang benar di sisi Allah dan merupakan rahmatan li al-'alamin. Islam juga merupakan agama yang lembut dan mengajarkan tentang segala hal yang berbau kasih sayang. Islam tidak pernah mengajarkan tentang kekerasan, apalagi sampai menjadikannya sebagai cara untuk menyebarkannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Islam tidak disebarkan dengan pedang, sebab Islam mempunyai cara yang santun dalam menyampaikan ajaran-ajarannya, yaitu dengan dakwah. Bukan hanya itu, bahkan Islam pun mengatur etika-etika yang di gunakan untuk berdakwah, diantaranya dengan mau'idhah al-hasanah. Seperti firman Allah (QS An-Nahl: 125): &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. Sesungguhnya Tuhan-mu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia-lah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk" &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Telah jelas pesan yang terkandung dalam ayat di atas, bagaimana Islam mengharuskan kita berdakwah dengan cara yang baik, bahkan membantah lawan-lawan kita dengan cara yang baik dan bijak pula. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam kita mengenal "Jihad". Jihad merupakan salah satu elemen penting dalam Islam, bahkan termasuk afdhol al-a'mal setelah iman, seperti yang dijelaskan nabi dalam sebuah hadits. Islam dan jihad sangat berkait kelindan, sebab bisa dikatakan jihad adalah salah satu cara serta instrumen Islam untuk melancarkan ekspansinya&lt;br /&gt;Jihad mempunyai cakupan makna yang cukup luas, serta implementasi yang berbeda-beda. Menurut imam "Ibnu Qoyyum", ada 4 tingkatan dalam jihad. pertama, jihad al-nafsi, yang termasuk dalam kategori jihad yang paling utama. Sebab, pengendalian diri menjadi sebuah sekte terpenting dalam hal ini. Bagaimana manusia harus mampu menjaga hati, perkataan serta perilakunya untuk melaksanakan syari'at Allah. Salah satu bentuk aplikasi jihad ini adalah dengan sabar. Kedua, Jihad al-syaithan. Jihad yang kedua ini bisa dilakukan dengan cara menjauhi segala bentuk kemaksiatan seperti zina, minum khamr, berbohong, ingkar janji, dll. Ketiga, jihad al-munafiqin, munafik adalah salah satu bentuk kekafiran, bahkan seburuk-buruknya kafir, sebab munafik merupakan kolaborasi antara kafir dan tipu. Jihad terhadap orang-orang munafik hendaknya tidak dilakukan dengan kekerasan atau peperangan, namun dengan menggunakan lisan, atau pun dengan menegaskan hukum-hukum yang ada. Keempat, jihad al-kufar, kafir adalah selain muslim. Jihad melawan orang-orang kafir merupakan kewajiban yang telah ditetapkan Islam dan banyak ditemukan juga ayat-ayat yang memaparkan tentang itu. Seperti dalam (QS Al Baqarah 190 dan 193) &lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn4" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn4" name="_ftnref4"&gt;[4]&lt;/a&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ayat – ayat yang menjelaskan tentang jihad diturunkan secara gradual dan kondisional. Sehingga tak heran jika kita menemukan jihad dalam Islam terbagi menjadi beberapa "marhalah". Pertama adalah masa sebelum hijrah yang disebut juga "marhalah I'lan al-dakwah", dimana pada saat itu konstruk jihad yang dipakai oleh kaum muslimin berbentuk hujjah, burhan, mau'idhoh al-hasanah dan juga kesabaran dalam menghadapi hinaan orang-orang kafir. Kemudian pada marhalah yang kedua, kaum muslimin baru mendapatkan izin dari Allah untuk berperang yang disebabkan oleh kedholiman yang terjadi pada rasul dan sahabatnya. Saat itulah turun ayat أذن للذين يقاتلون بأنهم ظلموا &lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn5" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn5" name="_ftnref5"&gt;[5]&lt;/a&gt;, yang merupakan ayat pertama tentang perang. Pada marhalah berikutnya, yakni ketiga, turun ayat و قاتلوا في سبيل الله االذين يقاتلونكم و لا تعتدوا، ان الله لا يحب المعتدين &lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn6" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn6" name="_ftnref6"&gt;[6]&lt;/a&gt;. Meski sebenarnya pada marhalah ke dua Allah telah memberikan "lampu hijau" bagi kaum muslimin untuk berperang (tentunya dengan beberapa ketentuan tertentu), ternyata mereka masih merasa enggan untuk bertindak demikian. Saat marhalah kedua itupun Nabi sementara masih melarangnya. Jika hanya sebatas "izin", maka hal itu belum cukup bagi mereka, sebab mereka menginginkan "perintah" dalam mengambil tindakan tersebut. Adapun sebab keengganan mereka adalah, karena sebagian dari musuh-musuh Islam ada yang baru saja masuk agama Islam, lemah, tidak ikut memusuhi Islam serta adanya hubungan kekerabatan yang erat antara kedua belah pihak. Itulah sebabnya Allah menggunakan fi'il 'amr dalam ayat di atas. Allah juga memberikan takhosus di sana, yaitu bagi orang yang membunuh kaum muslim saja. Karena begitu syadid nya perlawanan orang-orang muyrik terhadap Islam, akhirnya pada dekade yang terakhir ini Allah memerintahkan untuk memerangi seluruh orang musyrik secara umum وقاتلوا المشركين كافة كما يقاتلونكم كافة &lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn7" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn7" name="_ftnref7"&gt;[7]&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Orientalis; seorang interpreter yang teledor&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Berbicara mengenai alasan serta motif orang-orang Barat termasuk orientalis dalam menghembuskan tuduhan-tuduhan terhadap Islam, yang diantaranya; Islam adalah agama yang radikal, Islam disebarkan dengan menggunakan pedang, dll. Tentu kita akan berfikir, bagaimana bisa pemikiran seperti itu mengakar kuat pada mereka bahkan bisa menggaung dengan hebatnya!. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Penulis pribadi berfikir, sebenarnya bukan tanpa alasan mereka mengemukakan pendapat semacam ini. Seperti apa yang telah diungkapkan oleh Dr. Nabil Luke, bahwa mereka takut terhadap Islam. Dengan mendominasinya Islam di dunia, maka tentu saja akan melumpuhkan kekuasaan dan kekuatan mereka. Sehingga kebencian mereka terhadap Islam seakan menjadi sebuah keniscayaan. Sebagian besar dari mereka berkaca pada sejarah awal munculnya agama Islam. Namun yang sangat disayangkan, mereka hanya melihat dengan sebelah mata &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Yusuf Qardhawi, saat ini banyak terjadi kesalahan atau lebih tepatnya penyelewengan interpretasi atas sejarah Islam yang di lakukan oleh sebagian besar orientalis. Ketika para orientalis membahas seputar sejarah Islam, pada umumnya mereka lebih sering menyajikan manipulasi cerita. Misalnya, yang berkaitan dengan nabi Muhammad Saw serta agamanya (Islam). Mereka mengatakan bahwa Muhammad bukanlah seorang nabi, Islam bukanlah din Allah, dan para sahabat tidak lain hanyalah kelompok besar yang fasik&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn8" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn8" name="_ftnref8"&gt;[8]&lt;/a&gt;. Dalam pandangan mereka, tidak ada agama selain Yahudi dan Nasrani, selain itu tidak ada pula peradaban kecuali peradaban Barat. Salah satu diantara orientalis tersebut adalah Ignas Goldziher&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn9" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn9" name="_ftnref9"&gt;[9]&lt;/a&gt; yang mengamini pendapat Qodiyaniah tentang kenabian Ghulam Ahmad dan pengingkarannya atas khotmu al-nubuwwah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pun dalam masalah penyebarannya. Orientalis tak tinggal diam, selayaknya interpretor handal, mereka menguak bagaimana kisah-kisah bermulanya Islam, padahal disatu sisi mereka mencoba tuk meng"ada"kan sebuah distorsi didalamnya. Banyaknya peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam penyebaran Islam pada masa nabi dan khulafaur rasyidin seperti; perang badr, perang uhud, perang khandak, dan sebagainya. Dijadikan sebagai pijakan sejarah untuk melegitimasi pendapat mereka bahwa Islam merupakan agama yang yang disebarkan melalui peperangan.&lt;br /&gt;Statement seperti ini semakin memanas baru-baru ini, terutama setelah terjadinya peristiwa 11 September 2001, yaitu runtuhnya 2 menara kembar (WTC dan Pentagon) di New York, Amerika, dimana saat itu Islam dijadikan sebagai kambing hitam untuk menjadi tersangka utama pada peristiwa ini. Sehingga statement "Islam adalah agama anarkis" seakan tak terbantahkan. Bahkan Paus Benekditus XVI turut mengamini hal ini dalam pidatonya yang sempat menuai banyak kecaman dari para pemuka Islam serta umat Islam yang lain sebagai aksi protes dari perbuatannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sebenarnya…Islam sangat ber "etika".&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Benarkah Islam disebarkan dengan pedang?&lt;br /&gt;Penulis pribadi tidak sependapat dengan pernyataan tersebut. Sebab, penyebaran Islam adalah melalui dakwah. Dan sekali lagi Islam sangat ber "etika". Berikut penulis paparkan beberapa argumentasi historis seperti yang di ungkapkan oleh Rosihon Anwar &lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn10" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn10" name="_ftnref10"&gt;[10]&lt;/a&gt;dalam makalahnya yang bertajuk "Islam dan jalan pedang": &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;, ketika berada di Makkah, nabi melakukan dakwahnya dengan cara sirriyah atau 'sembunyi-sembunyi' selama tiga tahun, sebelum akhirnya beliau mulai berani melakukannya secara terang-terangan. Dan pada saat itu nabi tidak disertai dengan senjata maupun pasukan bersenjata. Meski demikian, ternyata banyak pemuka agama yang masuk Islam. Seperti Abu Bakar, Utsman, Sa'ad ibn Waqqas, Zubair, Talhah, Umar ibn Khattab, dan Hamzah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;,pada saat nabi berada pada tekanan kafir Quraish, banyak dari orang Madinah yang masuk Islam bahkan menyambut nabi saat hijrah ke Madinah. Adakah Islam tersebar dengan pedang di Madinah?!. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ketiga&lt;/em&gt;, pasukan Salib datang ke Timur ketika khalifah Bani Abbas justru berada dalam masa kemunduran. Tanpa diduga ternyata jumlah pasukan Salib yang bergabung dengan pasukan Salib yang lainnya untuk kemudian masuk Islam sangat besar. Thomas Arnold dalam al-dakwah ila Al-Islam, menyebutkan alasan mereka adalah karena melihat kepahlawanan dan kepiawaian Salahuddin sebagai cerminan ajaran Islam &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Keempat&lt;/em&gt;, dalam sejarah, masa damai ketika diadakan perjanjian Hudaibiyah selama dua tahun merupakan masa yang terpenting. Sebab, menurut para sejarawan, orang-orang yang masuk Islam pada saat itu terbilang lebih banyak dari pada sesudahnya. Hal ini membuktikan bahwa Islam tidak disebarkan dengan peperangan melainkan dengan jalan damai&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn11" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn11" name="_ftnref11"&gt;[11]&lt;/a&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Demikian beberapa catatan historis sebagai "respon" terhadap berbagai argumentasi "miring" tentang Islam yang telah berkembang.&lt;br /&gt;Meski Islam disebarkan dengan dakwah, atau dengan kata lain menegasikan radikalisme, namun disatu sisi sebenarnya Islam tidak pernah menafikan adanya unsur perang disana. Bagaimanapun kita mendapati realita historis yang berbicara tentang itu. Kendati demikian, tidak sepatutnya kita memberikan interpretasi instan tanpa tahu apa motif di balik itu semua. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Islam tidak akan "ceroboh" merekomendasikan tindakan yang cukup radikal ini kepada kaum muslim. Pasalnya, Islam bersandar pada motif kuat yang sebenarnya berangkat dari orang-orang kafir itu sendiri. Diantaranya adalah sebagai upaya mempertahankan diri. Sebagai salah satu bukti, ketika ekspansi Islam masih sampai pada Habsy (kota kecil tidak seberapa jauh dari Jazirah Arab dan pernah menjadi kota tujuan hijrah nabi sebelum Madinah), Islam tidak memerangi mereka, sebab tidak ada kekhawatiran atas keselamatan umat Islam saat itu. Padahal pada saat itu Islam sudah mempunyai angkatan laut yang kuat, sehingga seandainya Islam melakukan ekspansinya dengan jalan peperangan, mungkin dalam sekejab saja kota itu sudah musnah. Motif perang yang lain adalah, melindungi dakwah serta orang-orang lemah yang ingin masuk Islam. Kemudian yang terakhir adalah untuk melindungi Islam dari serangan orang-orang Persia dan Romawi. Islam dianggap sebagai sebuah ancaman oleh dua adikuasa (saat itu) tersebut karena mampu merangkul kabilah-kabilah Arab dalam naungan bendera Islam. Pada tahun 627, seorang gubernur Romawi di Amman, Farwah bin Umar Al Judzami memeluk agama Islam. Beliau mengutus Mas'ud bin Sa'ad Al Judzami untuk menyampaikan sebuah hadiah kepada nabi. Tidak di sangka, ketika berita itu sampai di telinga 49 orang Romawi, mereka memaksanya untuk menanggalkan keislamannya. Namun, paksaan itu di tolaknya, dan akhirnya dia dipenjara dan disalib. Pada tahun 629, nabi mengutus satu kelompok dengan jumlah 15 orang ke perbatasan timur Ardan untuk berdakwah. Ternyata mereka pun dibunuh atas perintah penguasa Romawi. Berangkat dari sini, inisiatif memerangi mereka pun muncul, sebab bagaimana panji Islam akan bisa berdiri tegak, jika dalam perjalanannya saja selalu "tergilas" sebelum sampai pada gerbangnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Adapun jika mereka menganggap motif utama Islam berperang adalah untuk memaksa umat memasuki agama Islam. Sesungguhnya dengan gamblang Allah telah menyampaikan pesan-Nya dalam Al Quran (QS Al-Baqarah : 256), "Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu, barang siapa yang ingkar kepada taghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dan yang lebih menarik, demi menegaskan pendapatnya bahwa Islam tidak disebarkan dengan jalan perang, Nabil Luke&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn12" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftn12" name="_ftnref12"&gt;[12]&lt;/a&gt; dalam bukunya intisyar al-Islam bi haddi al-syaif baina al-haqiqoh wa al-iftiro' tidak mau menyebutkan kata "ghazwah" dalam peristiwa-peristiwa yang terjadi antara kaum muslim dengan kafir seperti; perang badr, perang uhud, perang khandak dll. Beliau mengartikan kata "Ghazwah" dengan makna; serangan, invasi atau peperangan. Yang mana hal itu tidak terjadi dalam Islam, sebab menurut beliau esensi dari tindakan yang di ambil oleh Islam bukanlah "serangan" atau "menyerang". Sebaliknya, sikap mereka adalah upaya pertahanan dan perlawanan sebagai serangan balik bagi musuh-musuh Islam. Oleh karena itu, dalam penyebutannya beliau justru lebih memilih untuk menggunakan istilah "mauqi'ah" yang berarti "peristiwa". &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini jamak kita dapati berbagai event anarkisme yang meng-atas namakan Islam. Dan yang sangat disayangkan, mayoritas lakon utamanya berasal dari Islam. Bahkan atas dasar inilah pencetus ide negatif tentang Islam semakin "melantangkan" suaranya. Lalu apakah hal ini mengindikasikan nafas radikalisme memang bagian dari Islam?. Tentu saja tidak, dalam konteks ini hendaknya kita bisa membedakan antara Islam dengan orang Islam. Ketika ada tindakan nyeleneh dari penganut agama Islam, kita tidak boleh menembak Islam begitu saja sebagai pangkal masalahnya. Justru sebaliknya, para pemeluk Islam sendirilah yang harus di pertanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KONKLUSI&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah agama rahmatan li al-'alamin, tidak ada doktrin Islam yang beresensi radikalisme. Oleh karena itu, dari sedikit uraian di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa statemen Islam disebarkan dengan pedang tidak lain hanyalah sebuah stigma "buatan" yang ditelorkan oleh Barat guna menghancurkan Islam. Selain itu, tidak ada realitas historis yang dapat menjustifikasi argumentasi-argumentasi mereka, sebab seperti yang kita ketahui, Islam memiliki instrumen cantik untuk mensosialisasikan ajaran-ajarannya yakni melalui jihad. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Islam juga tidak menafikan adanya perang dalam perjuangan menyebarkan doktrinnya, namun yang perlu digaris bawahi adalah bahwa tindakan Islam tersebut tidak terlepas dari motif-motif rasional yang bisa di katakan sebagai sebuah "kewajaran" untuk dilakukan. Demikianlah sepercik kalam yang bisa penulis sampaikan dalam makalah ini. Semoga dari sini bisa menjadi starting point bagi kita untuk bisa mengambil ibrah serta lebih mengenal bagaimana Islam yang sebenarnya. Wallahu a'lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BIBLIOGRAFI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Qardhawi, Yusuf. Tarikhuna. Kairo: Dar al Syuruf, 2005. cet. Ke-1.&lt;br /&gt;2. Luke, Nabil. Intisyar al-Islam Bihaddi al-saif baina al-haqiqah wa al-Iftira'. Kairo: Dar al Babawy, t.t&lt;br /&gt;3. Adlwa' 'ala al-Nudhum al-Islamiyah. Lajnah min qismi al-dakwah wa al-tsaqafiyah al-Islamiyah, tingkat II.&lt;br /&gt;4. Tayarot al-fikriyah. Lajnah min qismi al-aqidah wa al-falsafah, tingkat II.&lt;br /&gt;5. Artikel Rosihon Anwar, Islam dan jalan pedang. REPUBLIKA, Rabu, 20 September 2006.&lt;br /&gt;6. A Partanto, Pius dan Al Barry, M. Dahlan, Kamus Ilmiah Kontemporer. Surabaya: ARKOLA, t.t&lt;br /&gt;7. Terjemah Al Quran, Al-jumunatul-ali. CV Penerbit J-ART.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Blue Room" of Rumah lorong&lt;br /&gt;02 Maret 2007&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref1" name="_ftn1"&gt;[1]&lt;/a&gt; Makalah (Edisi Perdana Penulis) ini di presentasikan dalam Kajian Lepas Gamajatim, 03 Maret 2007.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref2" name="_ftn2"&gt;[2]&lt;/a&gt; Seorang "Pemula" yang beridentitas sebagai Mahasiswi Ushuluddin Tingkat II&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn3" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref3" name="_ftn3"&gt;[3]&lt;/a&gt; Nabil Luke Babawy, Intsyar al- Islam Bi haddi al-saif baina al-haqiqoh wa al-iftira'……………….???.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn4" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref4" name="_ftn4"&gt;&lt;/a&gt;Lajnah min qism al-dakwah wa al-tsaqofiyah al-Islamiyah, Adlwa' 'ala al-Nudhum al-Islamiyah, tingkat dua, hlm 328. [4]&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn5" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref5" name="_ftn5"&gt;[5]&lt;/a&gt; Surat Al-Hajj ayat 39.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn6" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref6" name="_ftn6"&gt;&lt;/a&gt;6 Surat Al-Baqarah ayat 190.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn7" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref7" name="_ftn7"&gt;[7]&lt;/a&gt; Surat Al-Taubah ayat 26.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn8" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref8" name="_ftn8"&gt;[8]&lt;/a&gt; Yusuf al-Qardhawi, Tarikhuna ……cet. 1, 2005 M, hlm 282&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn9" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref9" name="_ftn9"&gt;&lt;/a&gt;9.Ignas Goldziher adalah orientalis Yahudi kelahiran Hungaria.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn10" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref10" name="_ftn10"&gt;&lt;/a&gt;Rosihon Anwar adalah seorang Dosen Pascasarjana dan Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. [10]&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn11" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref11" name="_ftn11"&gt;[11]&lt;/a&gt; Artikel Rosihon Anwar yang berjudul Islam dan jalan Pedang, Harian REPUBLIKA, rabu, 20 September 2006.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn12" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3334838538460988682#_ftnref12" name="_ftn12"&gt;[12]&lt;/a&gt; Nabil Luke adalah seorang Kristen ortodoks yang tinggal di Mesir dan belajar Islam, dan saat ini sedang mempersiapkan program doktoralnya dalam Syari'at Islam. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-6897147382766130181?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/6897147382766130181/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=6897147382766130181' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/6897147382766130181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/6897147382766130181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/02/islam-ber-etika-1-sebuah-respon-atas.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-2916530258454111407</id><published>2008-02-11T07:11:00.000-08:00</published><updated>2008-02-11T07:26:56.126-08:00</updated><title type='text'>"2 jam jadi anak asrama"</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;br /&gt;Hmm...dah tingkat III. Awalnya sih kupikir inilah saat yang tepat buat uzlah setelah aku menjadi &lt;em&gt;"anak jalanan&lt;/em&gt;"* di tahun-tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;Dan lagi-lagi yang selalu terpikir olehku adalah "Asrama".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tanggung jawab ke'organisasian juga sudah mulai lepas. Nggak ada alasan yang membuatku kembali berpikir panjang untuk mewujudkan keinginanku masuk asrama, yang memang sejak lama ku rencanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku selalu bilang ke teman-temanku, seandainya aku boleh memilih asrama, mungkin Bu'uts (Asrama Mahasiswa-red) menempati posisi pertama sasaran taqdimku nanti. Rupanya Allah punya rencana lain, yang telah terekam cantik dalam skenario yang masih berstatus "Invisible" buatku. Aku nggak bisa masuk Bu'tus, meskipun dengan status istidhafah (numpang-red), coz Allah mengalirkan rezekiku bukan melalui Institusi beasiswa dari al-Azhar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, pilihan yang tersedia hanya dua, Muqattam dan Jam'iyah Syar'iyah. Hmm...kalo di tanya sreg nggak sih disana (satu diantaranya)?, hmm...gimana yah?!. Kalo masalah fasilitas sih, dah bagus banget. Kayak mondok lagi jadinya (weks, kalo ada pondok kayak gitu, pasti dah dapet laqob pondok elite deh:D). Cuma "jauh" jadi salah satu kendalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempet sih nyoba taqdim ke Asrama Muqattam, dulu. Weks...ternyata dah tutup buat orang indonesia:(. Tapi akhirnya aku bersyukur aku nggak jadi masuk sana. Fiiuuhh...jauh banget buat aku. Mengingat frekuensi hijrahku dari satu tempat ke tempat lain lumayan banyak, he3x.&lt;br /&gt;Akhirnya...pilihan terakhir, Jam'iyah Syar'iyah. Asli...nggak pernah kebayang sekalipun nantinya aku bakal taqdim ke nie asrama, ha3x.&lt;br /&gt;Ternyata...???he3x.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba ku bilang ma si Ani (salah satu temen se'angkatan). Awalnya sih iseng-iseng aja (Duh...ampun An...:D). Maksud hati sih, sekalian ngajakin dia masuk sana barengan Mbak Jihan Syah juga. Dan...hohoho, ternyata dia setuju n mau ngurusin barengan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya udah, ga pake pikir panjang lagi cepet-cepet aku bikin thalab, fotokopi karneh plus paspor'nya. Di anter si Hamidah, kita berangkat ke Darosah (Kantor Jam'iyah Syar'iyah), wuiihh semangat banget man ngurusnya:). Kata temen2 sih (lihat pengalaman sebelumya), kita harus nunggu beberapa lama dulu, baru di panggil buat ngambil surat muwafaqahnya. "Hmm...it's ok, toh kita2 juga masih pada punya ruma di luar", pikirku waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari kemudian, ringtone Hp-ku bunyi. Jidatku sempet mengkerut waktu lihat nomer asing nongol di screen Hp.&lt;br /&gt;"Hmm..Nomer rumah??!!", batinku. Tanpa menunggu lama, ku angkat saja, dan..."&lt;em&gt;auxrnkjshbhgxdbh...JAM'IYAH SYAR'IYAH...nhxbjhjbsadhbkzhns".&lt;/em&gt; Ada suara bapak-bapak di seberang sana. Pake 'amiyah, cepet, di tambah sima'i ku yang sepertinya kurang begitu bagus, he3x. Duh...ga tau deh, tuh bapak ngorbol apa'an. Baru sadar pas beliau bilang Jam'iyah Syar'iyah'nya, ha3x. Ternyata benar dugaanku, Ust Abbas yang super ramah n baek barusan meneleponku. " &lt;em&gt;Ya Maramita...enti taqadamti thalab li sakan el'thalibat bi Jam'iyah Syar'iyah?". "Aywa&lt;/em&gt;", Jawabku singkat. Nggak lama, Ust. Abbas cuma bilang surat muwafaqah sudah siap, terserah mau di ambil kapan aja. " &lt;em&gt;Mesyi ya ust, bukroh insya'allah, jazakumullah".&lt;/em&gt; Klik...telpon putus!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ambil surat muwafaqah, aku n Ani berangkat ke Asramanya (di Hay-10) buat ambil Khatm (stempel-red). Di sana ketemu 2 abla (Ibu-ibu mudhirahnya). Yang satu ramah banget, satunya lagi setengah strength gitu, he3x Peace Abla :D. Kita cuma berangkat bedua, coz mbak Jihan masih ada something dulu, mau nyusul rencananya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat di serahin, beres!. Tapi...yang bikin kita syok neh...Si Abla bilang &lt;em&gt;" kalian bisa mulai pindah besok jam 10 pagi, bawa baju-baju kalian sekalian bukunya. Muqarar saja, nggak boleh yang lain&lt;/em&gt;". GUBRAKKK...reflek aku n Ani saling pandang. Bukan karena peraturannya yang nggak boleh bawa buku, kecuali muqarrar. Coz, sebelumnya kita dah tahu kalo disana cuma boleh bawa baju plus diktat. Nggak boleh bawa komputer kecuali Laptop. Nah...yang bikin kita kaget, "BESOK"...Waaaaaa...mampus deh. Mana kalo 3 hari nggak dateng, gugur lagi :(. Keluar asrama, aku n Ani ketawa ngakak pokoknya. Jadi ngerasa lucu banget!!!. Taqdimnya semangat, giliran di terima malah bingung, hue3x. Gimana nggak bingung??. Pikirnya sih kita2 bakal masuk sekitar sebulan ato dua bulan berikutnya. Paling nggak, masih ada kesempatan buat cari pengganti rumah plus ng'lelang barang2 yang kita punya, ha3x. Lha ini???!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm...akhirnya kita jalani aja, ngikut alur!. Dimana-mana kalo orang mau pindah rumah ato masuk asrama pasti dah prepare2 semua keperluan. Beda ma aku n Ani kali ini. Sampai mau berangkat pun, apa saja yang mau di bawa masih bingung :D. Kalo mbak Jihan sih lumayan, dia prepare beneran, meskipun beberapa jam sebelum berangkat, coz dia emang dah niat banget masuk asrama. Aku n Ani cuma bisa cengar-cengir lihat tas kita2 masih pada kosong. Hahaha...akhirnya, sekitar setengah duabelas, kita berangkat. Mbak Jihan dengan tas tweety kesayangannya plus satu tenteng (koper nyusul), Ani dengan satu tes tenteng gaya penjual baju keliling, yang emang isinya beberapa baju yang tertinggal di rumahku (coz beberapa hari dia nginep di rumahku), dan aku???. He3x...aku dengan gaya orang mo pergi Camping ato rihlah gitu. Satu tas ransel (yang isinya cuma satu stel baju plus jaket), di tambah tenteng kecil berisi satu buku bacaan (coz muqarar emang lom turun). Dan...berangkatlah kita bertiga ke Asrama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di jalan tak henti-hentinya kita bertiga ketawa-ketiwi. Nggak percaya aja, masak sih kita mo masuk asrama?!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai asrama, kita langsung masuk kamar, jatah kita masing2. Nggak boleh milih!. Dan ternyata aku sekamar ma Ani, beda ma mbak Jihan. Tapi untungnya mbak Jihan sekamar ma temen2 indonesia juga. Nah...aku ma Ani dapet kamar barengan ma orang2 Rusia boooo'. Huiks...mampus deh!. Enak sih enak...mereka juga baik2. Cuma, dimana2 lebih enak kalo kita gabung ma yang s'kultur. Si Ani dah nyoba buat ng'lobi si Abla biar ngizinin kita pindah ke kamar sebelah. Eh...si Abla malah bilang ke dia &lt;em&gt;"La'ah ya binti, ma fisy intiqal!!!. Emang kenapa dengan Rusia?? mereka semua baik kok. Kalian muslimin kan?. kalo kalian mau disini, kalian akan dapet pahala lebih banyak. Pengetahuan agama mereka terbilang minim, makanya kalian harus mengajari mereka. Kalian disini untuk tholab al-ilmu kan?. Makanya, akan lebih bagus kalo kalian gabung dengan mereka"&lt;/em&gt; (Yah...kurang lebih gitu lah intinya, coz ablanya ngobrol banyak seh, jadi bingung substansinya apa aja:D). Hohoho...kok malah di ceramahin yah ma beliau!!!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lobi nggak berhasil, kita cuma bisa pasrah aja. Ya udahlah...akhirnya kita nyamperin temen-temen yang laen. Ngobrol-ngobrol, de el el. Hmm...tiba2 sekitar setengah dua siang aku bilang ma temen2 &lt;em&gt;"Mbak, ayo pulang...!!!",&lt;/em&gt; sambil cengar-cengir, sok kalem n kayak orang nggak punya dosa gitu, hax2. Yang laen pada melongo ngelihatin aku. &lt;em&gt;"Napa Mit? nggak jadi beneran nih ceritanya?&lt;/em&gt;", tanya mereka yang emang dah tahu, kalo dari awal sampai asrama aku cuma bermodal keyakinan fifty2 aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, akhirnya...hohoho...&lt;em&gt;Kliwis-kliwis&lt;/em&gt;, aku pulang lagi ke rumah dengan bawaan yang sama. Satu ransel plus tenteng, Ha3x.&lt;br /&gt;Aku pulang lagi dengan orang yang sama juga. Karena orang2 juga pada b'rencana langsung &lt;em&gt;Agaza&lt;/em&gt; -libur- (weks...baru masuk dah mo agaza aja).&lt;br /&gt;Pulang deh, aku, Ani, mbak Jihan n Hamidah...Back to sabiek!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mpe rumah, sambil cengar-cengir plus tanpa ada rasa berdosa, aku bilang ke Najah &lt;em&gt;"Beng...aku nggak jadi ke Asrama".&lt;/em&gt; Grrrr...temen2 serumah pada ketawa, lihat aku balik dengan barang yang sama, plus keputusan nggak jadi masuk. Padahal awal-awalnya dah semangat banget ngurusnya:D.&lt;br /&gt;Akhirnya...kok aku tambah cinta ma rumahku yah sekarang???&lt;br /&gt;hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 jam jadi anak asrama, bikin aku tambah mantap aja buat menghabiskan sanah2 terakhirku disini. Kalo nggak gitu, mungkin bayangan "Asrama" ngga akan pernah absen dari pikiran dan planningku mpe aku lulus nanti.&lt;br /&gt;Ya Allah...semoga ini yang terbaik&lt;br /&gt;Amin&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;[regards] &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;note:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;em&gt;*Anak Jalanan&lt;/em&gt; = Nggak bisa diem di rumah. Paling sebel kalo nggak ada kegiatan (oriented activity). So, frekuensi hijrah dari satu tempat ke tempat yang laen lebih banyak. &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-2916530258454111407?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/2916530258454111407/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=2916530258454111407' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2916530258454111407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2916530258454111407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/02/2-jam-jadi-anak-asrama-hmm.html' title='&quot;2 jam jadi anak asrama&quot;'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-4660990241543601125</id><published>2008-02-05T22:34:00.000-08:00</published><updated>2008-02-06T09:48:11.093-08:00</updated><title type='text'>Secuil skenario indah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Mbak orang-orang itu lucu ya, asik n seru lagi?". Kata temenku serumahku dalam perjalanan ke kuliah kemarin.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Yups...mereka memang asyik n nggak ada garing-garingnya. Adaaa aja yang di bikin lucu", Sahutku. Sejenak kita tertawa ketika memori kebersamaan kita dengan mereka semalem terlintas begitu saja di benak kita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hmm...sebuah komunitas yang sempat di pandang sebelah mata oleh sebagian orang yang belum mengerti tentang kita dan mereka. Yang justru sebaliknya, mereka membuatku dan temen-temenku beruntung menemukan dan menjadi bagian dari komunitas ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mereka adalah keluargaku...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mereka adalah teman-temanku...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mereka adalah saudara-saudaraku...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Meskipun personel nggak selengkap dulu, nggak bikin kebersamaan kita garing atau off gitu aja. Memori-memori itu tersimpan rapi. Sesekali juga kita ngobrolin event-event yang menyenangkan kita dulu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Tapi...nyadar nggak sih?", tiba-tiba aku memulai pembicaraanku dengan temanku, setelah beberapa saat kita terbang dengan khayalan masing-masing. "Napa mbak?", tanyanya penasaran.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Sepertinya nggak lama lagi, skenario tuhan tentang kita akan berakhir. Ups, bukan berakhir...tapi tertunda. Sebelum kita akan berkumpul lagi untuk mengukir kisah baru dengan mereka. Dan tentu saja di tempat yang berbeda!". Temanku terdiam sejenak, mencoba mencerna kata-kataku barusan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Hmm...iyah ya mbak. Bentar lagi Kak "A","B" dan"C" mau pulang. Kak "D" mo ngelanjutin di Sudan. Kak "F" dah nikah, dan tentunya dah punya tanggung jawab n kesibukan sendiri. Sedangkan kita-kita sendiri pada ngerencanain masuk asrama". Fiiuuuhhh...aku dan temenku saling berpandangan dan tersenyum.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Tapi aku ngerasa ini skenario yang indah. Kita bertemu dengan cara yang lucu dan kemudian akrab. Kita sering berbagi. Kita semua punya background yang berbeda bahkan sebenernya karakter kita pun beda jauh dengan mereka. Prinsip pun nggak bisa di bilang sama atau searah. Tapi kita nyambung yah?. Mereka juga menghormati kita, tau bagaimana harus bersikap ma kita, dan itu yang membuat kita nyaman!". Sedikit aku mencoba mengungkapkan kesanku selama ini. Temenku hanya tersenyum...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ah sudahlah...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;bukankah semua harus berubah, nggak boleh stagnan?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi beneran deh, aku bersyukur ma Allah&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dia telah mengukir secuil skenario indah untuk kita...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terimakasih Tuhan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;[regards]&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-4660990241543601125?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/4660990241543601125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=4660990241543601125' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4660990241543601125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4660990241543601125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/02/secuil-skenario-indah.html' title='Secuil skenario indah'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-764051581582417246</id><published>2008-01-24T03:00:00.000-08:00</published><updated>2008-01-24T03:10:34.071-08:00</updated><title type='text'>Terimakasih Rabbi</title><content type='html'>Rabbi...terimakasih&lt;br /&gt;Sekali lagi&lt;br /&gt;Kau bantu aku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat aku bertahan&lt;br /&gt;Meski itu hanya sementara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menikmatinya&lt;br /&gt;Terima kasih Rabb&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-764051581582417246?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/764051581582417246/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=764051581582417246' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/764051581582417246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/764051581582417246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/01/terimakasih-rabbi.html' title='Terimakasih Rabbi'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-7294688521250192978</id><published>2008-01-23T10:55:00.000-08:00</published><updated>2008-01-24T00:57:20.461-08:00</updated><title type='text'>Opick oh Opick</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Bila hati gelisah&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158963454072527250" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 196px; CURSOR: hand; HEIGHT: 265px" height="227" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5hR7Zk3GZI/AAAAAAAAAHA/-ItbTmxVuRI/s320/Pic(402).jpg" width="240" border="0" /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;tak tenang tak tentram&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Bila hatimu goya&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;terluka merana&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Jauhkah hati ini dari tuhan dari Allah&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Hilangkah dalam hati&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;dzikirku imanku&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Hanya dengan Allah&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;(Hatimu akan menjadi tenang)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Dengan mengingat Allah&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;(Hilanglah semua kegelisahan)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Cukuplah hanya Allah&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;(Hati bergantung berserah diri)&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;ASLI...aku bener-bener jatuh cinta ma lagu ini. Yups..."Kembali Pada Allah" by Opick.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebenernya nggak cuma ini sih yang bikin aku kecantol. Semua lagu di album pertama Opick, bikin aku nggak bisa berpaling ke laen hati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cuma...lagu yang satu ini sempet bikin aku tertohok!!!.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tepat waktu ujian term I, tingkat satu juga. Seharian aku bete banget. Swear, nggak bisa ngapa2in. Belajar nggak konsen, mo ngapa2in juga bawaannya &lt;em&gt;badmood&lt;/em&gt; mulu. Ughh...bingung kan??&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhirnya aku mondar-mandir aja cari hiburan. Kaleee nemu apaaa gitu yang bisa menghibur hati (wekekeke). Dan...Jlebb!!!. Pas sampai depan pintu kamarku, si Opick lagi semangat nyanyi. &lt;em&gt;Bila hati gelisah, tak tenang tak tentram. Bila hatimu goyah, terluka merana. Jauhkah hati ini dari Tuhan, dari Allah. Hilangkah dalam hati, dzikirku imanku. &lt;/em&gt;Hohoho...alamaaaak...mampus deh!!! "kok jadi tersindir gini yah", batinku. Hmmm...tapi gara-gara itu juga sih, sampai saat ini lagu itu masih selalu menempati posisi teratas di hatiku (nah looo).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Opick...oh Opick. Lagu-lagumu bener-bener setia menemani perjalananku di Kairo. Setiaaa banget. Kayaknya nggak ada hari tanpa Opick deh. Ups...maksudnya lagu-nya doank. Hah, Orangnya??? Wekeke, dah punya anak Istri boooo'. Lagian bukan Opicknya sih yang bikin aku jatuh cinta, tapi lagunya, SUER!!!. (Beda kalo di tanya suka westlife dari apanya???he3x).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Percaya nggak percaya neh. Selama ujian (2 term) tingkat pertama. Setiap aku belajar, pasti ada si Opick yang dengan sabar dan rela memainkan pita suaranya. SUER, nggak pake berhenti, kecuali pas lagi break:D!!!. Nggak cuma ujian aja sih...hari-hari biasa Opick is the best. Dari turun pesawat mpe detik ini, lagu-lagu itu nggak pernah absen dari playlist HP ato MP4 ku. Parah nggak seh!!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kadang juga, aku coba ganti ke laen lagu. Apalagi kalo pas lagi ada lagu baru. Ungu kek, Peterpan kek,Dewa kek, ato apalah yang penting penyanyinya bukan kakek-kakek:P. Pengennya lagu andalannya ganti-ganti gitu. Weks, ternyata nggak bertahan lama. Seakan-akan lagu-lagu itu be&lt;em&gt;sholahiyah &lt;/em&gt;(Ada batas waktunya-red). Yang kalo udah bosen, kena giliran PHK (hue3x, kerja kaleee:D). Dan ujung-ujungnya balik lagi ke Opick deh, apalagi pas lagi &lt;em&gt;sumpex. &lt;/em&gt;Siap-siap aja tuh si Opick suaranya jadi serak:D!!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pokoknya Opick &lt;em&gt;never ending song&lt;/em&gt; deh!. Lagu wajib nasional buatku. Eits...tapi jangan di kira aku nggak demen ma yang namanya Rossa, Melly, Peterpan, Dewa, Lobow, Gita gutawa, Naff, Nidji, Samsons, Letto, de el el (Nah looo...banyak kan?). Aku termasuk &lt;em&gt;listener of them&lt;/em&gt; juga kok. Hanya saja, biasanya sifatnya "selingan", yang lagi-lagi...tar baliknya ke Opick, Hahaha.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Huhuhu...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Opick oh Opick&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sayangnya kok aku nggak begitu demen ma album2 setelahnya yah:D:D:D&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-7294688521250192978?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/7294688521250192978/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=7294688521250192978' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7294688521250192978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7294688521250192978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/01/opick-oh-opick.html' title='Opick oh Opick'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5hR7Zk3GZI/AAAAAAAAAHA/-ItbTmxVuRI/s72-c/Pic(402).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-2995149918596096526</id><published>2008-01-22T10:05:00.001-08:00</published><updated>2008-01-22T10:05:44.932-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ingatlah...SELALU ADA HIKMAH DI BALIK SEMUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Warning buat diri sendiri)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-2995149918596096526?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/2995149918596096526/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=2995149918596096526' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2995149918596096526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2995149918596096526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/01/ingatlah.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-7528999095885784625</id><published>2008-01-21T07:56:00.000-08:00</published><updated>2008-01-22T11:35:38.235-08:00</updated><title type='text'>Fida vs Mita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5ZEU91o0KI/AAAAAAAAAGo/guQL7NXQC28/s1600-h/cew.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 158px; height: 140px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5ZEU91o0KI/AAAAAAAAAGo/guQL7NXQC28/s320/cew.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158385550187090082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Ehemm...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;br /&gt;Seneng, meski belom bisa masuk pada jajaran sastrawan canggih. Akhirnya aku berhasil bikin satu cerpen berjudul "Bingkisan sang merpati di akhir purnama" (Posted: Desember'07).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Seorang perempuan bernama Fida, yang berhasil menemukan pangeran Tuhan untuknya*.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi...kok beberapa hari kemudian ada yang bilang ke aku. "Wah itu kisah nyata yah mbak Mita?". Ada juga yang nanya..."Duh sapa seh cowoknya, kayaknya baru jadian neh?".&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5ZFVd1o0LI/AAAAAAAAAGw/jkPQKFOTtWM/s1600-h/IMAG0010.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 241px; height: 203px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5ZFVd1o0LI/AAAAAAAAAGw/jkPQKFOTtWM/s320/IMAG0010.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158386658288652466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;GUBRAKKK...ada apa gerangan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oooohh...ternyata pada ngirain "Fida is Mita". Hahaha...lucu!!! Ga nyambung, di sambung-sambungin (Maksa critanya:P). Padahal...waktu bikin itu, nggak kepikiran bikin crita pribadi (he3x, nggaya), Lha koq???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Whatever...Fida cuma seorang tokoh fiksi, nggak lebih.&lt;br /&gt;Hanya saja...seandainya boleh memilih, aku ingin menjadi seorang Fida...&lt;span style="font-style: italic;"&gt;is it possible???&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-7528999095885784625?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/7528999095885784625/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=7528999095885784625' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7528999095885784625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7528999095885784625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/01/ehemm.html' title='Fida vs Mita'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5ZEU91o0KI/AAAAAAAAAGo/guQL7NXQC28/s72-c/cew.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-3106039982454466324</id><published>2008-01-21T07:31:00.000-08:00</published><updated>2008-01-21T07:36:14.379-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 51);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Benarkah Obyektifitas itu benar-benar ada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah k'obyektifitasan seseorang adalah ke subyektifitasan itu sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kenapa banyak orang yang selalu merasa dia adalah orang yang ter'obyektif!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wajarkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau terpaksa menjadi wajar?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-3106039982454466324?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/3106039982454466324/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=3106039982454466324' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/3106039982454466324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/3106039982454466324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/01/benarkah-obyektifitas-itu-benar-benar.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-7673936713982819524</id><published>2008-01-17T06:22:00.000-08:00</published><updated>2008-01-24T01:52:34.995-08:00</updated><title type='text'>Kalo pas Ujian aja???</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ujian...benar-benar waktu yang indah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5hZtJk3GfI/AAAAAAAAAHw/LiYkXojF8Gg/s1600-h/Pic(394).jpg"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158972005352413682" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 133px; CURSOR: hand; HEIGHT: 173px" height="229" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5hZtJk3GfI/AAAAAAAAAHw/LiYkXojF8Gg/s320/Pic(394).jpg" width="240" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Emang sih, nggak sedikit juga yang berhasil di bikin pusing, stres, bingung, sumpek bahkan sebel ma Ujian tiap term, yang harus kita2 (Masisir) jalani 2 kali dalam setahun. Gimana enggak, Dalam durasi yang nggak bisa di bilang singkat, para mahasiswa harus di paksa ikhlas buat melototin jundi-jundinya para duktur (muqoror-red). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Apalagi tahun ini, khususnya aku yang termasuk mahasiswa bandel (soalnya ga pernah masuk kuliah, he3x). Yang seharusnya hari2 sebelumnya (Ujian), bisa di selipin beberapa jam buat nengok muqoror, tapi nggak aku lakuin. Alhasil, aku harus m'qadha' plus jama' semua muqoror2ku. Tahun ini temen2 juga pada ngerasa ke'cekek' (Cekik-red). Ujian 3 kali seminggu. Kayak minun obat aja 3 kali sehari (Beda belakangnya aja:D). Ada 3 madah yang dapet &lt;em&gt;fatrah&lt;/em&gt; cuma sehari, Huaaaa...!!! Cara satu-satunya yah harus nyicil sebelum masuk &lt;em&gt;fatrah&lt;/em&gt; itu...weks!!! &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5hZSJk3GeI/AAAAAAAAAHo/PedeEOYySjk/s1600-h/Pic(393).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158971541495945698" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 130px; CURSOR: hand; HEIGHT: 175px" height="192" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5hZSJk3GeI/AAAAAAAAAHo/PedeEOYySjk/s320/Pic(393).jpg" width="240" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Ah...tapi aku lagi nggak pengen bahas muqoror...puyeng!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Di satu sisi...waktu ujian adalah waktu nyebelin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Tapi...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Di satu sisi...menurutku, Ujian adalah waktu yang indah!!! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Indah...indah banget!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Aku sangat menyukai moment2 seperti ini. Bukan karena aku seneng disuruh kencan terus dengan muqoror, ato apalah yang berhubungan dengan madah-madah itu. Tapi aku merasa, tiap kali aku menjalani saat2 seperti ini, saat itulah aku banyak menemukan "Aku" yang kembali ke khittah'ku. Ah...sepertinya aku menemukan dunia yang berbeda...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;"Sadar"!!! sepertinya itulah satu-satunya kata yang pas buat ng'gambarin aku. Aku kehilangan banyak hal. Aku banyak melewatkan waktuku...yang entah, aku sendiri nggak tahu apa yang tlah teragenda dengannya...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Ternyata, waktu benar-benar sangat berharga. Pas ujian, kayaknya waktu cepet banget jalannya. Perasaan sih baru mulai belajar, baru dapet beberapa lembar...hemm...tau2 jarum pendek di jam dinding dah melewati 3 mahatoh nya (angka-red), itu berarti 3 jam dah berlalu. Padahal, seandainya bisa nih, pengen banget ny'top (nye+Stop, he3x, jadinya gitu kan?) putaran jam itu. Tapi &lt;em&gt;nonsense&lt;/em&gt; bukan??? Toh, roda kehidupan juga nggak bakalan berhenti buat nungguin aku:). Hhh...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5heWZk3GgI/AAAAAAAAAH4/t4Rhyd14j7A/s1600-h/Pic(391).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158977112068528642" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 128px; CURSOR: hand; HEIGHT: 170px" height="320" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5heWZk3GgI/AAAAAAAAAH4/t4Rhyd14j7A/s320/Pic(391).jpg" width="115" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Kalo pas ujian aja...sadar!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Kalo pas ujian aja...waktu sejam begitu berharga. Sayang banget kalo harus terlewat buat nyantai2 ato maen2!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Kalo pas ujian aja...hati nggak tenang kalo nggak ada buku di samping!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;kalo pas ujian aja...nggak kenal apa itu yang namanya "jalan2, chating, maen2, ngobrol2, maen HP ato apa aja deh".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Kalo pas ujian aja...bangun telat dikit, rasanya dah jadi orang yang paling rugi sedunia!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Kalo pas ujian aja...kebanyakan nyesel!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Kalo pas ujian aja...semua jadi serba teratur!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Kalo pas ujian aja...banyak banget cita2nya. Pengen lebih rajin ke kuliah'lah, rajin baca buku'lah, pengen mulai belajar jauh2 hari lah, pengen rajin baca buku lah (apa aja deh), pengen mulai hapalan qur'an lah, pengen masuk asrama lah, weks!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Kalo pas ujian aja...jadi sok idealis. Capek belajar, suka ng'khayal2. Besok2 pengen inilah, itulah, harus ginilah, harus gitulah!!!&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5hYvZk3GdI/AAAAAAAAAHg/MaYhmPK7PYw/s1600-h/Pic(392).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158970944495491538" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 128px; CURSOR: hand; HEIGHT: 179px" height="320" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5hYvZk3GdI/AAAAAAAAAHg/MaYhmPK7PYw/s320/Pic(392).jpg" width="128" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Kalo pas ujian aja...aku ngerasa nyaman banget, tenang!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Kalo pas ujian aja...sepertinya aku menemukan khittahku lagi!!! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Ugh...kalo pas ujian???&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Nah...sebelum ato sesudahnya gimana???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Huiks...itulah, kalo nggak ujian aja, 1 jam berlalu tanpa berbuat sesuatu yang berarti, sepertinya itu hal biasa. Kita ngobrol ato curhat2 ma temen 1 jam, ah...nggak terasa. Nongkrong di depan komputer berjam-jam, hmm...ah biasa aja!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Lalu kemana idealisme2 itu???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Ah...sepertinya kalo ku bilang &lt;em&gt;al-insan mahal al-khata' wa al-nisyan, &lt;/em&gt;terlalu lancang. Nggak seharusnya aku pake dalih itu untuk menjustifikasi perbuatanku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Astaghfir&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5hW2Zk3GaI/AAAAAAAAAHI/CU62FaAIfNk/s1600-h/Pic(390).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158968865731320226" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 128px; CURSOR: hand; HEIGHT: 174px" height="148" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5hW2Zk3GaI/AAAAAAAAAHI/CU62FaAIfNk/s320/Pic(390).jpg" width="240" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ullah...gimana harus LPJ kepada-Nya kelak?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Kadang malu banget kalo dah inget gitu (weks sor...nggaya). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Ah...akankah semua itu kan jadi sebuah episode yang hanya akan terulang pada satu moment saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Ya Allah&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5hW2Zk3GaI/AAAAAAAAAHI/CU62FaAIfNk/s1600-h/Pic(390).jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;...semoga tidak!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;Yah...ujian, benar-benar waktu yang indah. &lt;em&gt;i do hope, it can be a story thats no last episode!!!&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(153,255,153)"&gt;(17 Januari, 08. 19.01. Resting, bis ujian shirah tahliliyah)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-7673936713982819524?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/7673936713982819524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=7673936713982819524' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7673936713982819524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7673936713982819524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/01/ujianmoment-yang-indah.html' title='Kalo pas Ujian aja???'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5hZtJk3GfI/AAAAAAAAAHw/LiYkXojF8Gg/s72-c/Pic(394).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-5620489916924348658</id><published>2008-01-06T02:08:00.000-08:00</published><updated>2008-01-22T21:33:17.314-08:00</updated><title type='text'>Ujian Pertamaku "Dakhil"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5bOuJk3GYI/AAAAAAAAAG4/Tcq2yg0Fbsc/s1600-h/Pic%28389%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 179px; height: 235px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5bOuJk3GYI/AAAAAAAAAG4/Tcq2yg0Fbsc/s320/Pic%28389%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158537715439311234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;HHhhh...Alhamdulillah&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;satu madah terlewati...DAKHIL&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Hah???Tamam apa nggak?! Weks nggak tau yah...SUER, nggak bisa kasih status. Kalo di tanya status Yahoo sih gampang aja. Bisa ku bilang available kinayah (alias invisible, he3x), ato Busy dan yang lainnya. Lha ini???&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Huhuhu...malisy deh, wallahu a'lam gitu loh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Percaya nggak percaya neh...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;ada satu kejadian menarik sebelum ku berangkat tadi pagi. Sampai pagi tadi, belajarku belum sampai pada tahap tamam juga. Coz' ada beberapa poin yang lom ku baca. Yah, soalnya isinya kebanyakan contoh dari hadits2 gitu, so...sengaja di hafalin terakhir aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;pagi tadi, bangun sekitar jam 6'an gitu (untung musim dingin, bis ngintip ke jendela...dan ternyata masih gelap, huehuehue...lumayan tenang deh). Busettt...lom muroja'ah ulang nih, sedangkan waktu yang tersisa cuma sekitar 2 jam-an gitu. Huhuhu...padahal rencananya mo bangun 2 jam lebih awal, Weks gagal...!:D&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;But it's Ok...bis ngapa2in (emang ngapain yah?:P). Balik lagi aku mojok...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Duh tetep aja aku masih ogah buat ng'hafallin tuh hadits2 yang bikin talkhisanku penuh. Akhirnya ku putusin ngulang yang bagian2 depan aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Nggak terasa...dah jam setengah delapan. "Mbaaak...ayo makan", kata salah seorang adek kelas, nawarin aku buat sarapan. Pengennya sih aku yang nawarin mereka...berhubung statusku "numpang" (He3x), mau nggak mau aku yang dapet tawaran (Weks...pembelaan diri mit2). Yang biasanya bisa ngobrol2 ato canda2 bareng temen2 pas makan, kali ini nggak. Habis ambil nasi, aku langsung cabut aja n balik mojok!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Nah...ini nih yang bikin aku kepikiran pas ngerjai'n ujian. Sebelum aku sampe ke tempatku mojok tadi. "Krekk...". Ah...satu bagian dari kertas khulasohku nyangkut. Nggak ada angin nggak ada banjir (Ya iyalah...emang di Mesir ada hujan:P), satu lembar kertas yang tadinya rapi ter'&lt;em&gt;jepret &lt;/em&gt;satu buah staples, ternyata jatuh begitu saja. Mending kalo itu bagian depan ato justru yang terakhir. Kesempatan buat &lt;em&gt;copot &lt;/em&gt;(lepas-red) lebih besar. Nah ini? Tengah2 booooo'. Dan kebetulan banget, itu bagian yang dari tadi sempet buatku sedikit puyeng n butuh tenaga ekstra buat m'mahami n ng'hafalin. "Yah copot...moga-moga aja deh tar bagian ini yang keluar di ujian", kataku asal nyeplos tadi. Ternyata temen2 pada sepakat dan bilang "Amiiin" bareng2. Hehehe...aku cuma bisa mesam-mesem (senyam-senyum-red)!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Duh...dah jam delapan. Si kiki dah rapi. Giliran aku -yang dari tadi antri hamam- buat prepare. Dan yups...SIAP!!! setengah sembilan kita mulai out. Antri bis...yang lumayan lama, coz dari tadi dapetnya dah penuh, kalo nggak gitu kelewatan, bisnya asal nyelonong aja, nggak lihat kita2 lagi berdiri terpana, karena di cuekin ma dia. "Ki...ngomong gih tentang bab ini...bla...bla...bla". Target terakhirku mulai terjamah, Hahaha. Akhirnya aku ng'hafalin sambil jalan deh! lumayanlah...dari pada nggak dapet sama sekali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Hmm...mpe kuliah!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Orang2 dah pada rebutan buat masuk kelas...coz, ronde pertama sebelum masuk kelas yaitu, Cari bangkunya, ha2x. Aku sih sengaja nggak ngikut2. Nggak pake susah-susah, aku ikutin aja temen2 yang &lt;em&gt;Raqm al-julus-&lt;/em&gt;nya nggak beda jauh ma aku, he3x curang! Aku masih komat-kamit aja, nyelesain poin yang tersisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Berhasil nemuin lokasi, aku duduk manis aja (gubrakkk...manis aja nggak duduk:P). Prepare buat ikhtiar terakhir di madah ini, sebelum masuk pintu tawakkal. Akhirnya aku komat-kamit buat do'a (yang komat-kamit hatinya ding:D). Kalo mulutnya tar di kira dukun kaleee, ha3x!.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Yups...soal dah di tangan, setelah sebelumnya aku nulis nama n syubah di lembar jawaban yang di bagi ma petugasnya. "Deg"...sejenak aku tercengang! "Subhanallah...subhanallah...". Aku hanya tersenyum...satu hal kecil lagi yang membuatku semakin "yakin" atas-Nya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Mungkin saja ini hanya sebuah kebetulan. Mungkin saja aku yang terlalu mengada-ada. Mungkin saja aku yang terlalu hiperbola mengartikan ini semua. Tapi yang pasti..saat itu aku tercengang atas-Nya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Poin yang ada di kertas yang jatuh (robek) tadi pagi, ikut baris di urutan kedua dari tiga soal yang di berikan duktur. Persis!!! Nggak lama setelahnya aku lihat nomor berikutnya. Hmm...lagi2 aku berucap syukur atas-Nya. Hadits yang aku hafalin di Bis tadi pagi keluar. Padahal banyak hadits, dan kebetulan aku nggak sanggup buat masukin semuanya ke dalam memori otakku yang tersisa. Fiiiuuuhhh...subhanallah...subhanallah!!!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Ops...tapi tetep aja, aku nggak bisa kasih status "tamam" wat ujianku. Sempet beingung juga waktu ngerjain:D. Wallahua'lam aja deh. Ada beberapa poin yang...hmm, lagi2 wallahua'lam:).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;"Bismillah" aja yang pasti...&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Lillahita'ala...&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Apapun lah...yang pasti sekarang tinggal tawakkal buat madah yang satu ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Hmm...bismillah...&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Allahumma najihna si imtihanina, waj'alna min al-najihin"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Hari ini kerja keras...&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;berikutnya Tauhid, yang cuma berdurasi 1 x 24 jam saja. Plus bonus beberapa jam (sisa hari ini:D) buat belajar. Ya allah...bantu kami!!!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Hmm...&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Yups...beberapa menit lagi, aku harus "tour wajib awal bulan" neh, he3x...(dokki punya:D)!!!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;moga lancar semua urusan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;Amin ya Rabb!!!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;with love&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;sabik, Ahad, 13.48&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(204, 153, 51);" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-5620489916924348658?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/5620489916924348658/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=5620489916924348658' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/5620489916924348658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/5620489916924348658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2008/01/ujian-pertamaku-dakhil.html' title='Ujian Pertamaku &quot;Dakhil&quot;'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R5bOuJk3GYI/AAAAAAAAAG4/Tcq2yg0Fbsc/s72-c/Pic%28389%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-446370649167555317</id><published>2007-12-31T07:38:00.001-08:00</published><updated>2007-12-31T08:20:03.589-08:00</updated><title type='text'>SEKIAN JAM lagi...kau ingin seperti apa???</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian Jam Lagi...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 204, 255);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R3kUnN1o0HI/AAAAAAAAAGQ/viRwXNUCxCM/s1600-h/040011b.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 228px; height: 156px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R3kUnN1o0HI/AAAAAAAAAGQ/viRwXNUCxCM/s320/040011b.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150170312836960370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Masih ada sekian jam untuk berfikir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Masih ada sekian jam untuk membuat planning&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Masih ada sekian jam untuk introspeksi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Masih ada sekian jam untuk Menyiapkan diri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Masih ada sekian jam untuk menyesal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Karena...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;sekian jam lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Aku akan meninggalkannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Dia akan segera menjadi masa lalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Kisahku dengannya hanya akan menjadi sebuah memori&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Semua yang telah teragenda mungkin hanya kan menjadi sebuah legenda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Atau hanya kan jadi bahan 'muroja'ah'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Untuk semua kelakuanku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Untuk semua sifatku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Untuk semua kisahku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Yah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;sekian jam lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Aku ingin menjadi lebih...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;sebagai manusia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Dan seorang hamba idaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Ah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;sekian jam lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;apa yang sudah ku lakukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;setahun ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;baikkah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;burukkah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Hmm...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Sekian jam lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Aku belum memenuhi daftar 'tugas' ku, tahun depan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Aku belum mencoret  daftar 'kelakuan buruk' ku, tahun ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Aku belum tamat membuat 'planning cantik' ku, untuk tahun depan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Aku belum sempat menangis untuk sebuah sesal 'atasku', tahun ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Tapi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Masih ada sekian jam lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Untuk ku lakukan semua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;SEKIAN JAM lagi???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;"Mau jadi seperti apa kau???"&lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 204, 255);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R3kVUN1o0II/AAAAAAAAAGY/JVHP36d3mcw/s1600-h/040048b.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R3kVUN1o0II/AAAAAAAAAGY/JVHP36d3mcw/s320/040048b.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150171085931073666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Pikirkan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Renungkan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Sekian jam lagi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Dia berlalu dengan sejuta kisahku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;yang Ku ukir dan Terukir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Yah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Sekian jam lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Selamat tinggal 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;sampaikan salamku pada 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Tuk sambutku dengan senyuman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Dan singgasana cantiknya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Sekian jam lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;*HAPPY NEW YEAR*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Semoga tahun depan kan terukir kisah yang lebih baik dari sebelumnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Semoga tahun depan kita bukanlah kita yang lalu, yang sarat dengan kelemahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Semoga tahun depan Kita tidak menjadi bagian dari orang-orang KHOSIRIN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Semoga tahun depan...dan tahun2 berikutnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Amin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Ya Rabb&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Ya Rabb&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Ya Rabb&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;[regards]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 255);"&gt;(Sabiek, SEKIAN JAM sebelum mengukir lembaran baru di 2008.&lt;br /&gt;Baru nyadar kalo tahun baru -itupun bis denger suara petasan dari luar-. Yang tadinya lagi khusyuk kencan ma 'tauhid', langsung loncat ke depan komp, he3x)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-446370649167555317?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/446370649167555317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=446370649167555317' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/446370649167555317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/446370649167555317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/sekian-jam-lagikau-ingin-seperti-apa.html' title='SEKIAN JAM lagi...kau ingin seperti apa???'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R3kUnN1o0HI/AAAAAAAAAGQ/viRwXNUCxCM/s72-c/040011b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-7139345414767604624</id><published>2007-12-30T10:40:00.000-08:00</published><updated>2007-12-30T10:53:57.728-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ah...aku beruntung&lt;br /&gt;ternyata aku tak sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadinya ku pikir, aku adalah milikku&lt;br /&gt;ternyata ribuan pasang mata menyaksikan kepakan sayapku&lt;br /&gt;perasaan masa bodoh yang benar2 bodoh, hampir menerpaku&lt;br /&gt;Aku tak sadar&lt;br /&gt;Dan aku terlena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku begitu sibuk dengan duniaku&lt;br /&gt;Sampai tak tahu, di ujung sana, ada picingan mata yang ingin segera menyayatku&lt;br /&gt;Aku tenggelam dalam berbagai untaian idealisme&lt;br /&gt;yang begitu megah...&lt;br /&gt;Dan sebenarnya, ku rasa tak kuasa membuat diri terlebur dengannya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-7139345414767604624?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/7139345414767604624/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=7139345414767604624' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7139345414767604624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7139345414767604624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/ah.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-3245882323795560315</id><published>2007-12-23T00:37:00.000-08:00</published><updated>2007-12-25T04:25:40.798-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 255, 255);"&gt;Rabbi...&lt;br /&gt;aku hanya butuh&lt;br /&gt;satu hal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ridho'Mu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan itu&lt;br /&gt;ku mampu berdiri&lt;br /&gt;ku mampu bangkit&lt;br /&gt;ku mampu menjelma menjadi apapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan itu&lt;br /&gt;aku tangguh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iringin perjalananku&lt;br /&gt;dengan ridho'Mu Rabb&lt;br /&gt;selalu...&lt;br /&gt;selamanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izinkan aku tuk sekedar mencintaimu&lt;br /&gt;Izinkan aku tuk sekedar memimpikanmu&lt;br /&gt;Izinkan aku...&lt;br /&gt;walau, seandainya kau tidak ingin mencintaku&lt;br /&gt;tapi aku yakin&lt;br /&gt;kaulah sang Pecinta&lt;br /&gt;Yang begitu pantas tuk di puja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku semakin heran&lt;br /&gt;aku begitu haru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku minta satu hal&lt;br /&gt;kau berikan lebih dari itu&lt;br /&gt;aku ingin banyak hal&lt;br /&gt;Tak terhingga kau tuang di hadapku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bingung...&lt;br /&gt;apa yang sudah aku lakukan untuk'Mu&lt;br /&gt;Airmataku masih banyak...&lt;br /&gt;Belum habis ku banjirkan atas nama'Mu&lt;br /&gt;Peluhku pun tak banyak terkuras&lt;br /&gt;Tuk secuil persembahanku pada'Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi...&lt;br /&gt;Cintai aku&lt;br /&gt;Jaga aku di malam'Mu&lt;br /&gt;Entah...&lt;br /&gt;Aku selalu ingin berkencan denganmu&lt;br /&gt;Aku selalu ingin bercinta denganmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencintai banyak orang&lt;br /&gt;Namun...Engkaulah segalanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Di cintai orang yang kita cinta memang menyenangkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Namun di cintai oleh Sang Pencinta, adalah segalanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Blue room of Sabiek, 23 Des'07. 11.00 WK)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-3245882323795560315?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/3245882323795560315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=3245882323795560315' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/3245882323795560315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/3245882323795560315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/rabbi.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-1907694031336268735</id><published>2007-12-20T02:24:00.000-08:00</published><updated>2007-12-20T04:05:56.965-08:00</updated><title type='text'>Idul Adha =&gt; Ghad el-Bashar</title><content type='html'>&lt;a style="color: rgb(51, 255, 51);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2pXNd1o0BI/AAAAAAAAAFg/cpJViBXN_lk/s1600-h/Pic%28183%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2pXNd1o0BI/AAAAAAAAAFg/cpJViBXN_lk/s320/Pic%28183%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146021413083729938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ied el-Adha =&gt; Hari yang menyeramkan untukku:(. Harus Ghodul bashar:D.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Huaaaa...akhirnya hari ini dateng juga.&lt;br /&gt;Pasti orang2 muslim pada seneng banget yah menyambutnya, termasuk aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takbir-takbir berkumandang...&lt;br /&gt;rame...mpe bikin merinding&lt;br /&gt;Kambing-kambing pun nggak mau kalah&lt;br /&gt;Bareng2 pawai...buat say goodbye ma makhluk hidup lainnya...:D&lt;br /&gt;coz...bakal ada pembantaian besar, wekekeke...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebaran di Kairo ma Indo emang beda banget. kalo di Indo yang lebih rame malah Idul Fitrinya. Jadi ngerasa sakral banget gitu.&lt;br /&gt;Kalo di Mesir?&lt;br /&gt;Hari gini nih yang rame. Pembantaian kambing bareng2. Weks...ampun deh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm...dan seperti biasa, Pagi2 para masisir dah pada ngumpul di lokasi sholat Ied special for indonesian (orang mesir yang pengen ngikut sih ahlan:D). Nah...kebetulan tahun nie tempatnya di masjid al-Salam. Alhamdulillah, nggak jauh-jauh plus nggak perlu ribet nungguin bis jemputan, huiks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat sekeluarga. Ada Aku, Beng (Najah), Mami (lely), Ook (Laela), Mbak Jihan, n Yeyen. Senengnya...berangkat bareng-bareng kesana.&lt;br /&gt;Mpe sana, kita2 langsung olahraga muka. Alias mulai pasang senyum dalam durasi yang lama. Gimana enggak, ketemu banyak orang, sambil cipika-cipiki komat-kamit bilang 'mohon maaf lahir &amp;amp; batin'. belum termasuk basa-basinya, ha3x.  Sambil beramah-tamah, foto2an bentar. Bis itu Makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm...dari awal temen2 dah pada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booking&lt;/span&gt; lauk punyaku, hahaha. Mereka dah pada paham banget kalo aku paling anti yang namanya daging (except bakso; coz nggak kelihatan bentuk dagingnya:D -curang nih yee-), Ayam (suka sih, cuma kadang tergantung mood. Kalo dah bentuknya gimanaaa gitu, hiks ogah mo makannya. Nah...kebetulan banget, kebanyakan nggak moodnya), ato makanan yang  dah di olah extrim mpe nggak ketahuan bentuknya (hahaha...bawel banget kan). Hu uh, dari pada yang begituan, mending di kasih tempe, tahu ato sayur. Ato...yang lebih parah, makan nasi ma krupuk aja dah istimewa, dari pada Pizza, Burger, Kibdah, de el el. Weks...ogah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah...pas itu kita nyamperin stan'nya Gamajatim, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;recommended by&lt;/span&gt; Kak Ihya'. Wuiiiih...Te Oo Pe Be Ge Te deh buat masakannya. Lauknya banyak, seneng banget. Jadi ada alternatif. Coz, beneran...ternyata lauknya pake ayam. Untung ada telur, ma perkedel, hohoho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya temen2'ku juga dah pada paham. Jadi kalo ada acara kondangan, makan2 ato apalah. Pasti ada peristiwa imigrasi lauk deh, hahaha.  Yang paling sering kena imbasnya si Najah ma Mami. Kalo dah lihat lauknya pake daging ato ayam, pasti dah senyam-senyum, ngerasa kalo bakal dapet tambahan rezeky, ha3x. Tapi mereka juga baik, suka gantiin lauk laennya buat aku, he3x. Weks...bener2 my friends;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah...lucunya lagi nih. Pernah ada acara kumpul silaturhami marhalah pemberangkatanku (Paguyuban Timur). Waktu itu lauknya pake daging. Berhubung temen2 (khususnya yang masak) dah pada tahu kali yah. Tiba-tiba aja, aku di kasih lauk khusus. Yang laen pake daging, aku pake Ikan sendiri, ha3x, jadi enak:D.  Makaciiiih3x...&lt;br /&gt;Kemaren juga gitu. Di undang makan-makan. Biasalah...nyate gitu loh!. Nah...yang ngundang tahu kalo aku g bakalan makan disana. Dan yapz...tern&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2pYL91o0DI/AAAAAAAAAFw/st9omHJ9J7A/s1600-h/Pic%28190%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2pYL91o0DI/AAAAAAAAAFw/st9omHJ9J7A/s320/Pic%28190%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146022486825553970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;yata aku dapet kiriman telur. Hahaha...beda sendiri jadinya. Tapi tetep aku ambil bagianku. Aku bagi2'in satenya ma temen2, huehuehue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Balik lagi ke al-Salam, he3x)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bis makan, aku, mami n beng keluar. Bingung mo kemana. Mo pulang ato  jalan ke rumah temen dulu (sambil silaturrahmi). Akhirnya aku minta mampir ke rumah Kiki di bawabah II. Maksud hati sih buat ng'hindar dari daging2 yang t'beber di trotoar deket rumah. Huiks...ternyata malah di depan rumah Kiki pas, ada pembantain basar. HUAHUAHUA...mampussss!!!. Tapi ya udahlah, terlanjur basah mandi sekalian:D. Akhirnya, aku nggak mau pulang. Hari itu aku nginep di rumah Kiki barengan mbak Jihan. Si Najah n Mami pulang duluan. Sengaja aku nggak mau keluar rumah, sampe situasi bisa terbilang "Aman" buatku. Masak aku harus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ghod el Bashar /&lt;/span&gt;"merem", plus tutup hidung tiap kali lewat depannya :(, nggak lucu banget kan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngeriiiii...!!! Dimana-mana ada daging. Jalan2 penuh darah. Baunya juga kemana2. Tolooooong!!! Asli...aku paling sibuk cari tempat "ngungsi" kalo dah gini. Fiiiiuuuuuhhh...serasa nggak ada tempat aman. Tahun lalu, kita serumah dapet daging dari orang2 mesir banyak banget. Weks...Bener2 nggak mau masuk dapur deh. Soriii banget buat temen2 rumah. Mohon &lt;span style="font-style: italic;"&gt;rukhsoh&lt;/span&gt; buat yang satu ini, he3x.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Weks...bener2 menyeramkan&lt;br /&gt;Hiks...hiks...hiks...&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2paGt1o0EI/AAAAAAAAAF4/KHC0T7aF8OQ/s1600-h/Pic%28188%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2paGt1o0EI/AAAAAAAAAF4/KHC0T7aF8OQ/s320/Pic%28188%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146024595654496322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimanapun...aku seneng banget kalo ada ivent2 keagamaan kayak gini. Kumpul2 ma temen2, nyambung silaturrahmi jadinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah...tapi yang pasti neh...&lt;br /&gt;aku pengen cepet berlalu, biar bisa enak kalo mo keluar2&lt;br /&gt;nggak tahaaaaaan:(:(:(&lt;br /&gt;[regards]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-1907694031336268735?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/1907694031336268735/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=1907694031336268735' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1907694031336268735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1907694031336268735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/idul-adha-ghad-el-bashar.html' title='Idul Adha =&gt; Ghad el-Bashar'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2pXNd1o0BI/AAAAAAAAAFg/cpJViBXN_lk/s72-c/Pic%28183%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-4345601107810391954</id><published>2007-12-18T08:07:00.000-08:00</published><updated>2007-12-18T08:11:36.427-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Allahu akbar...&lt;br /&gt;Allahu akbar...&lt;br /&gt;Allahu akbar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah...&lt;br /&gt;Asli merinding&lt;br /&gt;Besok Idul adha...&lt;br /&gt;Subhanallah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu akbar...&lt;br /&gt;Allahu akbar...&lt;br /&gt;Allahu akbar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Bis sholat maghrib)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-4345601107810391954?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/4345601107810391954/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=4345601107810391954' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4345601107810391954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4345601107810391954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/allahu-akbar.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-7675929228162598473</id><published>2007-12-18T04:43:00.000-08:00</published><updated>2007-12-18T05:53:18.663-08:00</updated><title type='text'>Belajar bareng "Mbah Google"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2fQJN1oz-I/AAAAAAAAAFI/MGmT-xg0iCw/s1600-h/My+Study+club.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 296px; height: 206px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2fQJN1oz-I/AAAAAAAAAFI/MGmT-xg0iCw/s320/My+Study+club.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145309956046114786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Asyiknyaaa...BLAZAR bareng MBAH GOOGLE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Hmm...Alhamdulillah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Beruntung banget, aku jadi salah satu penghuni rumah ber'DSL. Suer deh, banyak banget manfaatnya. Emang sih, nggak ada telpon di rumahku (si Babah'nya cuma bisa janji doank:P). Makanya, awal tinggal disini, kita2 pada ngebet banget pengen nyambung internet. Via apa aja deh, mau warnet ato &lt;span style="font-style: italic;"&gt;istirak&lt;/span&gt; ma orang mesir, yang penting nyambung:).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah...ujung2nya, bersyukur juga rumah nggak ada telponnya. Bisa terhindar dari penyakit ng'chez' boooo'. Hahaha...kalo dah ada ritual gitu, bahaya!. Weks...giliran kita dah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;qona'ah&lt;/span&gt;, kemaren babahnya bilang mo di kasih telpon 2/3 bulan lagi. Hohoho...untungnya kita serumah dah pada kebal ma janji2 model mesir. Bilang 3 bulan, kayaknya bakal terealisirnya 3 tahun lagi:P.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik lagi ke internet.&lt;br /&gt;Wuiiihh...beneran deh, seneng banget rumah bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;connect&lt;/span&gt;. Biar sesekali koneksi ngadat plus hancur, kita tetep bisa enjoy di buatnya (internet-red)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahad, 16 Des '07.&lt;br /&gt;Nah...kebetulan sekali hari itu adalah pertemuan terakhir &lt;span style="font-style: italic;"&gt;study club'&lt;/span&gt;ku bareng Nela, Mbak Jihan, Sabrina, Kiki, Aini (Brunei punya). Dan sekali lagi lokasinya tetep di rumahku. Coz, terbilang paling strategis. Jadi enak deh, nggak pake keluar gitu, huehuehue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madah terakhir "Sirah Nabawi". Emmm...sengaja dapet jatah paling akhir dari madah2 yang laen. Selain Kitabnya paling akhir turun, temen2 juga lom pada baca, trus isinya cuma cerita-cerita lagi. Dan yang bikin kita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"merem melek", &lt;/span&gt;muqorror kullu booo', gimana nggak mak nyusss tuh (minjem istilah Pak Bondan, Wisata kuliner show). Awal-awal sih lumayan nyantai, coz, tahunya isi cerita-cerita kenabian, yang notebene sedikit banyak dah pernah denger pas kecil dulu. Yah, walaupun sekedar pengantar tidur aja, :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata, Hiks...:(. Mpe di rumah, temen2 pada laporan, kalo pada pusiiiiiing pegang nih kitab. Emang nggak semua sih, coz beberapa bab dah pada ngerti sebelumnya. Nah...yang sisanya itu loh...bikin kita2 gimanaaaa gitu:D (Ups...PEACE yah buat sang muqoror). Gimana nggak. Isinya sih cerita2 doank. Tapi justru karena cerita itulah, kita2 jadi nggak bisa absen dari sang kamus. Yang biasanya bisa baca sambil lari2 (he3x), yang ini? Boro2 mo lari. Jalan aja ogah, masak mo jalan sambil bawa kamus s'GD itu sih:P. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mufrodat&lt;/span&gt;'nya banyak yang lom masuk memori kita. So...mau nggak mau harus cari dulu deh:(.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2fPZd1oz9I/AAAAAAAAAFA/D8bZ8yBmzQo/s1600-h/Sok+nggak+tau.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 292px; height: 220px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2fPZd1oz9I/AAAAAAAAAFA/D8bZ8yBmzQo/s320/Sok+nggak+tau.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145309135707361234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dan, presentasi di mulai. Awal2 sih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;so far so good aja &lt;/span&gt;. Ngalir aja belajarnya. Nah...mpe tengah, pada diem. Hahaha...coz pada bingung ma jalan critanya. Jadi inget kata salah satu senior, kalo lumayan banyak juga yang bawa nih madah, gara2 isinya cuma cerita yang temen2 pada nggak paham gitu (Sori, 'kata senior'nya nih nukil dari temen:D). God...semoga kali ini kita2 semua &lt;span style="font-style: italic;"&gt;'shofi'. &lt;/span&gt;Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh...kehabisan akal, akhirnya ku praktekan aja caraku selama ini, he3x. Nggak pake basa-basi, aku langsung mejeng di depan komputer. Dan mulai berkunjung ke kediaman mbah Google ku tercinta. Aku cari refrensi yang berhubungan ma muqororku. Dan Yapz...&lt;span style="font-style: italic;"&gt;i get it!. &lt;/span&gt;Banyak file yang dah ku copy. Seneng banget, akhirnya, yang awalnya pada sok tahu nyambung2in cerita (ha3x), dapet pencerahan juga deh. Temen2 pegang buku, aku yang bacain data google'nya, plus nyambung2in ma bukunya, hue3x.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyadar juga sih sebenernya, kadang kayak gitu bikin kita2 manja.  Berhubung waktu dah mepet banget, temen2 juga nggak mungkin pulang larut, so salah satu alternatif ya pake mbah Google:D. Tapi  kalo mau ambil positifnya, justru yang kayak gitu bisa kasih data2 baru yang kebetulan nggak ada di muqoror.  Kan enak, nggak cuma  muter2 seputar muqoror,he3x. Bisa refresh lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fiiiuuuh...dah  maghrib. Bener-bener nggak selesai. Salah satu personel nggak bisa dateng. Alhasil, sisanya ya harus baca sendiri, hahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ala kulli hal...&lt;/span&gt;Terima kasih buat  'Mbah Google' tercinta. Dah tua, tapi  masih keren aja. Mantab booo', he3x. Asyik...bisa belajar sambil berpetualang:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm...&lt;br /&gt;it's OVER...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siap-siap, tanggal 27 Des ujian Syafawi Tafsir&lt;br /&gt;Mohon do'a buat semua...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rabbi sahhil kulla umurina&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Allahumma najjihna fi imtihanina, waj'alna min al-najihin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GANBATTE...!!! &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-7675929228162598473?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/7675929228162598473/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=7675929228162598473' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7675929228162598473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/7675929228162598473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/belajar-bareng-mbah-google.html' title='Belajar bareng &quot;Mbah Google&quot;'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2fQJN1oz-I/AAAAAAAAAFI/MGmT-xg0iCw/s72-c/My+Study+club.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-2136113776764910464</id><published>2007-12-13T12:45:00.000-08:00</published><updated>2007-12-13T12:49:05.068-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Kenapa Putih?&lt;br /&gt;yang selalu menjadi lambang kesucian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa merah?&lt;br /&gt;yang selalu menunjukkan keberanian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenapa Hijau&lt;br /&gt;yang selalu menggambarkan kesejukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu...&lt;br /&gt;kenapa Hitam&lt;br /&gt;yang selalu menjadi warna yang sarat dengan&lt;br /&gt;keterpurukan...&lt;br /&gt;kegelapan...&lt;br /&gt;kesunyian...&lt;br /&gt;kepedihan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-2136113776764910464?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/2136113776764910464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=2136113776764910464' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2136113776764910464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/2136113776764910464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/kenapa-putih-yang-selalu-menjadi.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-5110052203765475704</id><published>2007-12-13T12:42:00.001-08:00</published><updated>2007-12-13T12:43:54.309-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Weks...&lt;br /&gt;Bosen!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik itu-itu aja&lt;br /&gt;Nggak ada yang menarik&lt;br /&gt;bosen!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bingung, mo pake topik apa yah?&lt;br /&gt;weks...&lt;br /&gt;Tetep aja bosen!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-5110052203765475704?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/5110052203765475704/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=5110052203765475704' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/5110052203765475704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/5110052203765475704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/weks.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-8614653369967250668</id><published>2007-12-13T01:59:00.000-08:00</published><updated>2007-12-13T02:01:52.111-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);" align="center"&gt;&lt;b&gt;TAFSIR TEMATIK&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;(Mengukur relevansi tafsir tematik sebagai rekomendasi metode penafsiran kontemporer&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);" align="center"&gt;&lt;i&gt;Oleh: Maramita Elfani&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;I. PROLOG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Mengkaji berbagai jenis literatur keislaman memang sudah menjadi kewajiban kita sebagai orang muslim. Terlebih lagi al-Qur'an yang merupakan poros dari segala ilmu yang ada di bumi ini. Al-Qur'an dengan segala keindahannya, keistimewaannya, kemu'jizatannya, keunikannya serta kesuciannya ternyata tak hanya benda "&lt;i&gt;jamid" &lt;/i&gt;yang hanya bisa di lihat dan di baca. Al-Qur'an mempunyai berjuta-juta rahasia serta ke-mukjizat-an, yang hanya akan kita pahami jika kita mau memahami dan mempelajarinya lebih dalam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Tafsir, merupakan salah satu cara untuk kita bisa melihat apa makna yang terkandung dalam kitab &lt;i&gt;kamil&lt;/i&gt; (al-Quran) ini. Karena tafsir yang merupakan sebuah disiplin inti dalam khazanah keilmuan Islam adalah sebuah alat interpretasi untuk menguak esensi implisit dari ayat-ayat &lt;i&gt;qur'aniyah.&lt;/i&gt; Sebagaimana maklum, bahwa al-Qur'an diturunkan dalam bahasa Arab dengan bentuk sastra yang mengungguli nilai sastra yang berkembang pada masyarakat Arab ketika itu, al-Qur'an mempunyai nilai estetika yang tinggi dan disempurnakan juga dengan kelebihannya dalam segi linguistik yang diindikasikan oleh kekayaan bahasanya dimana pada tiap katanya tidak hanya mempunyai satu makna. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Dalam al-Qur'an banyak dijelaskan tentang aturan-aturan yang bisa dijadikan pijakan dalam hidup manusia, seperti dasar-dasar akidah, hukum-hukum sosial kemasyarakatan, pemikiran dan lain-lain. Namun disisi lain, Allah tidak menjamin terperincinya masalah-masalah tersebut diatas dalam al-Qur'an. Maka bukan hal yang aneh lagi jika kita menemukan lafadz singkat tapi terhimpun banyak makna. Selain itu, al-Qur'an tidak tersusun secara sistematis serta tidak diturunkan sesuai dengan komposisi kronologisnya. Bahasa al-Qur'an juga banyak yang mengandung majaz ataupun metafor-metafor sehingga kita akan mengalami kesulitan untuk memahaminya dengan pembacaan yang sederhana. Nah, disinilah posisi urgensi tafsir itu ditunjukkan. Tafsir menjadi komponen yang sangat penting dalam memahami ayat-ayat &lt;i&gt;qur'aniyah &lt;/i&gt;yang maknanya tidak tersajikan secara eksplisit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Dari sinilah kemudian banyak sekali penafsiran terhadap al-Qur'an muncul. Tafsir-tafsirpun semakin berkembang. Dan dalam perkembangannya, pengetahuan seputar metodologi tafsir pun tak terelakkan. Sedangkan untuk mengetahui metodologi itu sendiri kita perlu mengarahkan fokus kita pada sisi historis tafsir tersebut. Namun agaknya penulis tidak perlu memaparkan kembali tentang historisitas munculnya tafsir, sebab poin ini telah banyak disinggung dalam makalah-makalah sebelumnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Berbicara tentang tafsir, kita perlu mengetahui beberapa klasifikasi bahasan teknis dalam menafsirkan al-Qur'an. Misalnya, bentuk-bentuk tafsir, metodologi serta corak-coraknya yang semakin banyak bermunculan dan berkembang dewasa ini. Kita mengenal ada tiga bentuk dalam tafsir, diantaranya adalah tafsir &lt;i&gt;bi al-ma'tsur&lt;/i&gt;, tafsir &lt;i&gt;bi al-ra'yi&lt;/i&gt; dan tafsir &lt;i&gt;isyari&lt;/i&gt;. Kemudian dari segi metode, metodologi tafsir dibagi menjadi empat macam, yang terdiri dari: metode analitik (&lt;i&gt;tahlili) &lt;/i&gt;metode global (&lt;i&gt;ijmali&lt;/i&gt;)&lt;i&gt;, &lt;/i&gt;metode komparasi &lt;i&gt;(muqarin), &lt;/i&gt;dan metode tematik (&lt;i&gt;maudhu'I)&lt;/i&gt;. Dalam usaha interpretasi ayat al-Qur'an, seorang mufasir tidak bisa dihindarkan dari sifat subyektif, yang artinya setiap mufasir mempunyai kecenderungan yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki. Hal ini bisa kita lihat dengan banyaknya aliran sektarian atau corak-corak penafsiran yang digunakan oleh para mufasir saat ini. Seperti misalnya pendekatan linguistik murni ataupun dilihat dari bingkai sastranya, sufistik, fiqih, ilmiah/saintifik, filsafat dan teologi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Salah satu metode tafsir yang terbilang laris dipakai oleh para ulama klasik adalah metode tahlili atau analitik, dimana penafsiran dilakukan dengan mengikuti sistematika ayat dalam Al-Qur'an (dari awal sampai akhir). Namun ternyata banyak kelemahan yang ditemukan didalamnya, salah satunya adalah kebingungan dalam memahami maksud yang terkandung dalam ayat-ayat al-Qur'an. Dari sinilah akhirnya muncul sebuah metode baru yaitu metode tematik yang seakan menjadi &lt;i&gt;problem solving &lt;/i&gt;untuk masalah-masalah tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Dalam makalah ini, penulis akan membahas seputar tafsir Tematik dengan menampilkan uraian historisitas kemunculannya yang dilanjutkan dengan definisi serta bentuk dan langkah-langkah yang digunakan, perbedaanya dengan metode lain yang menyangkut kelebihan serta kekurangannya dan yang terakhir adalah nilai relevansi tafsir tematik sebagai metode penafsiran masa kini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;II. HISTORISITAS MUNCULNYA TAFSIR TEMATIK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Sejak masa kodifikasi tafsir, metode yang sering digunakan oleh para mufasir (yang sementara diduga dimulai oleh al-Farra') dalam usaha interpretasi al-Qur'an adalah metode analitik (&lt;i&gt;tahlili&lt;/i&gt;). Dibanding metode yang lain, semisal muqarin atau ijmali, metode ini masih menempati posisi teratas sebagai metode yang laris digunakan oleh para mufasir klasik. Sebab dua metode diatas dirasa kurang relevan untuk digunakan, mengingat terlalu singkatnya uraian yang dihasilkan. Seperti metode Ijmali, metode ini memang cukup bisa mempermudah pemahaman -masyarakat awam khususnya- mengenai maksud dari redaksi yang ada dalam mushaf dengan mengandalkan uraian globalnya. Namun, dari situ pulalah kelemahan metode ini tampak. Penjelasannya yang terlalu singkat membuatnya tidak bisa menguak makna-makna yang terkandung dalam al-Qur'an. Demikian juga metode muqarin yang sempat dikembangkan oleh Abu Bakar al-Baqillani.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Metode &lt;i&gt;tahlili &lt;/i&gt;adalah metode penafsiran al-Qur'an yang dilakukan dengan memberikan interpretasi terhadap ayat-ayat al-Qur'an sesuai dengan sistematika yang ada didalamnya. Maksudnya adalah, penafsiran dilakukan secara beruntun ayat demi ayat, kemudian &lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt; demi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; hingga akhir berdasarkan susunan yang ada dalam mushaf. Metode ini menitikberatkan pada pembahasan kata dan lafadz, menyibak arti yang dikehendaki, sasaran yang dituju serta kandungan ayat, yaitu unsur-unsur I'jaz, balaghah, dan estetika bahasa, juga menjelaskan esensi yang dapat diambil dari ayat, misalnya hukum fiqih, dalil syar'i, arti secara etimologi, norma akhlak dan lain sebagainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Menurut Malik bin Nabi, umumnya para mufasir menggunakan metode ini disebabkan oleh keinginan kuat mereka untuk menunjukkan kemukjizatan yang ada dalam al-Qur'an. Seperti halnya Ibrahim bin Umar Al-Biqai (809-885 H), beliau lebih memilih metode analitik dalam menjelaskan korelasi antar ayat dalam al-Qur'an. Namun ternyata korelasi yang dimaksud disini adalah korelasi yang mengusung sistematika ayat dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; dalam mushaf, karena dari sinilah beliau mencoba menguak kemukjizatannya. Selain itu, beliau juga bermaksud menunjukkan nilai estetika al-Qur'an dengan menelaah sebab pemilihan redaksi serta penggabungan ayat yang satu dengan yang lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Pun Al-Syatibi, beliau lebih menyukai metode analitik. Sebab menurut beliau meski dalam satu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; mengandung banyak masalah, namun masalah-masalah tersebut mempunyai korelasi yang kuat antara satu dengan yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lainnya. Sehingga ketika menyajikan interpretasi ayat, hendaknya mufasir tidak hanya memperhatikan bagian awal saja tetapi juga bagian akhir secara keseluruhan. Sebab, jika hanya memperhatikan satu masalah atau bagian tertentu saja, ditakutkan maksud dari ayat-ayat yang lain akan terabaikan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;"Tidak dibenarkan seseorang hanya memperhatikan bagian-bagian dari satu pembicaraan, kecuali pada saat ia bermaksud untuk memahami arti lahiriah dari satu kosakata menurut tinjauan etimologis, bukan maksud si pembicara. Kalau arti tersebut tidak dipahaminya, maka ia harus segera memperhatikan seluruh pembicaraan dari awal hingga akhir", demikian kata Al-Syathibi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Masih banyak sekali para mufasir yang memanfaatkan metode ini, diantaranya adalah, &lt;i&gt;tafsir al-thabary, tafsir ibn Katsir, Tafsir Al-Kasysyaf&lt;/i&gt; karya Al-Zamakhsyari (467-&lt;i&gt;538 H), atau Anwar Al-Tanzil karya Al-Baidhawi (w. 791 H), &lt;/i&gt;atau&lt;i&gt; Ruh&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Al-Ma'ani&lt;/i&gt; karya Al-Alusi (w. 1270 H), atau &lt;i&gt;Al-Bahr Al-Muhith&lt;/i&gt; karya Abu Hayyan (w. 745 H), dan sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Kendati demikian, seiring dengan maraknya mufasir yang menonjolkan kelebihan-kelebihan metode ini, ternyata metode tahlili juga mempunyai beberapa kelemahan yang bisa mempengaruhi implementasi dari ayat-ayat &lt;i&gt;qur'aniyah&lt;/i&gt; yang ada. Misalnya, keterputusan tema yang sama dalam berbagai &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, sehingga satu tema berpotensi melumpuhkan kesatuan tema yang ada pada bagian sebelumnya, hal ini disebabkan oleh pemaparan tiap tema yang dilakukan secara parsial. Kemudian kelemahan yang dinilai paling mendasar adalah metode semacam ini dirasa kurang relevan dengan perkembangan sosial masa kini. Dengan wujudnya yang berjilid-jilid menjadikan salah satu kendala bagi orang yang ingin membaca serta mendalaminya. Kuantitas yang begitu banyak serta dibarengi dengan bahasannya yang bersifat teoretis ternyata kurang bisa menyentuh berbagai problema yang ada dalam masyarakat, sehingga hal ini seringkali membuat para pembaca putus asa. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Berangkat dari pemikiran seperti ini, rupanya para ulama mencoba untuk mencari sebuah solusi guna mengatasi masalah diatas, dengan berusaha membuat sebuah harmonisasi antara ayat al-Qur'an dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Disinilah akhirnya metode tematik dihadirkan untuk menyempurnakan metode tahlili. Ternyata munculnya ide seperti ini menuai banyak respon positif dari kalangan para mufasir. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;III. TAFSIR TEMATIK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Tafsir Tematik adalah metode tafsir yang berusaha menggali isi al-Qur'an dengan cara mengumpulkan ayat-ayat tertentu yang mempunyai kesatuan maksud dan bersama-sama membahas topik/judul tertentu kemudian disusun secara sistematis sesuai dengan masa turunnya dan selaras dengan sebab-sebab turunnya. Dengan memperhatikan ayat-ayat tersebut berikut penjelasan, keterangan serta korelasinya dengan ayat-ayat yang lain, &lt;i&gt;istinbat al-hukm &lt;/i&gt;itu dilakukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dari definisi diatas, Dr. Jum'at Ali Abdul Qadir mengungkapkan bahwa tafsir tematik tidak bisa diartikan dengan menggunakan arti tafsir secara terminologi. Sebab tafsir tematik tidak mencakup seluruh ayat-ayat yang ada dalam al-Qur'an, melainkan hanya mengambil pokok pembahasan tertentu untuk ditelaah lebih dalam.&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Perwujudan ide ini dalam bentuk satu kitab tafsir dipelopori oleh Syeikh Al-Azhar, Mahmud Syaltut. Pada tahun 1960, beliau berhasil menerbitkan kitab tafsirnya yang berjudul &lt;i&gt;Tafsir al-Qur'an al-Karim.&lt;/i&gt; Disinilah beliau menerapkan metode tematik ini. Berawal dari sini pulalah, semakin lama metode ini semakin berkembang dengan cepat. Dengan mengambil satu tema, yang dilanjutkan dengan menelisik lebih jauh tentang masalah itu melalui himpunan ayat-ayat quraniyah yang mempunyai keterkaitan erat, metode ini dinilai mampu menampilkan sebuah materi yang lebih spesifik dan efisien. Metode tematik tidak hanya menginduksi makna-makna yang terkandung dalam teks saja, karena disana ada semacam pembacaan realita, sehingga konklusi yang dihasilkan tampak lebih mudah dicerna oleh kalangan masyarakat dari berbagai strata. Selain itu, metode ini bisa digunakan oleh seseorang sebagai dalil atas argumentasi mereka bahwa al-Qur'an sejalan sengan ilmu pengetahuan dan masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Contoh tafsir model ini antara lain, &lt;i&gt;Muqawwimat al-Insaniyah fi al-Qur'an &lt;/i&gt;karya Ahmad Ibrahim, &lt;i&gt;al-Riba fi al-Qur'an&lt;/i&gt; oleh Abu al-A'la al-Maududy atau &lt;i&gt;al-Aqiqah fi al-Qur'an&lt;/i&gt; milik Abu Zahra, dan lain sebagainya. Di Mesir sendiri, metode ini dicetuskan pertama kali oleh Prof. Dr. Ahmad Sayyid Al-Kumiy, ketua jurusan tafsir fakultas ushuluddin universitas al-Azhar sampai tahun 1981. Rupanya langkah ini menarik perhatian banyak pihak, bahkan beberapa dosen di universitas tersebut telah berhasil mengeluarkan karya-karya ilmiahnya dengan bentuk yang sama. Diantaranya, Prof. Dr. Al-Husaini Abu Farhah yang menulis &lt;i&gt;Al-Futuhat Al-Rabbaniyyah fi Al-Tafsir Al-Mawdhu'i li Al-Ayat Al-Qur'aniyyah&lt;/i&gt; dalam dua jilid, dengan memilih banyak topik yang dibicarakan al-Quran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;b&gt;Ada&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;b&gt; dua bentuk metode penafsiran tematik:&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;(1) Penafsiran satu &lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt; dalam al-Quran dengan menjelaskan tujuan-tujuannya secara umum dan khusus atau tema sentral &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; tersebut, kemudian menghubungkan ayat-ayat yang beraneka ragam itu satu dengan lain dengan tema sentral tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;(2) Menghimpun ayat-ayat al-Quran yang membahas masalah tertentu dari berbagai surat al-Quran (sedapat mungkin diurut sesuai dengan masa turunnya, apalagi jika yang dibahas adalah masalah hukum) sambil memperhatikan sebab &lt;i&gt;nuzul&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;munasabah&lt;/i&gt; masing-masing ayat, kemudian menjelaskan pengertian ayat-ayat tersebut yang mempunyai kaitan dengan tema atau pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh penafsiran dalam satu kesatuan pembahasan sampai ditemukan jawaban-jawaban al-Quran menyangkut tema (persoalan) yang dibahas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dalam menghimpun ayat-ayat yang berhubungan dengan tema yang diajukan, beberapa ulama menekankan bahwa tidak harus mengumpulkan seluruh ayat al-Qur'an yang berkaitan dengan tema tersebut. Mereka berpendapat, ketika ayat-ayat yang terkumpul disinyalir keras bisa mewakili maksud dari satu tema, maka tidak perlu/harus mengumpulkan ayat-ayat yang lain untuk menjelaskannya.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;Langkah-langkah dalam penerapan metode tematik:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Ada beberapa langkah yang harus ditempuh untuk bisa menerapkan metode tematik atau &lt;i&gt;maudhu'i,&lt;/i&gt; seperti halnya yang dipaparkan oleh seorang guru besar pada fakultas ushuluddin al-Azhar, Prof. Dr. Abdul Hay Al-Farmawiy dalam bukunya yang bertajuk &lt;i&gt;Al-Bidayah fi al-tafsir al-maudhu'i, &lt;/i&gt;yang diterbitkan pada tahun 1977. Adapun langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;a. Menetapkan masalah yang akan dibahas (topik).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;b. Menghimpun ayat-ayat yang berkaitan dengan masalah tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;c. Menyusun runtutan ayat sesuai dengan masa turunnya, disertai pengetahuan tentang &lt;i&gt;asbab al-nuzul&lt;/i&gt;nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;d. Memahami korelasi ayat-ayat tersebut dalam suratnya masing-masing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;e. Menyusun pembahasan dalam kerangka yang sempurna (outline).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;f. Melengkapi pembahasan dengan hadits-hadits yang relevan dengan pokok bahasan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;g. Mempelajari ayat-ayat tersebut secara keseluruhan dengan jalan menghimpun ayat-ayatnya yang mempunyai pengertian yang sama, atau mengkompromikan antara yang &lt;i&gt;'am&lt;/i&gt; (umum) dan yang &lt;i&gt;khash&lt;/i&gt; (khusus), mutlak dan muqayyad (terikat), atau yang pada lahirnya bertentangan, sehingga kesemuanya bertemu dalam satu muara, tanpa perbedaan atau pemaksaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;Perbedaan metode tematik dengan model penafsiran yang lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;a) Tematik vs Analitik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Dua metode ini jelas sangat berbeda. Hal ini tampak sekali pada langkah-langkah yang digunakan oleh tiap-tiap metode, yang mana metode analitik dilakukan dengan cara menafsirkan ayat-ayat al-Qur'an sesuai dengan susunan redaksinya dalam mushaf. Al-Qurthuby misalnya, dalam tafsir &lt;i&gt;al-jami' li ahkam al-Qur'an &lt;/i&gt;nya yang tersusun sebanyak sebelas jilid berikut &lt;i&gt;fihris &lt;/i&gt;nya, beliau menjabarkan tiap kata yang ada dalam al-Qur'an secara sistematis dari awal &lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt; (al-Fatihah) sampai pada akhir &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; (al-Nas). Beliau juga lebih menonjolkan maksud dari penggunaan redaksi, korelasi dari ayat satu dengan yang lainnya, serta kemu'jizatan al-Qur'an. Salah satu sample konkretnya adalah penjabarannya tentang ayat&lt;i&gt; "kursy".&lt;/i&gt; Dalam menafsirkan ayat yang terdiri dari sepuluh kalimat ini, pemahaman linguistik menjadi sasaran utama. Seperti kata &lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;(الحي القيوم)&lt;/b&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;, &lt;/b&gt;beliau menjelaskan tentang apa makna dari kata tersebut, kedudukan, serta alasan Allah memilih dua redaksi diatas mengingat banyak sekali padanan kata yang dimiliki oleh tiap kata dari bahasa Arab. Selain itu, kita bisa menyimak penjelasannya mengenai korelasi antara ayat tersebut dengan kalimat sesudahnya &lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;(لا تأخذه سنة ولا نوم)&lt;/b&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;, atau antara &lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;(وسع كرسيه السماوات و الأرض)&lt;/b&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; dengan &lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;(ولا يؤده حفظهما)&lt;/b&gt; &lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;. Beliau juga mencoba menguraikan alasan Allah mengakhiri ayat tersebut dengan menyebutkan dua sifat wajib-Nya &lt;b&gt;العلي العظيم)&lt;/b&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;&lt;b&gt;)&lt;/b&gt;. Begitulah al-Qurthuby menerapkan metode tahlili ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Tidak demikian dengan tematik, metode ini lebih menitikberatkan pada satu tema pokok yang kemudian dikolaborasikan dengan ayat-ayat &lt;i&gt;qur'aniyah. &lt;/i&gt;Sehingga bahasan lebih terfokus pada tema tersebut bukan pada dimensi yang lain dari tiap ayat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Salah satu contohnya bisa kita lihat pada kitab tafsir "Cahaya al-Qur'an" yang merupakan terjemahan dari kitab &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;Qabasun min Nur al-Qur'an &lt;/i&gt;karya Muhammad Ali al-Shabuny atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;al-Bayan Tafsîr ayât fi Ahkâm min al-Qur'an&lt;/i&gt; milik Rawai', yang khusus membahas tentang ayat-ayat yang berkaitan dengan masalah hukum, dan &lt;i&gt;shafwa al-Tafasir&lt;/i&gt; (Tafsir-tafsir pilihan).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Komposisi kitab Cahaya al-Qur'an terdiri dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; al-Baqarah sampai al-An'am. Disini Ali al-Shobuny mengklasfikasikan ayat dalam sub-sub tertentu sesuai dengan tema yang terkandung di dalamnya. Dalam &lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt; al-Baqarah misalnya, menurut beliau substansi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; ini lebih banyak berkutat pada penetapan-penetapan hukum syar'i seperti puasa, haji, jihad dan lain sebagainya, hal ini disebabkan oleh kedudukannya sebagai ayat &lt;i&gt;madaniyah &lt;/i&gt;yang lebih menitikberatkan pada petunjuk, pengarahan dan penetapan syari'at. Atau dalam &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; Ali 'imran, yang mana terdapat dua poin penting disana. &lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, menjelaskan tentang akidah Islam yang beruhubungan dengan keesaan, kebesaran serta kekuasaan Allah Swt. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya ayat-ayat ilahiyah. &lt;i&gt;kedua&lt;/i&gt;, berbicara tentang syari'at khususnya yang berkaitan dengan &lt;i&gt;jihad fi sabil al-Allah&lt;/i&gt;. Disini al-Shobuny menuangkan interpretasinya secara gamblang dengan menggunakan metode maudhu'i dan metode yang diterapkan oleh beliau termasuk dalam kategori tematik bentuk pertama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Untuk bentuk kedua yaitu menghimpun ayat-ayat yang berkaitan dengan tema yang dibahas. Disini tentunya seorang mufasir harus menentukan terlebih dahulu tema yang akan dikajinya, baru kemudian dikolaborasikan dengan dalil-dalil &lt;i&gt;qur'aniyah&lt;/i&gt;. Pembahasan tentang riba misalkan, maka mufasir harus mengumpulkan ayat-ayat yang mempunyai keterkaitan dengan tema tersebut, lalu diikuti dengan konklusi serta solusi yang ditawarkan. Atau didahului dengan pembacaan realitas, yang artinya mufasir mencari satu tema yang "&lt;i&gt;up to date&lt;/i&gt;" di perbincangkan dalam masyarakat saat ini. Seperti masalah perempuan, kepemimpinan, etika dalam bermu'amalah atau yang lainnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Jika metode analisis lebih mengarahkan eksploitasi ayatnya pada berbagai segi seperti linguistik, i'jaz, estetika dan lain sebagainya, maka metode tematik melakukan sebaliknya. Cakupan teknis metode ini tidak berkutat pada makna kosakata atau dari segi estetikanya (kecuali hanya sebatas yang dibutuhkan dalam pembahasan pokoknya), namun substansi berikut konklusi lah yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjadi sasaran utama. Oleh sebab itu, seringkali tafsir yang memakai metode tematik bisa menuntaskan masalah-masalah yang ada dalam al-Qur'an. Hal ini dikarenakan pembahasan yang ada dalam tafsir tahlili lebih diarahkan pada pembahasan ayat secara independent, yang mengakibatkan terabaikannya ayat lain yang masih mempunyai keterkaitan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;b) Tematik vs&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Komparasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Metode komparasi yang familiar dengan sebutan &lt;i&gt;tafsir muqarin&lt;/i&gt; adalah metode yang ditempuh dengan cara mengkomparasikan atau membandingkan ayat-ayat al-Qur'an dengan al-Qur'an ataupun sunah yang mempunyai kesamaan redaksi namun substansi yang diusung berbeda, ataupun sebaliknya redaksi berbeda namun substansi hampir sama, serta membandingkan tafsir atau pendapat ulama yang berhubungan dengan interpretasi ayat al-Qur'an. Mufasir yang menempuh metode ini, misalnya Al-Khatib Al-Iskafi dalam kitabnya &lt;i&gt;Durrah al-Tanzil wa Ghurrah al-Ta'wil&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Dalam mengkomparasikan ayat-ayat al-Qur'an, umumnya para mufasir hanya menjelaskan hal-hal yang berhubungan dengan perbedaan kandungan pada tiap-tiap ayat tersebut. Seperti perbedaan yang antara &lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt; al-A'raf ayat 12 dengan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; Shad ayat 75 berikut ini:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;b&gt;Surat&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;b&gt; al-A'raf ayat 12&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;قال ما منعك الا تسجد اذأمرتك، قال أنا خير منه، خلقتني من نار و خلقته من طين &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;(Allah berfirman," apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) diwaktu aku menyuruhmu?" Iblis menjawab,"saya lebih baik daripadanya; engkau ciptakan saya dari api sedang dia engkau ciptakan dari tanah).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;Shad 75&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;قال يابليس ما منعك ان تسجد لما خلقت بيدي، استكبرت ام كنت من العالين &lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;i&gt;(Allah berfirman,"hai Iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah kuciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyomobongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk golongan yang (lebih) tinggi?")&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Seperti yang tampak jelas dari dua ayat diatas. Keduanya mempunyai redaksi yang sedikit berbeda, namun substansi yang dibawa sama yaitu sama-sama menjelaskan tentang kesombongan Iblis yang tidak mau mengikuti perintah Allah untuk berdujud kepada nabi Adam. Sama halnya perbedaan yang terjadi antara &lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt; al-Anfal ayat 10 dengan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; Ali Imran ayat 126 sebagai berikut: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;b&gt;Surat&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;b&gt; Al- anfal ayat 10&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;وما جعلنه الله الا بشرى ولتطمئن به قلوبكم، وما النصر الامن عند الله، ان الله عزيز حكيم&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;(&lt;i&gt;dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu), melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. sesungguhnya Allah maha Perkasa lagi maha Bijaksana).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;Ali imran 126&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;وما جعله الله الا بشرى لتطمئن قلوبكم به، وما النصر الا من عند الله، ان الله عزيز حكيم &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;(dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira (bagi kemenanganmu), dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah yang maha Perkasa lagi maha Bijaksana).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Selain menyajikan komparasi antara ayat dengan ayat, tafsir &lt;i&gt;muqarin &lt;/i&gt;ini juga membandingkan tafsir dan pendapat ulama yang berhubungan dengan interpretasi ayat. Seperti halnya perbedaan antara al-Qurthuby, Imam Baihaqy dan Imam al-Kalby yang berbeda dalam mengartikan kata &lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;(القيوم)&lt;/b&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; dalam ayat &lt;i&gt;kursy. &lt;/i&gt;Al-Qurthuby mengartikan kata tersebut dengan "mengatur atau mengurusi (makhluknya) secara terus-menerus", sedangkan makna yang ditawarkan oleh Imam Baihaqy&lt;b&gt; &lt;/b&gt;adalah "yang tidak tidur", lain halnya yang diungkapkan oleh Imam al-Kalby, beliau mengatakan &lt;i&gt;al-qoyyum &lt;/i&gt;berarti "yang tidak ada permulaannya". Nah dari sinilah biasanya seorang mufasir akan menarik sebuah kesimpulan mengenai interpretasi ayat-ayat tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Tentu saja tafsir model ini berbeda dengan tafsir tematik. Cakupan makna yang dirangkum dalam tafsir komparasi terbilang lebih sempit dari pada metode tematik. Hal ini disebabkan oleh penjelasan mufasir komparasi yang berputar pada pembahasan redaksional saja. Sementara tematik, selain menghimpun ayat-ayat yang mempunyai relasi dengan tema, mencari sinonim-sinonimnya, juga mencoba menelaah kandungan-kandungan ayatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;c) Tematik vs Global&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Metode global &lt;i&gt;(Ijmali) &lt;/i&gt;adalah metode penafsiran yang mencoba menguak makna al-Qur'an secara singkat dan global. Dalam metode ini, sisitematika yang digunakan sama dengan metode &lt;i&gt;tahlili.&lt;/i&gt; Imam Jalaluddin al-Sayuthi adalah salah satu imam yang &lt;i&gt;masyhur&lt;/i&gt; menerapkan metode ini dalam kitabnya&lt;i&gt; Tafsir al-Jalalain&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Keistimewaan metode ini ada pada kemudahan dalam pemahamannya, hanya saja interpretasi yang dihasilkan lebih singkat dan belum sampai pada analisis yang lebih detail, sehingga tidak bisa membawa esensi al-Qur'an secara komprehensif. Disini pulalah letak perbedaan antara tafsir tematik dan tafsir global.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Selain uraiannya yang terlalu singkat, metode inipun terkesan membingungkan sang pembaca. Hal ini dikarenakan susunannya yang sama dengan metode &lt;i&gt;tahlili,&lt;/i&gt; yaitu dari awal hingga akhir &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Lain halnya dengan tematik yang lebih mengedepankan tema yang diangkat dalam bahasannya. Selain lebih terfokus pada poin sasarannya, uraian yang dipaparkan pun lebih jelas dan mengena dalam masalah-masalah yang ada dalam masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;IV. MENGUKUR NILAI RELEVANSI TAFSIR TEMATIK. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Setelah sedikit uraian yang menjelaskan tentang sosio-historis serta sisi intern tafsir tematik (bentuk-bentuk, langkah-langkah, perbedaan dengan model penafsiran yang lain, dan lain sebagainya) diatas, sudah sewajarnya pertanyaan seputar relevansi atas aplikasi tafsir tematik dalam kondisi masyarakat saat ini masuk dalam &lt;i&gt;list &lt;/i&gt;perbincangan kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Menghadapi kondisi sosial masyarakat saat ini, sepertinya tafsir yang dilakukan secara tematik mempunyai peran penting sebagai salah satu media masyarakat dalam memahami makna-makna yang ada pada &lt;i&gt;kalam &lt;/i&gt;Allah Swt. Telah maklum, bahwa salah satu urgensitas tafsir adalah sebagai media dalam mengartikulasikan makna-makna yang terkandung dalam al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia. Selama ini, tafsir yang berkembang ditengah kehidupan masyarakat adalah tafsir &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dengan metode analitik yang bersifat teoretis. Namun, kondisi sebagian besar masyarakat yang cenderung bersikap pragmatis, seakan menuntut mereka untuk bisa mendapatkan sesuatu secara instant. Sehingga bisa disimpulkan bahwa masyarakat tidak menginginkan teori, mereka hanya butuh pemahaman (terhadap suatu ayat) yang telah sampai pada tataran praktis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Menurut sebagian ulama, munculnya tafsir tematik mampu menjadi sebuah solusi untuk mengatasi permasalahan yang berkembang dalam masyarakat masa kini. Dibanding tiga metode yang lain, metode ini dinilai paling relevan untuk diaplikasikan sebagai rekomendasi metode tafsir kontemporer. Umumnya, masyarakat (awam khususnya) mengalami kesulitan ketika dihadapkan dengan tafsir dengan model yang lain. &lt;i&gt;Tahlili&lt;/i&gt; misalkan, tafsir ini lebih menitikberatkan pada penafsiran yang bersifat teoretis, sehingga bisa dibilang hanya orang-orang tertentu yang memiliki kapabilitas dalam bidang itulah yang dapat memahami kandungan al-Qur'an, bahkan tak jarang kita menemukan orang yang bersikap apriori dalam memahami al-Qur'an lebih mendalam. Lain halnya dengan tafsir tematik yang memang mempunyai jangkauan bahasan lebih spesifik dan aplikatif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Metode tematik bisa dibilang mampu "membumikan al-Qur'an". Dalam arti, mampu menjadikan nilai-nilai yang terkandung dalam al-Qur'an mudah diserap oleh masyarakat dari kalangan manapun. Hal ini bisa kita lihat dari langkah awal ketika mufasir tematik menetapkan permasalahan yang akan dibahas. Mufasir tematik tidak akan sembarangan mengambil tema sebagai sasaran bahasannya, karena pembacaan realitas akan dilakukan terlebih dahulu sebelum menetapkan pokok bahasan tersebut. Selain itu, mufasir tematik juga harus mempelajari kondisi sosio historis masyarakat dengan memperhatikan masalah yang sedang berkembang saat itu, sehingga tema yang diangkat bisa diprioritaskan pada persoalan yang menyentuh mereka. Seperti masalah riba, perempuan, etika bermuamalah, musyawarah, ibadah dan lain sebagainya. &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Selain itu, tafsir tematik tidak hanya mengkorelasikan antara ayat dengan ayat. Karena dalam penerapannya, mufasir tematik juga berusaha mengkolaborasikannya dengan disiplin keilmuan yang lainnya seperti sains, teologi dan sebagainya. Selain itu, mufasir tematik juga mampu menyusun sistematika penulisan secara apik untuk dikonsumsi oleh masyarakat umum. Maka tak heran jika kita temukan puluhan lebih tafsir-tafsir yang menggunakan metode ini beredar di pasaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Namun di sisi lain, ternyata tidak semua ulama mengamini metode ini. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; juga yang berusaha mengkolaborasikan dua metode sekaligus yaitu &lt;i&gt;tahlili dan maudhu'i&lt;/i&gt;. Pak Chodjim misalnya, beliau dikenal sebagai penulis buku-buku &lt;i&gt;best seller&lt;/i&gt; seperti Sunan Kalijaga dan Syekh Siti Jenar dan sekarang sedang menulis tafsir al-Qur'an. Menurut beliau, dalam al-Qur'an terdapat ayat-ayat yang sifatnya &lt;i&gt;mutasyabih &lt;/i&gt;dan itu berarti antara satu &lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt; dengan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; lainnya mempunyai korelasi yang kuat. Sehingga jika kita ingin memahami isi al-Qur'an secara komprehensif, maka kita harus menafsirkannya menurut sistematika dalam mushaf. Namun, ketika menafsirkan satu tema dalam satu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, maka beliau akan menarik ayat-ayat yang berhubungan dengan tema tersebut untuk kemudian dibahas lebih lanjut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;V. EPILOG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Upaya untuk menafsirkan al-Qur'an memang selalu mengalami perkembangan dari masa ke masa. Seiring meningkatnya progresifitas pemikiran manusia, saat inipun banyak sekali bermunculan model-model tafsir dengan beraneka pendekatan yang digunakan. Kendati demikian, sebenarnya mereka mempunyai kesamaan orientasi, yaitu upaya membumikan al-Qur'an. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; mufasir selalu berusaha sebisa mungkin mentransfer &lt;i&gt;values &lt;/i&gt;al-Qur'an sehingga benar-benar mampu menjadi pijakan hidup bagi manusia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tafsir tematik salah satunya, metode ini mucul dengan tujuan untuk memudahkan para pembaca dalam memahami isi al-Qur'an sekaligus mengaplikasikannya. Namun, hal ini tentunya harus didukung dengan adanya tafsir tematik yang ideal, yang mana mengharuskan mufasirnya benar-benar memperhatikan langkah-langkah yang harus diambil sebelum mulai menginterpretasikan ayat-ayat tersebut. Tafsir tematik dinilai relevan untuk disajikan kepada masyarakat masa kini. Hal ini disebabkan oleh pokok bahasan yang lebih terfokus pada satu tema yang menjadikan penafsiran itu bersifat spesifik dan mudah dicerna.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Demikianlah sedikit uraian yang bisa penulis sampaikan tentang tafsir tematik berikut perangkat-perangkat serta nilai relevansinya. Semoga makalah sederhana ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Amin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);" align="center"&gt;***&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: center; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);" align="center"&gt;&lt;b&gt;BIBLIOGRAFI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Maarif, Ahmad Syafii dan Tuhuleley,      Said, &lt;i&gt;Al-Qur'an dan tantangan Modernitas. &lt;/i&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Yogyakarta&lt;/st1:place&gt;:      SIPRESS, cet. II, 1993.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Abdul Qadir, Jum'at Ali, &lt;i&gt;Jalal      al-fikr fi al-tafsir al-maudhu'I li al-ayat min al-dzikr. &lt;/i&gt;Cet I, 2001.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Dr. al-Kholidy, Sholah Abdul Fattah, &lt;i&gt;al-tafsir      al-maudhu'i. &lt;/i&gt;Dar al-nafais, cet I, 1998.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Muhammad Sholih, Abdul qadir, &lt;i&gt;al-tafsir      wal mufassirun fi 'asyr al-hadits. &lt;/i&gt;Dar al-Marefah, cet I, 2003.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Terjemahan Eva F. Amrullah dari Hassan      hanafi, "&lt;i&gt;hal ladayna nazhariyah al-tafsir?" &lt;/i&gt;dalam Hassan      Hanafi, &lt;i&gt;Qadhaya Mu'asharah fi fikrina al-mu'ashir I, &lt;/i&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Cairo&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;: Dar al-fikr      al-'Arabi, 1976.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Dr. Shihab, M Quraish, &lt;i&gt;Membumikan      al-Qur'an.&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Artikel yang berisi interview dengan      Achmad Chodjim, &lt;i&gt;Kita Selalu Butuh Tafsir yang sesuai Zaman. &lt;/i&gt;25      Oktober 2006. &lt;i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Resensi buku &lt;i&gt;Cahaya al-Qur'an &lt;/i&gt;yang      diterjemahkan dari buku aslinya &lt;i&gt;Qabasun min Nur al-Qur'an&lt;/i&gt; karya tafsir      Muhammad Ali Ash-Shabuny.      Pustaka al-kautsar, 2002.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Artikel Suryaningsih, &lt;i&gt;penafsiran "Khalifah"      dengan metode tematik. &lt;/i&gt;4 Desember 2006.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Qashidi, Robith, makalah &lt;i&gt;Menyelami      Dunia Tafsir&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;Elfani, Maramita, makalah &lt;i&gt;interpretasi      ayat Ilahiyah (dengan menggunakan pendekatan linguistik)&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: right; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);" align="right"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: right; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);" align="right"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-right: 37.3pt; text-align: right; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);" align="right"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;"blue"room-koe&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-right: 37.3pt; text-align: right; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);" align="right"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;21 Maret 2007&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="margin-right: 37.3pt; text-align: right; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);" align="right"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: right; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);" align="right"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;b&gt;_____________________________________________________&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;* &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Makalah ini dipresentasikan dalam diskusi Fatayat NU, 21 Maret 2007.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed; font-family: verdana; color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;** Penulis adalah seorang "&lt;i&gt;pemula dari pemula" &lt;/i&gt;yang belum terlatih dalam pembuatan makalah dan sedang menempuh studinya di universitas al-Azhar fakultas ushuluddin, tingkat II.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-8614653369967250668?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/8614653369967250668/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=8614653369967250668' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8614653369967250668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/8614653369967250668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/tafsir-tematik-mengukur-relevansi.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-1898575141775510169</id><published>2007-12-13T01:47:00.000-08:00</published><updated>2007-12-13T01:57:48.629-08:00</updated><title type='text'>Mulla Shadra</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);" align="center"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;MULLA SHADRA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;(Sosok Filosof Cerdas nan Agamis)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;o:p&gt; Oleh: Maramita Elfani&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Sadr al-Din Muhammad ibn Ibrahim ibn Yahya al-Qawamy al-Sheirazi adalah Seorang filosof kenamaan Syi’ah yang berpemikiran cerdik, unik, kharismatik dan patut mendapatkan apresiasi yang tinggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Mulla Shadra lahir di Syeiraz, daerah bagian selatan Iran pada tahun 1571 M. Sosok yang satu ini kerap menjadi perbincangan dikalangan pemikir Islam, terlebih bagi mereka yang berkapasitas sebagai filosof. Kemampuan intelektualnya tak lepas dari pendidikan dan perhatian yang baik oleh ayahnya, Ibrahim ibn Yahya al-Qawami al-Syeirazi, yang kala itu mempunyai kedudukan tinggi di Syeiraz dan menjadi gubernur di provinsi Fars. Kota Syeirazi diempat abad sebelumnya adalah pusat kelimuan baik filsafat, tasawuf, dan ilmu-lmu lainnya di Iran. Namun, animonya yang tinggi terhadap ilmu membuatnya tak puas dengan apa yang telah dimilikinya, hingga ia memutuskan untuk pindah ke Isfahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Saat itu, Isfahan berada di bawah kekuasaan dinasti Shafawi awal, yang mana para &lt;i style=""&gt;jurisprudent&lt;/i&gt; dan ulama-ulama konservatif-tekstualis mempunyai kekuasaan dominan. Tak heran jika kaum tekstualis ini pun begitu&lt;/span&gt; mengecam filsafat Mulla, terlebih teori &lt;i style=""&gt;wahdah al-wujud &lt;/i&gt;yang diadopsi dari Ibn Arabi (meskipun tidak sepenuhnya sama); yang menyatakan bahwa segala perwujudan alam kosmos adalah manifestasi dari wujud Tuhan, yang merupakan satu kesatuan eksistensi yang serupa namun tak sama. Konon saja, mendengar ini kaum tekstualis pun kebakaran jenggot. Alih-alih saat Tuhan diinterpretasikan; mewujud sebagai manusia, mewujud sebagai wanita, dan lainnya. Sehingga bias subjektifitas pemahaman literal fuqoha’ berujung pada vonis kafir terhadap Mulla Shadra.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Di satu sisi, esensi teori &lt;i style=""&gt;wahdah al-wujud &lt;/i&gt;yang dimaksud Mulla Shadra bukan seperti yang mereka pahami. Menurut Mulla Shadra, segala realitas wujud memang merupakan manifestasi dari eksistensi Tuhan, hanya saja dalam gradasi wujud yang berbeda, selain itu teori tentang gerak substansi juga membuat nilai eksistensialisme keduanya tak sama. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Ternyata pemikiran filosofis Mulla Shadra tetap tidak bisa diterima. Inilah salah satu faktor yang membuat Mulla Shadra memutuskan untuk &lt;i style=""&gt;uzlah&lt;/i&gt; ke daerah Khuh di dekat Qum selama 16 tahun. Di akhir masa &lt;i style=""&gt;uzlah&lt;/i&gt;nya, pengaruh kaum konservatif di Isfahan mulai terkikis, terlebih ketika kekuasaan Alamud ditumbangkan Syiah Dua Belas Imam yang kemudian menelurkan Madzhab Isfahan. Rupanya hal ini menguntungkan pihak Mulla Shadra, sampai akhirnya beliau memutuskan untuk kembali Isfahan yang dengan cerdas ia menggunakan pendekatan &lt;i&gt;fiqhiyah&lt;/i&gt; untuk bisa masuk keranah pemikiran masyarakat disana. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Di Isfahan, Mulla Shadra bertemu dengan salah satu ulama besar sekaligus pakar dibidang metafisika (&lt;i style=""&gt;ma wara al-thabi’ah&lt;/i&gt;), yaitu Sayyid Abi al-Qhasim al-Findriski. Dan tokoh lain yang ditemuinya disana; adalah Syeikh Baha’ al-Din al-Amuli dan Sayid Muhammad Baqir Astrabadi yang dikenal dengan Mir Damad. Mir Damad merupakan salah satu tokoh yang mempunyai porsi besar dalam pembentukan epistemologi pemikiran Mulla Shadra. Beliaulah yang memperkenalkan teori Iluminasi yang diusung oleh Suhrawardi. Di samping nama-nama yang tersebut diatas tokoh yang telah mengkontaminasi pemikirannya; adalah Ibn Sina dengan filsafat peripatetiknya, Ibn Arabi dengan gnostik-sufistiknya, Nasr al-Din al-Thusi, al-Ghazali dan lain-lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Hasil sintesis beberapa aliran filsafat yang dikemukakan Shadra memunculkan prinsip filosofis baru yang terkemas cantik dalam &lt;i&gt;al-&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;Hikmah al-Muta’aliyah &lt;/i&gt;atau &lt;i style=""&gt;Teosofi Transendent.&lt;/i&gt; Penamaan mazhabnya dengan &lt;i&gt;al-&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;Hikmah al-Muta’aliyah&lt;/i&gt; sebenarnya bukan dari Shadra sendiri, melainkan hadiah dari murid-muridnya; Sabzawari dan al-Kasyani. Shadra berhasil merepresentasikan pemikirannya melalui karya monumentalnya&lt;i style=""&gt; al-Ashfar al-Aqliyah al-Arba’ah&lt;/i&gt; (Empat Perjalanan Intelektual). Di sana Shadra mencoba menyajikan empat tahapan seorang &lt;i style=""&gt;salik &lt;/i&gt;untuk bisa mencapai sebuah hakikat. Bagusnya, Mulla Shadra tak hanya mengetengahkan aspek dalam aliran filsafat Peripatetik yang hanya mengandalkan aspek rasio &lt;i&gt;an sich&lt;/i&gt; dan seakan meng-&lt;i style=""&gt;underestimate &lt;/i&gt;jalur gnostik-sufistik. Begitupun mazhab Iluminasi yang lebih menekankan sisi keruhanian atau intuisi saja. Hal ini bisa terlihat dari perbedaan interpretasi tentang masalah ketuhanan atau konsepsi wujud mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Meskipun pemikiran Mulla Shadra tak terlepas dari kontaminasi para pendahulunya, Shadra mampu menunjukkan jati diri sebagai seorang pemikir yang berprisnsip. Seperti ketika ia mengadopsi teori &lt;i style=""&gt;wahdah al-wujud&lt;/i&gt;nya Ibnu Arabi. Shadra tidak semata-mata menjadi seorang plagiator. Tapi ada perbedaan mendasar diantara keduanya saat menilai absolutisme eksistensi Tuhan pada realistas-realistas secara riil. Dan ini ditunjukkan dengan adanya konsep gradasi wujud serta gerak substansi&lt;b style=""&gt;. &lt;/b&gt;Jika Ibnu Arabi berpendapat &lt;i style=""&gt;wahdah al-wujud &lt;/i&gt;itu bersifat &lt;i&gt;mutlak&lt;/i&gt;, seperi bisa dipahami melalui analogi cermin; yang Tuhan berposisi sebagai subjek yang sedang bercermin, sehingga semesta kosmos ini merupakan eksistansi Tuhan secara mutlak. Namun sebaliknya, nilai mutlak tersebut tidak menyertai konsep yang diusung oleh Mulla Shadra. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Salah satu prinsip yang membuat penulis begitu simpatik pada sosok Mulla Shadra adalah ketika ia memposisikan Al-Quran pada tatanan nomor &lt;i&gt;wahid&lt;/i&gt; di atas akal dan &lt;i&gt;mukasafah&lt;/i&gt; dalam berfilsafat, hal ini juga diakui oleh Sayyid Mohammad Khamene’i. Menurutnya, Shadra benar-benar memberikan porsi besar terhadap Al-Quran, hal ini bisa dilihat ketika Shadra memunculkan salah satu karya tafsirnya, karena selain filsuf Shadra juga pernah menjadi seorang mufasir, meskipun identitas yang pertama lebih identik dengannya. Selain itu penulis juga menemukan lebih dari 1000 ayat al-Quran dan 700 hadits terkutip rapi dalam &lt;i&gt;al-Asfar al-Arba`ah&lt;/i&gt;. Seperti yang kita ketahui, corak sebelum abad ke-6 H, mayoritas filosof lebih mengedepankan aspek rasio tinimbang intuisi gnostik-sufistik. Sedangkan Mulla Shadra berbeda, dia berfilsafat dengan Al-Quran sebagai pedoman terkuat dalam pencarian kebenarannya. Semua kembali pada Al-Quran, sehingga ketika rasio dan &lt;i&gt;muksyafah&lt;/i&gt;nya bertentangan, maka kebenaran tetap berada pada Al-Quran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Mulla Shadra sosok filosof religius. Filsafatnya memberikan pengaruh besar di negara Iran. Bahkan Filsafatnya hingga saat ini menjadi ideologi negara tersebut. Nilai-nilai keislamannya seakan tak pernah luntur. Sampai akhirnya ia sakit keras sekembalinya dari haji pada kali ketujuh. Saat itulah sejarah hidup seorang Mulla Shadra berakhir, tepatnya tahun 1640 M di Basrah. Namun bukan berarti pemikirannyapun ikut tiada. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Dua generasi penerusnya; adalah Abd al-Razzak Lahiji dan Mulla Muhsin al-Faidh al-Kasyani yang berhasil merepresentasikan konsep-konsep Shadra. Beberapa karya monumental yang sampai saat ini tetap mendapat perhatian cukup besar para cendekiawan; adalah &lt;i style=""&gt;al-Hikmah al-Muta’aliyah fi al-Asfar al-Aqliyah al-Arba’ah, al-Syawahid al-Rububiyyah fi al-Manahij al-Sulukiyyah, &lt;/i&gt;dan&lt;i style=""&gt; al-Mabda’ wa a- Maad.&lt;/i&gt; [regards]&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 0.5in; font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Presented For AFKAR&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-1898575141775510169?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/1898575141775510169/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=1898575141775510169' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1898575141775510169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1898575141775510169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/mulla-shadra.html' title='Mulla Shadra'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-3093818735254342233</id><published>2007-12-12T12:06:00.000-08:00</published><updated>2007-12-12T12:16:57.979-08:00</updated><title type='text'>Bingkisan sang Merpati, di akhir purnama</title><content type='html'>&lt;a style="color: rgb(255, 153, 0);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2A_1SsK-XI/AAAAAAAAAEo/LQSlTYytWpE/s1600-h/untergang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2A_1SsK-XI/AAAAAAAAAEo/LQSlTYytWpE/s320/untergang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5143180959239829874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: center; color: rgb(255, 153, 0);font-family:verdana;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Bingkisan sang Merpati, di akhir purnama&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);" align="center"&gt;Oleh: Maramita elfani&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);font-family:verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Aku begitu terperangah, saat mataku mengeja kalimat sederhana di secarik kertas mungil, yang kutemukan di balik buku yang ku pinjamkan pada seseorang, semalam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“&lt;i&gt;aku merasa, kaulah yang terindah, dan akan lebih indah jika kau bersedia menghiasi hari-hariku dengan segala indahmu, dan selamanya”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“Jleb!”, seketika gejolak batinku tak bisa ku kendalikan lagi. “Tuhan, apa maksud semua ini?”. Aku tak bisa berkata-kata. Aku hanya bisa ternganga, meyakinkan diri, kalau aku memang tak salah mengeja deretan kata itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Ya Allah, apakah ini berarti…?. Ah nggak, terlalu cepat untuk mengambil sebuah kesimpulan, menurutku. Sedikit air mata haruku hampir menetes, yah…hampir.&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Sore itu aku kembali bertemu dengan si empunya &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; itu. Jujur, aku begitu takut, malu, dan tak tahu harus bersikap bagaimana terhadapnya. Forum Kajian Ilmiah ini memang sangat berjasa mempertemukan aku dengannya. Berkali-kali kita selalu terlibat dalam sebuah kontak yang begitu intens, meski berawal dari perbicangan seputar keilmuan atau yang berhubungan dengan organisasi, karena kebetulan sekali kita berdua memang punya kecenderungan yang sama disana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Tak pernah terbayang aku akan menemukan seseorang se&lt;i&gt;perfect&lt;/i&gt; dia. Pintar, cerdas, bijak, berwibawa, sabar, pengertian, sopan dan, ah…ku rasa tak cukup kata-kata pujian itu melukiskan sosoknya. Mengenalnya saja membuatku merasa menjadi salah satu wanita yang sangat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;beruntung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Kagum. Yah…mungkin itulah yang ku rasakan saat itu. Pertama kali ku melihatnya, dia sedang menjadi presentator dalam sebuah seminar ilmiah. “Hmm…retorika yang bagus”, pikirku saat itu. Aku menyukai sosok seperti itu, sangat. Hanya saja, aku tak tahu, apakah sosok itu adalah seseorang yang sedang berlenggang di hadapanku saat ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Tak terbesit sedikitpun, kalo perasaan kagum itu akan berubah suatu saat. Entah…aku juga tak tahu akan berubah seperti apa rasa itu. Yang pasti…kini, perasaan itu memang telah berubah. Hanya saja, aku terlalu takut memvonisnya. Aku takut hatiku akan protes, andai saja aku salah mengartikannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);" align="center"&gt;@@@&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Tak pernah terbayangkan olehku, kala Tanya itu kembali menghampiriku. Sekali lagi dia memaksaku untuk mengakui sesuatu yang sangat sulit ku ungkap selama ini. Perasaan yang suci dan teramat sakral bagiku. Dan hanya terungkap untuk sesosok pilihan. Yah…pangeran pilihan tuhan untukku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“Tut…tut”, Nada dering sederhana itu berhasil&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;membuatku terlonjak, bahkan gemetar, sesaat sebelum ku baca isinya. Berani hati kecilku menebak, sms ini dari seseorang yang telah berhasil membuat perasaanku ‘kacau’ dan ‘tak terarah’.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Sejenak ku pejamkan mata, sebelum ku baca rentetan kata yang membuat jantungku begitu cepat berdetak, sendi-sendiku seakan terlepas dari tubuhku. Lemas! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;“Fida, seekor merpati tlah lama menunggumu, tuk hantarkan jawabmu kepada seseorang yang gelisah di balik senyumnya, disana”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“Deg”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;“Merpati itu sedang lelah kak, titipan ‘tanya’ mu begitu berat si sanggahnya. Sepertinya dia begitu payah, tuk hantarkan kembali titipan ‘jawab’ yang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; ku kirimkan untukmu. Tunggu sampai akhir purnama, sanggupkah kakak menunggunya?” &lt;/i&gt;(Massage sent).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Tak lama kemudian, ku terima sms balasan darinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“&lt;i&gt;Pasti!!! Dan aku berharap, titipmu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; cipta sebuah senyum dariku”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Sms terakhirnya, sedikit membuatku lega, setelah aku merasa begitu sesak, bahkan untuk sekedar bernafas.&lt;i&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);" align="center"&gt;&lt;i&gt;@@@&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“Kak Fida, hari ini jadi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; kita ikut kajian?”, sambil mencomot kue hasil eksperimenku, gabungan terigu, susu, telor, cokelat, dll. Bentuk sih hancur, Cuma rasanya bung!!!, ungkapku narsis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“Yups, tar jam dua di mulai, mau bareng?”, tanyaku kemudian. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“hmm…bolehlah, kebetulan hari ini lagi kosong, trus temanya?”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“Wah, temanya menarik loh nel, tentang hermeneutika. Nah…katanya bulan depan Nely ada tugas bikin makalah tentang itu? Bagus tuh kalo ikut, lumayan, buat nambah wacana”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“Ehem, that’s right”, angguknya sok mantab.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);" align="center"&gt;@@@&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Jam 13.40 kita berangkat. Sengaja berangkat lebih awal, karena nggak pengen ketinggalan presentasinya. Di perjalanan aku ngobrol banyak sama Nely, sesekali juga kita kasih komentar buat sopir tramco yang sangat ‘ugal-ugal’ an itu. Ugh…bikin sebel juga!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“ Tut…tut…tut”, tiba-tiba saja HP Nely bunyi. Sejenak dia menghentikan obrolan kita, buat baca smsnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“Ups…Nely lupa bawa titipan temen kak”, tangan kirinya menepuk jidatnya, ekspresi lucu-nya sempat buatku tertawa kecil, ah nely tetep aja pelupa!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;“Hiks, kayaknya Nely harus balik lagi deh. Kak Fida duluan aja ya, tar Nel nyusul deh.&lt;i&gt; Yaminak ya rais, ana nazlah hina insyaallah&lt;/i&gt;”, tanpa basa-basi dia langsung bergegas turun. “Kak…tunggu Nel disana yah”, sambil melambaikan tangan, aku mengagguk dan tersenyum. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);" align="center"&gt;@@@&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Alhamdulillah, akhirnya sampai juga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“DEG”, kurasakan kakiku seakan begitu enggan tuk melangkah ke tempat kajianku. Perasaanku campur aduk, tak menentu. Dan sepertinya jantungku pun berdetak dua kali lebih cepat. Ah…aku takut, aku bingung, aku enggan, tapi tak bisa ku pungkiri, aku senang!. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Segera aku menepis semua perasaan itu. Tanpa ba bi bu, ku mempercepat langkahku ke tempat dimana aku akan bertemu dengannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“Ting…tong…ting…tong”, beberapa kali ku pencet bel. Dan, tak lama kemudian seseorang membukakan pintu untukku. “Nyess”…sesungging senyuman menyambutku. Oh God…kenapa sepertinya tulang-tulangku tak mampu menyanggah tubuhku saat ini. Aku begitu terkejut, ternyata orang yang sedang ada di hadapnku saat ini adalah dia. Meskipun sedikit kikuk, akhirnya ku balas dia dengan senyuman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“Ahlan…”, tukasnya, mempersilahkan ku tuk masuk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“Sukron”, jawabku ringan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Diskusi yang panas. Aku begitu bersemangat mengikutinya. Hingga tak terasa, durasi waktu yang di tentukan telah habis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Yups…selesai. Dan saatnya aku pulang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Saat tanganku bergegas membukan pintu rumah itu, tanpa ku sadari, ada seseorang yang telah berdiri tegak di sampingku. Aku menoleh, dia hanya tersenyum dan menitipkan satu kata untukku, &lt;i&gt;“Akhir purnama sebentar lagi, aku tunggu bingkisan cantiknya”, &lt;/i&gt;lalu berlalu begitu saja, meninggalkanku yang tercengang mendengarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);" align="center"&gt;@@@&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Kata-kata terakhirnya berhasil menyihirku, bahkan membuatku tetap terjaga malam ini. Sulit ku memejamkan mataku. Lalu ku putuskan saja untuk mengadu pada’Nya. Ku ambil air wudhu, ku pakai mukena, lalu segera ku hempaskan tubuhku, bersujud, memohon petunjuk’Nya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Tuhan…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Diakah?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Benarkah dia pangeran yang kau utus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Tuk temaniku berjalan menuju firdausmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Dia begitu sempurna&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Untukku yang serba kekurangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Dia begitu bijak &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Untukku yang begitu labil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Dia begitu tangguh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Untukku yang begitu lemah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Sejujurnya…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Aku begitu malu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Tuk memohon dan berharap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Dialah sosok yang selama ini ku nanti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Dialah yang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; menerima semua abdi’ku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Dialah sosok yang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; mengisi sebuah ruang kosong&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Yang bernama ‘hati’&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Yang selama ini ku biarkan dia bersih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Karena aku memang tak ingin mempersembahkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Setitik noda tuk menyambut kedatangannya…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Benarkah dia Tuhan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;Kalo boleh lancang ku berkata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;“Jadikan dia yang terbaik” untukku Tuhan…!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Buliran air mataku tak tertahan. Aku menangis, karena aku terharu. Akupun heran, bagaimana bisa dia menyampaikan perasaannya padaku. Yah…seseorang yang selama ini ku impikan. Seseorang yang selama ini membayang, namun tak bisa ku tangkap cahayanya. Seseorang yang selama ini mengiringiku, namun aku tak pernah tahu keberadaannya di sampingku. Seseorang yang selama ini terlukis di salah satu ruang hatiku, namun wujudnya tak pernah ada di hadapku. Dan kini, dia datang. Tapi apakah benar dia?hmm…semoga!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);" align="center"&gt;@@@&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Rupanya purnama itu telah datang. Ku tengok awan, kulihat disana telah berdiri sang merpati cantik, bersiap mengantarkan bingkisan untuk seseorang yang ada disana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;“Merpati, sampaikan salamku untuknya. Katakan padanya, aku siap menjadi wanita tuhan yang terutus untuknya. Berjalan beriringan. Dan bersama-sama merengkuh ridha-Nya” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Pandanganku menerawang keluar. Tak tahu harus bagaimana menyampaikan perasaanku padanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;“Tut…tut”, Hp-ku berbunyi. Sms itu…ah, aku harus yakin!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;“Sudah dikirim belum bingkisannya?”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Sudah ku duga. Namun aku hanya tersenyum, lalu dengan mantab jariku menari di atas &lt;i&gt;keypad &lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;“kak…Bingkisan itu telah siap. Sengaja Fida kemas cantik buat kakak. Bersampul pink, dengan balutan putih didalamnya. Yah…dia begitu besar, dan belum ada seorang pun, yang berhasil menyentuhnya sebelumnya. Fida yakin, bingkisan itu tercipta buat kakak. Untuk pertama kalinya, dan semoga selamanya. Yah…bingkisan itu bernama ‘cinta’”.&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Tut…tut…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Ku terima balasan darinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;“Seandainya Fida tahu, saat bingkisan itu terdekap erat dalam rengkuhan ini. perasaan ini begitu ingin berteriak lantang, tuk sekedar kabarkan pada dunia, tentang peristiwa terindah di akhir purnama ini. Jangan khawatir, aku akan menjaganya dan tak tak biarkannya lepas. Selamanya. Sampai sebuah ajal &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; melukisakan cerita kedua untuk kita”.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Air mata ini tak tertahan. Aku bahagia…sangat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Ya Allah, iringi aku dengan ridha-Mu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                                                            &lt;/span&gt;By: m3_zombx&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                                                            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;12 Des ‘07&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;22.02&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-3093818735254342233?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/3093818735254342233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=3093818735254342233' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/3093818735254342233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/3093818735254342233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/bingkisan-sang-merpati-di-akhir-purnama.html' title='Bingkisan sang Merpati, di akhir purnama'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2A_1SsK-XI/AAAAAAAAAEo/LQSlTYytWpE/s72-c/untergang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-4518738362768705226</id><published>2007-12-10T15:56:00.000-08:00</published><updated>2007-12-10T16:00:06.959-08:00</updated><title type='text'>i'm u'r slave, God!</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;Just wanna say&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"THANKS God..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;let me be u'r lover&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Get me in u'r arms&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Forever&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;n don't leave me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;u'r slave&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;[with love]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-4518738362768705226?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/4518738362768705226/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=4518738362768705226' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4518738362768705226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4518738362768705226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/just-wanna-say-thanks-god.html' title='i&apos;m u&apos;r slave, God!'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-822621822037735269</id><published>2007-12-10T14:39:00.002-08:00</published><updated>2007-12-14T12:06:20.753-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2Lh_t1oz7I/AAAAAAAAAEw/zRz2mLf5omo/s1600-h/Sok+nggak+tau.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2Lh_t1oz7I/AAAAAAAAAEw/zRz2mLf5omo/s320/Sok+nggak+tau.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5143922209163104178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" face="verdana" style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah...&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Target hari ini selesai...&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;"majahij"&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Personil bertambah; Mita, Jihan, Neila, Kiki, Ima, n Sabrina.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Durasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;=&gt;BisMaghrib-00.30.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Status&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;=&gt; - &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; beberapa poin yang nggak paham.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;- &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; satu bagian yang lom terbahas.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;- Yang bagian belakang, harus di baca ulang (coz, kita2 dah pada terkapar. &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;So...nggak loading2 banget:D).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;- Biar lebih jelas,be continued by talkhisan:D(nexttime).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;- Study more&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Mita =&gt; Sempet KO di tengah. Sempet ketiduran pas si Nela baca. SUER, ngantuk banget...!. Huiks...bangun2 dah jauh aja tuh halamannya, hue2...besok harus qadha' deh kayaknya:D.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Jihan =&gt; Hampir sama, ketiduran sih nggak. Ngelamun iyah. Awal2 sempet nggak loading, kita2 dah mpe ramsis, dia malah masih baru tanya naek apa kesana'nya, ha3x. Eits...tapi ujung2nya, dia juga yang bertahan mpe akhir...!!!. Mbak Jihan emang cerdas, bayangin aja, nggak pernah kuliah, nggak ngumpulin tugas bahts, beli bukunya pas mau ujian, weks...Lolos juga ternyata. Tapi emang sih, pemahaman kitabnya, ga usah diragukan lagi.Gitu2, manteb loh kalo dah belajar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Neila =&gt; Bertahan. Emang nih orang paling kuat deh kalo di suruh belajar, Suer!. Biar di tengah2 mata hampir nggak bisa di ajak kompromi, tetep aja amunisinya nggak habis2.&lt;br /&gt;Kamus berjalan, he3x.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Kiki =&gt; Paling bertahan diantara yang laen.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Sabrina =&gt; Berhubung kondisinya yang lagi nggak fit hari ini, dia juga kurang bisa optimal ngikutinnya. Nggak tega juga lihatnya. So...lom sampe akhir dia dah off duluan. Robbuna yasyfi deh, amin:).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Ima =&gt; Ha3x, paling lucu pas bagian dia baca. Sebagian dah nggak loading. Dah malem. Akhirnya pake sistem "Patas". Langsung to the point aja jadinya. Cari poin terpenting. Coz...kebetulan pembahasan lebih banyak ke"Syarh"aja sih :D.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Yapzzz...sementara selesai, biar lom tamam2 banget!!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;GPP...&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Dan sekarang???&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Hiks...ngantuuuuuk...&lt;br /&gt;bobok duluah...&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;[regards]&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-822621822037735269?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/822621822037735269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=822621822037735269' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/822621822037735269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/822621822037735269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/ha3x-paling-lucu-pas-bagian-dia-baca.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2Lh_t1oz7I/AAAAAAAAAEw/zRz2mLf5omo/s72-c/Sok+nggak+tau.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-1369958449930204891</id><published>2007-12-09T17:30:00.001-08:00</published><updated>2007-12-09T22:02:18.685-08:00</updated><title type='text'>Relakah kau?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R1zVrCsK-UI/AAAAAAAAAEU/8bmqavroL-0/s1600-h/IMAG0001.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 284px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R1zVrCsK-UI/AAAAAAAAAEU/8bmqavroL-0/s320/IMAG0001.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142219809983494466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;(Pic: 9 Desember 2007;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt; saat ku mendapat hidayah berangkat kuliah:&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;D)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Tidak mudah menata sebuah "orientasi"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Terkadang nampak begitu kuat, namun tanpa sadar begitu "tak terarah". Begitu mudah mengungkap sebuah "idealisme", namun begitu berat menyapa sebuah "aplikasi".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Hingga, tak jarang sebuah "sesal" seakan menjadi jawaban. Saat "gemerlap" tak henti2nya menghampiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Dan Ujungnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;tangisan, putus asa, rasa bersalah, berdosa, malu, sampai pada ritual membela diri pun terjadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Ah...sedih!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Lalu...relakah kau?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;jangan hanya dengan "kata" kau menjawab, namun tunjukkan saja dengan "laku cantikmu".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;karena hanya dengan itulah sesungging "senyum" kan segera menyapamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;[regards]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Senin, 10 Des'07&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;07.55 WK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;(2 minggu sebelum ujian)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-1369958449930204891?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/1369958449930204891/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=1369958449930204891' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1369958449930204891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1369958449930204891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/relakah-kau.html' title='Relakah kau?'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R1zVrCsK-UI/AAAAAAAAAEU/8bmqavroL-0/s72-c/IMAG0001.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-4275903819843994645</id><published>2007-12-09T12:03:00.000-08:00</published><updated>2007-12-09T14:47:57.439-08:00</updated><title type='text'>Lagi KANGEN!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R1xwPx5XDMI/AAAAAAAAAEM/H7R-Vcup95o/s1600-h/Pic%28116%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 273px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R1xwPx5XDMI/AAAAAAAAAEM/H7R-Vcup95o/s320/Pic%28116%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142108290944535746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, aku begitu merindukan keluargaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu...&lt;br /&gt;gimana kabarnya?&lt;br /&gt;kangen...&lt;br /&gt;kangen...&lt;br /&gt;Bu'...lagi ngapain?&lt;br /&gt;Ibu nggak k'cape'an kan?&lt;br /&gt;Ibu sehat2 aja kan?&lt;br /&gt;Sebenernya...pengen banget telpon rumah. Denger suara Ibu. Bentar lagi ujian, bener2 kurang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;afdhol&lt;/span&gt; kalo lom denger suara Ibu.Hiks...&lt;br /&gt;Insyaallah, menjelang ujian, Mita bakal telp rumah...:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abah...&lt;br /&gt;kangen...&lt;br /&gt;kangen...&lt;br /&gt;Abah sehat2 aja kan?&lt;br /&gt;masih suka jalan pagi2?&lt;br /&gt;siapa yang suka buatin susu kedelai?&lt;br /&gt;seneng banget liat abah dah nggak ngerokok? moga sehat aja yah:)&lt;br /&gt;kangen ma nasehat2 abah:(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas...&lt;br /&gt;kangen...&lt;br /&gt;Kangen...&lt;br /&gt;Kapan mau nikah?:D&lt;br /&gt;Masih sulit di bangunin nggak?&lt;br /&gt;Awas loh yah!&lt;br /&gt;Sapa yang suka gangguin tidurnya?&lt;br /&gt;Sapa yang suka ngomelin pean?&lt;br /&gt;Sapa yang suka minta pean jadi supir sehari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbak...&lt;br /&gt;Kangen...&lt;br /&gt;Kangen...&lt;br /&gt;Apa kabar mbak?&lt;br /&gt;Pean jalan2 ma sapa disana?&lt;br /&gt;Curhat ma sapa?&lt;br /&gt;Suka ngobrol ma sapa?&lt;br /&gt;Sapa yang bantuin ny'trika baju?&lt;br /&gt;Siapa yang suka gangguin tidur siangnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu, Bah, Mas, Mbak...Kangen!!!&lt;br /&gt;Banget...&lt;br /&gt;Banget...&lt;br /&gt;Do'aku selalu mengalir buat kalian.&lt;br /&gt;Aku pun berharap do'a kalian selalu menyertaiku.&lt;br /&gt;Do'a atas kesuksesan, kesehatan, keberkahan, keselamatan dunia akhirat kita semua.[Regards]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-4275903819843994645?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/4275903819843994645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=4275903819843994645' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4275903819843994645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/4275903819843994645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/lagi-kangen.html' title='Lagi KANGEN!'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R1xwPx5XDMI/AAAAAAAAAEM/H7R-Vcup95o/s72-c/Pic%28116%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-5370034413593349705</id><published>2007-12-05T07:27:00.001-08:00</published><updated>2007-12-05T12:40:59.814-08:00</updated><title type='text'>Hari yang melelahkan; berakhir dengan senyuman:)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R1cKDx5XDLI/AAAAAAAAAEE/UY9n8KmTAqA/s1600-h/IMAG0121.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 211px; height: 309px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R1cKDx5XDLI/AAAAAAAAAEE/UY9n8KmTAqA/s320/IMAG0121.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5140588559716519090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;Fiuuuhhh...bener2 hari yang melelahkan.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;Sangat!!!&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;Rupanya, awal Desember yang semula ku targetkan sebagai "hari tenang"ku, sedikit tergeser. Bisa di bilang, justru awal bulan ini aku jarang sekali absen dari tramco dan Bus (bukan Mukhadharah kuliah critanya,hue3x).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;Pagi tadi, sekitar jam 07.00 WK, aku dah keluar ma 2 temen serumahku, Najah n O'ok (Laela-red). Kita bertiga meluncur ke su' el'sayyarah buat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;say goodbye&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt; (sementara) ma beberapa temen n senior yang mo berangkat haji. Rame juga ternyata su' sayaratnya, jadi  inget Pasar Hay-8 (loh, maksudnya? ga nyambung!)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;Bus berangkat sekitar jam 08.30. Nah, dah gitu kita2 langsung cabut, balik kerumah. Kecuali aku. Sepulang dari sana, aku nggak pake pulang ke rumah dulu. Coz, hari ini bakal banyak yang harus ku kerjain. So, aku harus bisa m'manage waktu se'efisien mungkin, biar semua lewat, nggak pake nyangkut2 lagi (tertunda-red).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pisah ma temen2 rumahku, mereka balik ke Sabik, aku langsung aja ke kuliah buat beli tashdiq Iqomah (Huahuahua, 25 le man!!!). Sayangnya, taqdim tholabnya jam 9, disuruh ambilnya jam 12 siang (GUBRAKK...parah ngga seh? padahal cuma tinggal nulis dikit aja loh, pake nunggu 3 jam:(( ). yah, maklumlah, tahu sendiri kan administrasi disini kayak gimana!&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung hari ini ada hal yang lebih &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;urgent&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt; lagi, akhirnya dengan berat hati ku tinggal aja tuh tahsdiq. Rencananya sih mo minta tolong temen buat ngambilin:D.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;yah, semoga saja dia berhasil ambil tashdiqnya.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;Jam 09.30,  aku langsung cabut ke  Kantor &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;Bait el-Zakat.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tau nggak sih??? (nggaaak...eits!)&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sedikit masalah dengan minhahku, hiks :(. Bulan ini, dah dua kali aku bolak-balik Bank Faishol (tempat ambil minhah di daerah Dokki). Waktu ambil memang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;limited, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;dari tanggal 1-5 aja perbulannya. Nah, tanggal 2, aku bareng temenku -si Nela- kesana. Weks...dapet &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;bukroh&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;'an ternyata. Alhasil, aku balik dengan senyum kecut plus dompet tetep tipis:D. Ah...Gpp deh, ikhlas...ikhlas...ikhlas!!!:( (maksa)&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;Nggak nyerah juga (Ya iyalah, sapa coba yang mo nyerah wat ambil minhah, ha3x), akhirnya besoknya aku kesana lagi. Lagi2 berdua ma Neila. Yapz...hamdulillah, ternyata dah buka. Cuma sayang, aku antrinya dapet barisan bagian belakang, Hua3x. Lumayan lama juga nunggunya,  tapi akhirnya tiba  giliranku juga. Dan apa yang terjadi???&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;Dueeenggg...!!! kayaknya sekali lagi aku harus pulang dengan tangan kosong plus dompet tipis. Nah, ternyata bener dugaanku sebelumnya. Kayaknya namaku lom ada deh, huiks lom kedaftar disana:((. Emang sih, dua bulan sebelumnya ada sedikit kesalahan teknis, tapi akibatnya lumayan fatal. Masalahnya, seharusnya aku dapet jumlah minhah "sekian", kedaftarnya di jumlah "sekian" (taqdir lama). Padahal udah tajdid (yah...meskipun di wakilkan:D). Untungnya si Nela fine2 aja. Biar nggak banyak2 yang bermasalah, he3x. Nah, satu-satunya solusi, aku harus lapor ke Kantornya langsung hari ini.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;Perjalanan yang membosankan. Sendiri (coz Nela lagi sibuk), jadinya nggak ada temen ngobrol:(. Satu jam setengah dalem bus, aku cuma bisa ngantuk n sesekali ketiduran, sesekali juga buka muqoror yang dr kmrn protes minta jatah. Biar nggak loading2 banget, lumayanlah dapet beberapa lembar :). Tapi ya gitu deh, perasaan udah was2 aja, inget minhah. Sebenernya sih yang lumayan bikin stress, bolak-baliknya itu loh. Kalo sabik-asyir aja sih, mo 5 kali juga bakal aku jabanin. Nah, yang ini? Alamaaak...capek euy!!!.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyampe sana, disuruh nunggu bentar ma ustadznya. 15 menit kemudian, baru deh orangnya nongol, n aku masuk. Weks...perjalanan satu setengah jam, ngurusnya cuma 5 menit booo'. Awalnya ku pikir, perjuanganku selesai. Tapi, Ups...ternyata aku malah disuruh balik lagi ke Bank buat ng'check namaku, sekalian ambil uangnya disana. Hiks...balik lagiiiii???Oh...god, help me!!!:(&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku harus bener2 pulang dulu deh. Ngisi bensin dulu critanya,he3x.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;Sampe rumah jam 13.15. Istirahat bentar n sholat. Jam 14.00 berangkat lagi ke Bank. Sendirian juga. Tapi lumayanlah, udah nggak lemes2 banget. Nunggu busnya lumayan lama, 14.30 baru dapet (penuh semua). Itupun sesak abizzz, ugh...nggak ada sela deh pokoknya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;15.30 baru bisa nyampe Bank. Aku sih dah yakin nggak bakalan ketemu temen2. Coz, ini hari terakhir pengambilan, so pastinya dah dr kmrn2 mereka ambilnya (mengingat tuntutan dompet, he3x). &lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener dugaanku, nggak ada satupun orang Indo yang antri:D.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;Eits...tapi tunggu dulu, nggak lama, kok ada yang aneh yah di sampingku???  Weks...ternyata beneran, ada penampakan. Wahaha...si Miqdam (Ketua Marhalahku "al-Mustawa") ternyata lom ambil juga. Alhamdulillaaaah...(PEACE!!!). Sempet deg2'an juga waktu ambil uangnya. Nggak ng'bayangin deh, kalo namaku masih lom k'daftar n aku harus balik lagi ke Kantornya, ampuuuun!!!:(&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;Yapz...i get it&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;. YESS...namaku ada. Itu artinya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;the problem is over&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;. Alhamdulillaaaah, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;all praises be to god&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt; deh pokokonya:). Keluar dari Bank, aku senyum2 sendiri. Biarin aja si Miqdam ma Awy (temen s'rumahnya n s'marhalahku) ng'liatin (loh, liat nggak seh mas??), ha3x. &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senengnya aku ada temen pulang, ada Miqdam n Awy. Di tambah minhahku juga dah beres:D.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;beneran deh, sepanjang jalan aku senyum2 aja, sambil &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;eyel-eyel &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;an&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;ma mereka (nah loe, paham nggak artinya?).&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat kalian, thankz banget yah!he3x. Nggak ng'bayangin kalo pulang sendirian juga, BETE booo':D.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah...ternyata &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;ending&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt; dari perjalanan yang melelahkan ini adalah; senyuman:)&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;thankz God...Luv U!!! [regards]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;Rabu,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);font-family:verdana;" &gt;22.22 WK&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-5370034413593349705?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/5370034413593349705/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=5370034413593349705' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/5370034413593349705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/5370034413593349705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/12/hari-yang-melelahkan-berakhir-dengan.html' title='Hari yang melelahkan; berakhir dengan senyuman:)'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R1cKDx5XDLI/AAAAAAAAAEE/UY9n8KmTAqA/s72-c/IMAG0121.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-6718723517792024247</id><published>2007-11-29T23:42:00.000-08:00</published><updated>2007-12-18T06:07:16.144-08:00</updated><title type='text'>My Study Club</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R0_leUw9SAI/AAAAAAAAAD8/qFl1-8OaE0o/s1600-R/30122006%28001%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 225px; height: 269px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R0_leUw9SAI/AAAAAAAAAD8/ZPml59hgpWA/s320/30122006%28001%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138578008985913346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify; color: rgb(102, 255, 153);font-family:verdana;"&gt;Ah...Pagi yang indah&lt;br /&gt;dan semoga selalu indah, sampai aku bertemu kembali dengan sang pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalem tidur jam 3. Ah...tapi bagi masisir sih biasa saja, menurutku. Sengaja alarm kuputar jam 06.00 pagi. Coz, kebetulan lagi dapet "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dispensasi&lt;/span&gt;" ceritanya. Dan ternyata, aku baru bisa bangun jam 08.00, Hohoho. Bis itu, langsung mandi n nulis blog:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalem, aku bareng 2 temenku (Neila n Mbak Jihan) bis perang. Kita bertiga sengaja bentuk kelompok &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jihad fi sabilillah&lt;/span&gt;, ha3x. Tapi musuhnya kali ini bukan manusia, tapi muqoror:D. Madah sasaran pertama Fiqih. Fiiuuuh...sambil teler2, kita lahap aja tuh muqoror. Rencana sih mulai bis maghrib, karena nungguin si Neila plus ngapa2in dulu (he3x), baru bisa mulainya jam 20.00:D. Strategi kita sih biasa aja, Aku jaga (baca-red) bagian depan, Mbak Jihan bagian tengah, dan si Nela di lini belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas aku yang baca sih, masih pada loading semua (maklum baru mulai, masih pada fresh). Pas mbak Jihan yang baca, kayaknya amunisi dah hampir habis deh. Coz, target semalem khatam harus terealisir sih, jadinya lumayan ngos-ngosan bacanya. Untungnya, sebelumnya dah pada baca, jadi kalo sekiranya dah paham, langsung tabrak aja, lanjutin depannya (huiks). Sesekali pake intermezo juga sih. Entah aku yang mulai ato yang laen, biar nggak bosen melototin tulisan terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru setengah perjalanan. Kayaknya kita bertiga dah bener2 teler. Bukan capek sih, cuma ngantuknya itu loh, nggak bisa di ajak kompromi:(. Mata dah pada sepet. Akhirnya, kita bertiga ngisi amunisi dulu,he3x. Makan bentar, bersihin dapur, dll. Nah...kerjaanku di dapur lom kelar, si Nela dah ketiduran, ha3x. Nggak tega juga ngebangunin, padahal bagian dia baca sekarang.  Maklum, jam 2 malem. Si Nela juga nggak terbiasa tidur malem. Nah...mbak Jihan? weks...nonton sodara-sodara!(but it's ok, buat refresh). Aku?, he3x, duduk manis di depan blog (maklum, lagi jatuh cinta ma blog), sambil nungguin mereka siap lagi.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2fTXt1oz_I/AAAAAAAAAFQ/7fLScSp0mWc/s1600-h/Pic%28152%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 279px; height: 187px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2fTXt1oz_I/AAAAAAAAAFQ/7fLScSp0mWc/s320/Pic%28152%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145313503689101298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah jam kemudian, Nela dateng plus mbak Jihan. Akhirnya kita mulai lagi deh, sebelum mata harus bener2 terlelap:D. Nela yang baca, untungnya tinggal dikit lagi, coz bagian belakang sepakat di baca sendiri, mengingat bab "warisan" lumayah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;njlimet &lt;/span&gt;n butuh pemaham ekstra. Baru 5 menit baca, kayaknya suasana sepi2 aja. Dan apa yang terjadi sodara-sodara??. Yaks...ternyata mbak Jihan telah terlelap, ha3x. Tapi ya sudahlah, sepakat kita nggak nge-bangunin dia, lagian bab yang di baca juga nggak terlalu susah, apalagi ukuran mbak Jihan yang keren abiz deh masalah pemahaman kitab (weks, ada yg GR nggak yah, huehuehue).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, akhirnya selesai juga. Jam 03.00 pagi. Aku juga dah bener2 ngantuk. Harus cepet2 tidur, biar besok bisa seger lagi. Tapi sebelumnya, aku n Nela bagi-bagi tugas buat next madah. Mbak Jihan?, wah nggak tau deh dah nyampe mana terbangnya, ha3x. Target berikutnya, Tafsir. HUAAA...tebel banget bukunya. Emang ada "makhdzuf"nya sih,he3x. Tapi tetep aja banyak. Presentasinya baru bisa tanggal 5 Des nanti, coz pada sibuk juga sih temen2. Tanggal 3 nanti Nela sibuk. Tanggal 4 nya, giliran aku yang ga bisa, coz kebetulan aku barengan ma mami (lely-red) jadi pembantu panitia munaqhosyahnya Ust. Fahmi Salim gitu, :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yapz...it's over!!!&lt;br /&gt;Saatnya tiduuuur...nyamaaaaan. Satu muqoror lewat.&lt;br /&gt;terlelap, sampai ku bertemu dengan pagi yang cerah:)&lt;br /&gt;indah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sengaja kita buat acara diskusi kelompok (pribadi) khusus muqoror pra-ujian, biasanya sih sebulan sebelumnya. Mungkin itulah cara belajarku selama ini. Metode orang memang beda2. Dan ternyata, aku memang lebih suka belajar bareng temen-temen. Coz, aku pikir lebih efektif dan efisien. Banyak pemahaman yang beda dengan pemahaman2 sebelumnya (pas baca sendiri), so di situlah kita  sama2 menelaah ulang . Banyak banget manfaatnya, yang biasanya dalam waktu sekian jam aku cuma bisa ngehabisin beberapa halaman, dengan begini, jumlah halaman bisa nambah berlipat2. Kalo ada masalah2, bisa langsung terpecahkan, ato kalo nggak, masuk catatan PR kita. Selain itu, ikatan emosional dengan temen2 juga lebih kuat jadinya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;thats great.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Semalam &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;aku teringat peristiwa tahun lalu, tahun keduaku disini. Entah siapa yang mulai, aku juga lupa. Tiba2 saja temen2 sepakat untuk mengadakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bahts al-muqoror&lt;/span&gt; pra-ujian. Yang bikin aku salut dengan mereka, semangatnya itu loh!! Subhanallah!! bikin aku jadi tambah greget buat belajar. Seneng, bagi2 info, bagi2 pengalaman, bagi2 ilmu. Dan kompak. Do'a2 bareng, cuap-cuap bareng, semua deh. Rasanya gimanaa gitu. Sampai akhirnya natijah pun turun (tapi waktu itu aku lagi di Indo), dan alhamdulillah...sekitar 80% anggota kita "najah", dan beberapa ber'embel&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2fT2t1o0AI/AAAAAAAAAFY/PntriMkTMvw/s1600-h/Si+Nel.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 258px; height: 207px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R2fT2t1o0AI/AAAAAAAAAFY/PntriMkTMvw/s320/Si+Nel.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145314036265046018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;2 'Jayyid' dan 'Jayyid Jiddan'. Yah, meskipun bukan orientasi utama, setidaknya hal itu bisa menjadi semangat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;untuk selanjutnya, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat III, temen-temen nggak masuk jurusan yang sama. Aku sendiri lebih memilih jurusan tafsir. Beberapa ora&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ng bilang, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;yah...kok masuk tafsir sih mit, kenapa nggak filsafat ato hadits aja?&lt;/span&gt;". Aku&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;sih enteng aja jawabnya, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dah terlanjur jatuh cinta ma tafsir sih kali". &lt;/span&gt;Dan memang, aku dah terlanjur suka dengan tafsir, meskipun lom bisa jadi mufassiroh,he3x. Bagiku, belajar karena 'ingin' lebih baik, dari pada belajar karena 'prestise'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 kunci keberhasilan : Semangat, Belajar dan Berdo'a. Insyaallah Allah akan memberikan yang terbaik buat kita. Allah itu adil bukan:) [regards]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum'at, 30 Nov'07&lt;br /&gt;12.22 WK&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-6718723517792024247?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/6718723517792024247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=6718723517792024247' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/6718723517792024247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/6718723517792024247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/11/ah.html' title='My Study Club'/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R0_leUw9SAI/AAAAAAAAAD8/ZPml59hgpWA/s72-c/30122006%28001%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-1707081434398184990</id><published>2007-11-29T03:20:00.000-08:00</published><updated>2007-11-29T03:27:43.019-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="text-decoration: underline; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 102, 102);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R06g1Ew9R_I/AAAAAAAAAD0/kKwn2GUbRjk/s1600-h/10101.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 258px; height: 196px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R06g1Ew9R_I/AAAAAAAAAD0/kKwn2GUbRjk/s320/10101.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138221058548910066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Kau tampak gagah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;berdiri tegak tanpa beban&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;sedang aku...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;kau tak pernah hiraukan aku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;sampai akhirnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;ku tertatih...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;terjatuh...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;dan terkapar...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;tak berdaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;dan kau hanya bisa melihat...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;siapa yang hina?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;aku?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;atau kau?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3334838538460988682-1707081434398184990?l=marapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://marapoenya.blogspot.com/feeds/1707081434398184990/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3334838538460988682&amp;postID=1707081434398184990' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1707081434398184990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3334838538460988682/posts/default/1707081434398184990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://marapoenya.blogspot.com/2007/11/kau-tampak-gagah.html' title=''/><author><name>Mara el_Funny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780360583625867437</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_sRaSZHHr9LE/SAWpp-QltCI/AAAAAAAAAIw/-yopU_9o_og/S220/Pic(596).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R06g1Ew9R_I/AAAAAAAAAD0/kKwn2GUbRjk/s72-c/10101.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3334838538460988682.post-5597554249688773442</id><published>2007-11-28T23:17:00.000-08:00</published><updated>2007-11-29T03:19:53.208-08:00</updated><title type='text'>Kau Sih Enak...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R06gL0w9R-I/AAAAAAAAADs/RQ4Pz3Q22U8/s1600-h/hbuj.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 292px; height: 215px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_sRaSZHHr9LE/R06gL0w9R-I/AAAAAAAAADs/RQ4Pz3Q22U8/s320/hbuj.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138220349879306210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p face="verdana" style="text-align: center; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;Kau sih enak…&lt;br /&gt;Cuma bisa menggugat&lt;br /&gt;Cuma bisa mencibirku&lt;br /&gt;Dan biarkanku tak teranggap&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;Kau sih enak…&lt;br /&gt;Semua orang memandangmu&lt;br /&gt;Semua orang menyanjungmu&lt;br /&gt;Dan biarkan toleh mereka tak sentuhku&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;Kau sih enak…&lt;br /&gt;Kau terbang kesana kemari&lt;br /&gt;Dengan sambutan ramah dan senyum nan indah&lt;br /&gt;Dan biarkan orang meludahiku&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;Kau sih enak…&lt;br /&gt;Tawamu riang&lt;br /&gt;Lakumu girang&lt;br /&gt;Dan biarakan ku terpuruk dengan sendiriku&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;Kau sih enak…&lt;br /&gt;Orang tertunduk di hadapanmu&lt;br /&gt;Bahkan mengemis kepadamu&lt;br /&gt;Dan biarkan mereka menginjakku&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;Kau sih enak…&lt;br /&gt;Kau enak…&lt;br /&gt;Enak…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;Sedang aku?&lt;br /&gt;Dengarkah kau teriakku?&lt;br /&gt;Tahukah kau tangisku?&lt;br /&gt;Pahamkah kau keluhku?&lt;br /&gt;Pedulikah kau dengan laparku?&lt;br /&gt;Mengertikah kau dengan nistaku?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;Ah…Bullshit&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;Yang kau tahu hanya kemewahan&lt;br /&gt;Gemerlap dan foya-foya&lt;br /&gt;Kau pergi dengan lelaki mu&lt;br /&gt;Kau pergi dengan wanita mu&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;Mereka anggap kalian adalah serasi&lt;br /&gt;Di jalan saat petang&lt;br /&gt;Mereka anggap kau aktivis&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;Sedang aku?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);" class="MsoNormal"&gt;Aku ini siapa?&lt;br /&gt;Aku ini apa?&lt;br /&gt;Yang mereka tahu&lt;br /&gt;Aku ini hina&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-al
